Riset Keyword dan Topik Untuk Web Wallpaper

Sebelum membuat blog wallpaper, kita mulai dengan menentukan topik/niche terlebih dulu. Lalu mengumpulkan keyword/kata kunci pencarian seputar topik tersebut.

  • Niche = Topik bahasan. Misalnya kita bikin blog tentang ide desain dapur. Maka blog ini masuk dalam niche home design, sub niche kitchen design. Kira-kira seperti itu.
  • Keyword = Kata kunci/frase yang digunakan seseorang untuk mencari sesuatu hal di mesin pencari (google, bing, dll).

Di artikel blog saya sudah menuliskan beberapa cara untuk riset keyword, tapi lebih untuk riset keyword web biasa.

Untuk blog wallpaper, cara riset yang saya lakukan relatif sama, cenderung lebih simpel sih bisa dibilang.

Bahasan di materi ini akan dibagi beberapa bagian ahar lebih terstruktur aja. Pada intinya dibagi menjadi:

  1. Cara mencari topik (google image, google trend, tempat lain)
  2. Cara mengumpulkan keyword (gratisan, ‘mengambil keyword dari web lain, ataupun dengan tools berbayar)
  3. Cara filter keyword yang diperkirakan potensial.

Silahkan lihat pada list dibawah ini ya.

Topik/Niche Blog Wallpaper Yang Potensial

Untuk niche, saya lebih menyarankan untuk memilih niche yang rada sempit. Sejauh ini, web yang dibuat di niche yang sempit hasilnya lebih terasa.

Tapi ini bisa berbeda untuk tiap orang. Anda bebas aja memilih niche yang lebih luas, niche campuran, dll. Di coba aja nanti pilih mana yang cocok dengan style anda.

Di materi ini, saya contohkan untuk memilih niche yang sempit, anda tinggal sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing saja.

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Sebelumnya, topik atau niche yang bagaimana sih yang cocok untuk dibikin jadi blog wallpaper?

Kalau versi saya mah, niche yang cocok buat blog wallpaper itu adalah niche seputar hal yang memang dicari gambarnya. (maaf rada ribet jelasinnya).

Intinya sih, saat seseorang melalukan pencarian di google, bing, atau search engine lain, hasil yang dia inginkan adalah gambar (search intent).

Contohnya:

  • Orang yang mencari wallpaper untuk komputer tentunya mencari gambar wallpaper. Dia ngga nyari artikel 1000 kata tentang wallpaper komputer.
  • Orang yang googling tentang bedroom design ideas, selain mencari artikel ide, dia juga mencari gambar seputar bedroom design ideas.
  • dan lain-lain.

Terus bagaimana cara mencari topik yang search intent dari si visitor itu adalah mencari gambar?

Simpelnya bisa dengan melihat di halaman hasil pencarian di google. Jika ada image packs, maka kemungkinan besar terdapat banyak orang yang mencari image seputar hal tersebut.

image pack
contoh image packs di google

Semakin atas posisi image packs, kemungkinan orang yang mencari gambar di keyword tersebut semakin besar.

Salah satu cara mudah untuk mencari topik/keyword dari images search di google adalah dengan menggunakan google trend.

Tools lain seperti ahrefs atau semrush juga bisa, cuma berbayar.


Mencari Topik/Ide Niche di Google Trends

Google trends adalah salah satu tools yang disediakan gratis oleh google. Fungsinya untuk melihat seberapa banyak satu topik ataupun keyword muncul dalam pencarian google dalam jangka waktu tertentu.

Singkatnya mah buat melihat topik atau keyword apa aja yang pernah ataupun sedang ngetrend di mesin pencari google.

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Tools ini gratis, dan enaknya lagi kita bisa filter pencariannya;

  • Web search. Diambil dari pencarian google biasa
  • Image search. Diambil dari pencarian yang menggunakan google image
  • Video. Berdasarkan video

Untuk blog wallpaper, kita akan menggunakan pencarian image search. Alasannya jelas; karena traffic blog wallpaper sebagian besar berasal dari image search.

Garis besar yang kita lakukan adalah:

  1. Tentukan negara target tertentu, atau global.
  2. Setting berdasarkan 12 bulan terakhir, atau lebih lama.
  3. Masukan topik pilihan kita ke google trend, atau bisa juga ngga di isi untuk melihat topik apa yang muncul.

Kita setting berdasarkan 12 bulan terakhir atau lebih lama, karena kita memang mencari topik yang stabil pencariannya di google.

Langsung aja ke langkah-langkahnya:

1. Masuk ke Google Trend

Login dengan akun google, lalu buka link google trend. Anda memerlukan akun google untuk bisa akses google trend, bair lebih enak aja sih.

Biasanya secara default dilempar ke area US.

2. Buka menu Explore

Buka menu explore di google trend dengan klik pada menu dropdown di sudut atas kiri, lalu pilih menu Explore. Bisa juga dengan klik disini.

3. Tentukan setting

Nanti di menu Explore akan muncul halaman ini;

google trend1

Silahkan setting sesuai target, webs earch ganti dengan image search, lalu pilih kategori. Misalnya saja saya pilih negara United States.

4. Lihat All Categories

Untuk awal-awal, coba lihat di all categories terlebih dulu. Ntar bakal muncul list topik/keyword yang ngetrend dalam 12 bulan terakhir di US.

Di kolom search queries, silahkan lihat-lihat antara menu Rising dengan menu Top.

google trend2

Di menu rising, itu adalah keyword yang naik di search engine. Di menu Top, kita bisa lihat keyword yang stabil pencariannya.

Tips: Silahkan install ekstensi keyword everywhere di browser anda, biar sekalian muncul ntar jumlah pencarian global dari keyword tersebut. Lumayan buat gambaran.

Untuk sekarang, silahkan lihat-lihat query yang ada,. Copy-paste ke notepad query yang membuat anda tertarik.

Misalnya saja saya pilih query Anime;

  1. Klik kanan pada query anime, lalu buka di tab baru.
  2. Ubah kembali jadi image search di settingnya, karena secara default saat terbuka diarahkan ke web search.
  3. Pilih menu Top di kolom search query.
  4. Lihat-lihat lagi query yang ada disana.

Saya lihat ada query Anime hair, kayaknya menarik. Silahkan lakukan lagi langkah 1 sd 4 di atas ke query anime hair. Catatan: di langkah ke 3, menunya related queries sekarang, bukan Search queries lagi.

Hasilnya seperti ini;

google trend3

Terlihat grafiknya cukup stabil dan terus berada di atas angka 50. Ini berarti pencarian untuk topik ini cukup stabil dalam 12 bulan terakhir. Jika perlu, silahkan intip juga grafik 5 tahun terakhir, ternyata juga stabil dan cenderung naik. Sepertinya potensial ya?

Selanjutnya, silahkan copy-paste queries yang muncul di menu related queries > Top. Ini adalah queries yang menurut google berkaitan erat dengan queri Anime hair. Ntar bisa kita jadikan bahan juga buat topik di blog.

Beberapa diantaranya yang saya copy-paste;

  • tokyo ghoul
  • anime hair color meaning
  • anime girl with glasses
  • dll.

Catat query-query ini sebagai bahan topik utama, ntar tinggal kita pilah dan pilih.

Lakukan hal yang sama untuk topik lain.

5. Gunakan Variasi Setting

Kalau di langkah 4 kita biarkan settingnya ke All category, sekarang kita coba tentukan kategorinya. Tinggal klik pada menu kategori, ntar muncul pilihannya.

google trend4

Selanjutnya tinggal ulangi langkah-langkah di point 4. Catat lagi query yang anda anggap potensial.

Variasi lainnya, silahkan lakukan lagi hal yang sama dengan memilih negara lain sebagai target. Langkah selanjutnya mah sama aja.

Biasanya suka ada banyak topik-topik unik yang potensial juga.

6. Point Tambahan

Hal yang saya perhatikan:

  • Saya lebih pilih keyword/queries di bagian Top, lalu di cari queris yang grafiknya stabil di atas 50. ini menunjukan pencariannya stabil
  • Queries di menu rising bisa dipakai buat bahan update blog yang udah berjalan. Bisa di setting ke jangka waktu yang lebih pendek.
  • Cara riset ini bisa dipakai juga ke web biasa, untuk mencari keyword abadi/evergreen keyword.

Kira-kira begitulah. Silahkan lihat menu selanjutnya ya.


Mencari Topik/Ide Niche di Google & Bing Images

Kita juga bisa memanfaatkan suggested keyword yang diberikan oleh google image dan juga bing images.

Saat kita melakukan pencarian di google atau bing images, akan muncul suggested keyword yang berkaitan dengan hal yang kita cari.

Nah disini ada sedikit trik yang bisa kita lakuin ntar. Terus baca aja ya materinya..

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Menggunakan Google Images

Untuk mencari ide topik ataupun keyword di google images, caranya standar aja sih yang saya lakuin mah. Langkah yang saya lakuin kira-kira begini:

1. Lakukan pencarian di google images

Buka google images, lalu search topik/keyword umum yang anda inginkan. Bisa gunakan topik yang udah dikumpulkan dari google trend di materi sebelumnya. Bisa juga pakai keyword/topik lain.

Misalnya disini saya pakai keyword kitchen decorating ideas.

Setelah kita search di google images, dibagian atas akan muncul topik/query yang berkaitan dengan pencarian kitchen decorating ideas yang saya lakukan.

image search2

Jujur aja saya masih belum mengerti betul bagaimana mekanisme kerja dari query yang muncul seperti pada gambar di atas. Tapi karena saya hanya mencari ide topik saja untuk blog wallpaper, jadinya saya hanya klik pada query-query tersebut buat mencari topik niche yang kira-kira menarik.

Misalnya kita klik pada query pinterest pada gambar diatas, akan muncul query baru. Lihat-lihat aja dan kumpulkan keyword yang kira-kira menarik buat dibikin satu micro niche blog wallpaper.

Lakukan hal yang sama dengan query lain (kitchen cabinets, staging, dst).

Jika query yang muncul lumayan banyak, biasanya topik/keyword tersebut cukup potensial buat dibikin satu niche blog wallpaper.

2. Matikan Javascript di browser

Selanjutnya, kita juga bisa mengumpulkan related search di google images. Biasanya related search di google biasa dengan google images suka beda sih, ini bisa kita manfaatin.

Untuk mematikan javascript di browser, bisa manual (silahkan googling). Kalau di browser chrome bisa pakai bantuan extension web developer. Tinggal install, pilih disable javascript, lalu reload halaman pencarian.

Masih dari keyword kitchen decorating ideas ;

image search1

Ada muncul related search seperti di atas. Kita bisa pakai buat satu micro niche blog wallpaper, atau bikin blog wallpaper tentang kitchen decorating ideas dengan related search di atas sebagai kategorinya (sub niche).

Seperti biasa, kumpulkan dulu keyword yang kira-kira menarik buat anda bikin jadi blog wallpaper ntar.

Menggunakan Bing Images

Kalau saya pribadi, cenderung lebih suka menggunakan bing images buat mencari ide blog wallpaper. Hasilnya lebih rapi dan enak buat dilihat-lihat. Lebih terstruktur.

1. Lakukan pencarian di Bing images

Kita coba aja langsung. Buka bing.com, lalu cari topik/keyword yang anda inginkan. terus ganti ke images. Atau bisa juga langsung dari bing images.

Saya masih menggunakan kitchen decorating ideas buat contohnya.

Selain hasil pencarian biasa, terlihat kalau hasil pencariannya juga terbagi-bagi menjadi beberapa segment.

image search3

image search4
ada bagian Explore more searches like xxx
image search5
Menu People interested in kitchen decorating ideas also searched for
image search6
menu top suggestion
image search7
ada ini jugaa

Lengkap. Ini salah satu kelebihan dari Bing yang menurut saya mah berguna banget buat kita.

Tinggal pilah dan pilih aja disana. Seperti biasa, kumpulkan dulu keyword yang menurut anda tertarik buat dibikin jadi blog wallpaper.

Tips Cepat

Nah untuk mempermudah proses copy-paste keyword, kita bisa pakai trik sederhana ini; gunakan mode text di browser.

Simpelnya, bisa pakai bantuan https://www.textise.net.

Caranya gampang kok;

  1. lakukan pencarian di google images dan bing images.
  2. buka textise.net
  3. copy url di halaman hasil pencarian google, paste ke kolom url di textise.net, lalu klik tombol textise. Copas keyword yang muncul yang menurut anda menarik.
  4. Ulangi langkah di atasdengan url halaman pencarian bing.

Cara ini cukup berguna, terutama untuk url hasil pencarian bing images. Versi text nya rapi, tinggal copas aja.


Mencari Topik/Ide Niche Dari Web Besar

Kalau ini mah lebih simpel. Kita tinggal lihat menu dan kategori dari web besar, lalu kita pilih topik yang kira-kira menarik buat dibikin jadi blog wallpaper.

Cari website besar di niche yang akan kita garap. Misalkan saja di niche home design, kita buka houzz.com, lalu lihat pada menu photos atau Shop. Nanti akan muncul kategorinya.

webauthorityideas1

Tinggal pilih-pilih aja disana.

Contoh lainnya dengan melihat amazon.com. Buka list directory amazon (klik disini), tinggal cari yang kira-kira potensial buat dibikin jadi blog wallpaper.

Gimana cara mencari web besar di niche-niche tertentu?

Untuk mencari list web besar, kita bisa pakai bantuan Alexa top websites.

Klik pada link di atas, lalu pilih kategori yang anda inginkan. Ada banyak kategori disana, lengkap banget.

Selanjutnya ulangi langkah-langkah di atas.

OK, sejauh ini kita udah dapat kumpulan topik yang menurut kita menarik buat dibikin jadi blog wallpaper. Selanjutnya tinggal mengumpulkan keyword-keyword seputaran topik tersebut. Bisa dilihat di link dibawah ini ya.


Cara Generate Keyword Dengan Tools Gratis

Setelah kita punya daftar topik, selanjutnya tinggal kumpulkan keyword seputaran topik tersebut.

Kita bisa pakai tools berbayar ataupun gratis. Untuk tools gratis, ada beberapa yang bisa kita gunakan.

1. Ekstensi Keyword Everywhere

Ini berupa ekstensi di chrome atau addon di firefox. Silahkan install dan setting sesuai petunjuknya saja.

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Bukan tools untuk generate keyword, tapi berguna banget buat melihat perkiraan volume global dan perkiraan nilai CPC dari keyword.

Kita bisa cek banyak keyword juga sekaligus. Dan gratis.

2. Keyword shitter

Namanya rada jorok sih ya, tapi fungsinya lumayan. Cara pakainya juga gampang sekali:

  • buka keywordshitter.com
  • masukan topik yang mau kita generate keywordnya
  • klik tombol Shit keywords

Kita tinggal masukan topik yang mau di generate keywordnya, nanti akan muncul hasil keyword yang berasal dari google suggest.

keyword shitter

Tinggal kita copy dan kumpulkan aja hasilnya.

Tips: Jika hasil keywordnya sedikit dan terlihat tidak ada penambahan hasil lagi, coba klik tombol Stop Job. Tunggu beberapa saat, lalu klik tombol Start Job. Biasanya ada penambahan hasil keyword lagi.

Setelah selesai, tinggal cek perkiraan volume dan cpc melalui fitur bulk upload di ekstensi keyword everywhere yang kita install di langkah 1.

keywordeverywhere
hasilnya

Ulangi dengan topik-topik lain.

3. Ubersuggest

Salah satu tools gratis yang bisa generate keyword juga. Sekarang Ubersuggest berada dibawah neilpatel.com, bisa rekan-rekan akses di link ubersuggest disini.

Cara pakainya simpel juga:

  • masukan topik yang mau dicari
  • pilih filter yang diinginkan (web search, image, shopping, news atau youtube) lalu klik tombol lookup
  • nanti hasilnya muncul, bisa difilter berdasarkan hasil dari keyword planner dan google suggest, atau salah satunya saja.

Hasilnya tinggal anda eksport ke CSV atau copy paste ke notepad melalui menu yang tersedia.

Selain tools gratis di atas, ada banyak lagi tools gratis yang bisa kita gunakan untuk generate keyword, seperti:

Salah satu kekurangan dari menggunakan tools gratis untuk generate keyword adalah kurangnya filter yang bisa kita gunakan untuk menyaring keyword yang potensial. jadi rekan-rekan harus memahami resiko yang satu ini ya.


Cara Generate Keyword Dengan SEMRUSH

Ada banyak tools premium yang bisa kita gunakan untuk riset dan mengumpulkan keyword. Sejauh ini yang populer digunakan adalah Ahrefs dan Semrush.

Kedua tools ini bisa dikatakan tools terpopuler yang digunakan oleh banyak blogger. Saya hanya akan mengulas dua tools ini karena memang cuma punya pengalaman menggunakan ini aja.

Biaya kedua tools ini cukup lumayan perbulannya. Tapi kalau mau kita bisa mengakali dengan membuat akun trial.

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Kalau nanti udah ada profit dari blog wallpaper dan ada dana mah sy lebih menyarankan subscribe/langganan untuk satu bulan aja minimal, maksimalkan riset selama waktu itu. Hasilnya bakal terus terpakai.

Feature dari akun trial udah cukup untuk melakukan riset keyword blog wallpaper. Tinggal maksimalkan saja riset keyword selama aku trial aktif, nanti hasilnya akan terus bisa terpakai.

Banyak juga yang menjual akun trial siap pakai, silahkan cari sendiri aja ya..

SEMRUSH

Semrush adalah salah satu tools yang populer digunakan buat riset keyword. Ngga terbatas hanya untuk blog wallpaper aja, tapi untuk riset keyword semua jenis blog secara umum.

Disini saya bahas cara mengumpulkan keyword dengan menggunakan fitur keyword magic tools di Semrush.

semrush keyword magic tool1

Enaknya pakai fitur ini, kita bisa mendapatkan banyak sekali keyword yang bisa digunakan buat artikel blog wallpaper. Bisa langsung di filter juga, jadi lebih mudah untuk digunakan hasilnya ntar.

Saat saya bikin materi ini, keyword magic tool masih bisa diakses bebas oleh free member, tapi hanya bisa bikin satu list. Ngga masalah, kita bisa edit keyword di list tersebut, jadi bisa mendapatkan banyak list keyword di berbagai niche.

Masih free, tapi ada limit hariannya.

Untuk keperluan blog wallpaper, saya tidak menggunakan riset atau filter yang terlalu banyak.

semrush keyword magic tool2

Secara garis besar, keteranganya kira-kira begini;

  • Seed keyword : masukan topik/keyword yang mau kita cari list keywordnya. Sy biasa pakai 2-3 kata keyword. Misal disini landscaping ideas.
  • Target negara : sesuaikan dengan negara target blog wallpaper kita. Kalau negara non english, keywordnya juga non english kalau bisa mah biar lebih tertarget.
  • Saya biasa setting ke Broad match terlebih dahulu, biar dapet list keyword lebih banyak.
  • Masukan kata yang harus ada (kalau mau di isi) di kolom include keyword. Isi kolom exclude keyword dengan kata-kata yang tidak diinginkan, misal : who,when,why,how,where, dll.
  • Words count : banyaknya kata dalam keyword. Bisa dipakai untuk memilih keyword panjang/longtail. Misal hanya keyword dari 5 kata ke atas.
  • Volume : perkiraan banyaknya visitor dari satu keyword dalam 1 bulan.
  • KD : keyword difficulty versi ahrefs. Semakin besar persentase KD, semakin ketat persaingan. Kita bisa filter maksimal KD dari keyword disini, misal maksimal 10, 20, atau berapapun terserah.
  • CPC : perkiraan rata-rata nilai CPC dari satu keyword
  • Com. : perkiraan kompetisi diantara pengiklan. Bukan kompetisi blog di SERP. Nilai terbesarnya 1. Bisa kita setting juga biar banyak iklan yang muncul di blog ntar.
  • SERP Features : feature yang muncul di halaman pencarian google (featured snippet, instant answer, image, local pack, dll). Kalau pakai feature ini, sy biasanya setting ke Image.

Penggunaan filter saya pikir tergantung masing-masing ya, ga ada ketentuan fix. Yang penting kita tahu filter yang digunakan itu apa, ntar bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Saya pribadi mah di keyword magic tool paling hanya isi;

  • Words count, mulai dari 4-5 kata ke atas. Tujuannya buat filter keyword yang panjang aja/long tail kw. Biar lebih mudah dapat visitor.
  • Setting KD maksimal 10 atau 20. Biar tersaring keyword yang relatif mudah diranking. Silahkan coba dengan filter lebih kecil, misal maksimal 5 atau 1, jika masih banyak keyword yang muncul dan memiliki volume, bisa dijadikan target juga.

Kalau saya, sisanya dikosongkan. Tujuannya biar hasilnya bisa di filter/di urutkan lagi dengan bebas nanti menggunakan excel.

Download dua versi list keywordnya:

  • Download dengan groups
  • Download tanpa groups

File download dengan groups, hasil keywordnya dibagi-bagi menjadi beberapa topik. Ini enak banget kalau mau bikin blog wallpaper dengan beberapa kategori didalamnya. Tinggal pakai group yang ada sebagai kategori.

File download tanpa group, hasil keyword tidak dibagi-bagi per-group. Bisa kita gunakan biar gampang saat filter semua keyword.

 – akan dilengkapi lagi nanti –


Cara Generate Keyword Dengan Ahrefs

Cara menggunakan Ahrefs untuk generate keyword buat keperluan blog wallpaper cukup mudah. Sama seperti semrush, saya ngga menggunakan banyak filter atau riset yang panjang. Paling hanya menggunakan sedikit filter aja.

Ada dua cara untuk mengumpulkan keyword dengan ahrefs (atau semrush);

  1. Riset keyword secara langsung
  2. Mengintip keyword dari blog lain.

Langsung saja ya..

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Riset Keyword AHREFS Untuk Blog Wallpaper

Masuk ke menu Keyword Explorer di AHREFS, pilih negara target kita disana.

Masukan seed keyword atau topik yang udah dikumpulkan dari langkah sebelumnya (dari google trend dll). Disini saya pakai contoh keyword kitchen decorating ideas.

Hasilnya;

ahrefs1
ahrefs keyword explorer

Nah disini tergantung masing-masing, silahkan pilih di menu di gambar tersebut mana yang di inginkan;

  • All : semua keyword dari semua kategori menu
  • Phrase match : keyword yang memiliki frase yang sama (kitchen decorating ideas)
  • Having same terms : keyword yang memiliki kata2 yang sama dengan keyword yang kita masukan
  • Also rank for : keyword yang juga diranking oleh web yang page one di keyword yg kita masukin ( kitchen decorating ideas).
  • Search suggestion : kumpulan keyword search suggestion google yang berhubungan dengan keyword yang kita masukin.
  • Newly discovered : keyword-keyword terbaru yang baru saja di rekam oleh Ahrefs
  • Questions : keyword yang berbentuk pertanyaan.

Kalau saya sendiri mah, untuk keperluan blog wallpaper jarang lihat menu-menu lain. Cukup dari menu ALL untuk melihat semua keyword.

Juga dari menu newly discovered. Biasanya keyword dari menu ini cukup mudah buat di ranking.

Filter Yang Digunakan

Untuk filter yang digunakan, saya biasanya cukup seperti ini aja buat blog wallpaper mah.
ahrefs2

  • KD (keyword difficulty) maksimal 10. Settingnya, kolom From dikosongkan, dan di kolom To di isi 10.
  • Word Count di isi mulai dari 5. Settingnya, isi kolom From dengan 5, kolom To dikosongkan.
  • Optional 1 : Bisa di filter volume dari 100 ke atas kalau mau. CPCP juga bisa di filter sesuai keinginan.
  • Optional 2 : dibagian SERP features kalau mau bisa dipilih image pack, untuk filter keyword yang ada muncul image pack saat di search di google.

Setting di atas itu yang biasa sy gunakan. Rekan-rekan bebas buat modifikasi sesuai keinginan aja. Misal nilai KD diturunkan ke maksimal 3 atau berapapun, biar keyword yang muncul lebih mudah untuk di ranking ntar.

Tips :

  • Jika blog wallpapernya menggunakan attachment page, bisa disetting word count mulai dari 3 atau 4 aja, lalu ditambah dengan filter CPC di isi.
  • Jika blog wallpaper tidak menggunakan attachment page, setting word count bisa mulai dari 5 atau 6. Kita nargetin keyword long tail aja.

Bagaimana kalau hasil keywordnya sedikit?

Nah, kalau hasil keywordnya sedikit, kita bisa gunakan parent keyword dari keyword yang kita masukin di Ahrefs tadi. Kalau ada aja ya.. kalau ngga ada mah berarti mencari keyword/topik lain untuk tambahannya.

Untuk keyword Kitchen Decorating Ideas yang contoh ini, kebetulan ada parent keywordnya ; Kitchen ideas (bisa dilihat di gambar di atas).

Lakukan langkah-langkah yang sama untuk parent keywordnya juga.

Mengintip Keyword Blog Lain Dengan AHREFS

Selain dengan riset keyword langsung, kita juga bisa gunakan Ahrefs untuk melihat keyword dari web lain, lalu dimanfaatkan buat blog wallpaper kita.

Langkah-langkahnya cukup mudah juga;

1. Cari web target yang mau kita intip keywordnya.

Kita bisa lihat dari halaman search google, atau dari google image. Dari halaman search, biasanya di dominasi oleh web-web besar. Kalau dari google image, sering muncul blog wallpaper.

Silahkan pilih mana aja, atau dua-duanya juga. Disini saya pilih mengintip web dari google image. Keyword target untuk contoh masih dengan kitchen decorating ideas.

  • Buka google image, search dengan keyword yg kita mau ( disini kitchen decorating ideas)
  • Pilih blog wallpaper yang ada di hasil search. Cirinya biasanya menggunakan attachment di url-nya (domain.com/keyword/keyword-attachment-panjang-biasanya). Ciri lainnya; biasanya nama domainnya aneh atau ngga nyambung dengan topik, dan menggunakan theme wordpress yang sama atau sejenis.
  • Kumpulkan domain web wallpaper yang muncul.
  • Ulangi dengan keyword lain kalau mau.

Biasanya nanti kita bisa lihat sekilas mana blog wallpaper, dan mana blog biasa. Dari proses ini juga kita bisa intip bagaimana blogger lain membuat web wallpaper, mana blog wallpaper yang bagus, dan kira-kira gimana kita bisa membuat blog yang lebih OK.

2. Buka menu Site Explorer di Ahrefs

Selanjutnya tinggal masukan domain-domain blog wallpaper yang sudah kita kumpulkan tadi ke Site Explorer di Ahrefs.

Misalnya disini saya ambil contoh domain witzkeberry.com. Domain ini salah satu yang muncul di google image saat tadi search dengan keyword kitchen decorating ideas.

  • Buka Site Explorer di Ahrefs, masukan domain yg mau di intip keywordnya.
  • Lihat ke menu Organic Keyword. Bisa filter dulu menggunakan filter di cara sebelumnya ( KD maksimal 10, word count dari 4 atau 5). Bisa juga langsung anda download kalau mau mah.
  • Lihat ke menu Top Pages, download hasil keywordnya.

Di menu Top pages, itu adalah keyword yang di ranking dan di urutkan mulai dari yang mendatangkan visitor paling banyak ke blog tersebut.

Ini biasanya selalu saya gunakan buat blog wallpaper. Logikanya, kalau keyword ini berhasil di ranking oleh blog wallpaper lain, kemungkinan besar bisa kita ranking juga. Tinggal gunakan domain expired atau aged domain dengan metrik yang sama atau lebih baik dari domain yang kita intip keywordnya.

Udah sih gitu aja yang saya lakukan mah.

Jika rekan-rekan mau, silahkan download keyword hasil contoh di atas dari link dibawah ini:

DOWNLOAD CONTOH KEYWORD

Materi riset keyword dengan tools premium belum selesai, untuk sementara silahkan cek di materi lain dulu ya.. hatur nuhun.


Cara Mengambil Keyword Dari Web Lain

Di materi-materi sebelumnya, mungkin sebagian rekan-rekan merasa ribet ya. Mohon dimaklumi aja ya, karena materi di mini course ini cuma sekedar hal yang saya lakuin doangan..wkkwk

Materi yang ini bisa kita pakai jika males banget buat riset keyword, filter keyword potensial, dan lain sebagainya.

Kita nyomot keyword dari blog wallpaper lain, ataupun dari website lain. Langsung aja ya.

Mengambil keyword dari blog wallpaper lain

Cara yang ini simpel banget. Kita mengambil keyword dari blog wallpaper lain bisa menggunakan tools premium (ahrefs/semrush), atau ambil langsung dari blog wallpaper lain.

Disini saya ulas sedikit trik buat ngambil keyword dari blog wallpaper lain dengan gratis.

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Tools yang dibutuhkan: ekstensi Open Seo Stats di browser chrome, buat lihat alexa rank dan index google ntar.

  • Kelebihan dari cara ini: Ngga perlu riset keyword. Keyword yang digunakan oleh blog wallpaper yang kita intip sudah di riset oleh yang punya, kita cuma nebeng pakai doangan.
  • Kekurangan dari cara ini: Ngga ada riset keyword. Kita ngga tahu kenapa keyword ini digunakan, perkiraan volume visitor dan nilai CPC, dll.

1. Search di google image

Search di google image dengan keyword long tail (keyword yang lebih dari 4-5 kata). Misalnya saja kita pakai keyword kitchen decorating ideas for small apartments.

2. Cari blog wallpaper 

Di hasil pencarian images, cari blog wallpaper yang muncul disana. Ciri-cirinya biasanya:

  • Nama domain aneh dan suka ngga nyambung dengan isi.
  • Konten berupa image/banyak image, bisa sampai puluhan dalam satu artikel.
  • Judul artikel suka panjang dan rada rancu
  • Kalau ada artikel, seringkali artikelnya ngga jelas dan muter-muter.
  • Seringkali menggunakan attachment page di wordpress (formatnya domain.com/url-artikel/url-attachment-panjang-muter-muter-kadang-ngga-nyambung)

Rata-rata seperti itu karena pakai plugin otomatis untuk membuat blognya.

3. Pilih blog wallpaper yang Alexanya kecil

Selanjutnya buka satu-satu web wallpaper yang ada di halaman search tadi. Pilih blog wallpaper yang mempunyai nilai alexa kecil, atau ngga terlalu gedelah minimalnya. Sy biasanya pilih blog yang alexa nya di bawah 3 juta. Nilai alexa kecil bukan jaminan sih, tapi minimalnya bisa kita jadikan patokan umum aja.

Contoh: Dari keyword di langkah 1, saya nemu blog wallpaper ini (mohon maaf buat yang punya, sy jadiin target contoh):

www.homegrowndecor.com

Webnya rapi, artikel otomatisnya cukup rapi juga, alexa rank kecil, index di google dan bing juga lumayan. Memang bukan jaminan visitornya gede sih, tapi kemungkinan mah cukup lumayan.

4. Ambil keywordnya dari sitemap website

  • buka web yang mau kita intip ( disini www.homegrowndecor.com)
  • klik pada icon ekstensi Open SEO Stats di chrome (bagian kanan atas)

blog wallpaper

Alexanya dibawah 500 ribu, index google 16 ribuan, dan index bing 35 ribuan.

Ok, selanjutnya kita cek apakah pakai sitemap xml standar?

Masukan url domain ditambah dengan variasi ini; sitemap.xml, sitemap_index.xml, atau sitemap-images.xml. Biasanya sitemap standar bawaan plugin menggunakan url diatas.

Dengan web contoh, jadinya seperti ini:

  • www.homegrowndecor.com/sitemap.xml
  • www.homegrowndecor.com/sitemap-images.xml
  • www.homegrowndecor.com/sitemap_index.xml

Cek ada yang valid ngga urlnya? ternyata ada di url ini : http://www.homegrowndecor.com/sitemap_index.xml

blog wallpaper1

Kita buka dan ambil keyword dari artikel aja, ngga dari attachment. Alasannya, url attachment kemungkinan di generate secara otomatis oleh plugin. Kita ambil keywordnya aja yang ada di artikel.

Tools yang digunakan; program notepad++

  1. Buka sitemap post
  2. Copy – paste ke excel
  3. Copy dari kolom url, paste ke notepad++
  4. Bersihkan domain, strip, dan hal lainnya dengan menggunakan feature search and replace di notepad++

Hasil akhirnya;

blog wallpaper3

List keyword siap pakai.

Tinggal gunakan keyword ini di domain kita. Karena si blog wallpaper yang kita ambil keywordnya menggunakan attachment page, bagusnya sih blog wallpaper yang kita bikin nanti menggunakan attachment page juga, dengan jumlah image yang sama atau lebih banyak.. terserah sih bebas.

5. Rinse and Repeat

Tinggal ulangi langkah-langkah di atas dengan keyword lain, dan juga ke blog wallpaper lain.

Kalau mau, kita bisa kumpulkan dulu keyword yang didapat lalu di cek ulang perkiraan volume visitor dan CPC nya menggunakan ekstensi Keyword Everywhere, dipilah-pilih, baru dipakai di blog wallpaper kita.

  • 4
    Shares

9 thoughts on “Riset Keyword dan Topik Untuk Web Wallpaper

Leave a Comment

Your email address will not be published.

  1. terima kasih banyak mas irvan sudah mau berbagi..,benar2 bermanfaat buat newbie2 kayak saya…semoga rezeki mas irvan & keluarga semakin berlimpah & berkah…,amiin..

  2. Mantab jiwa mas irvan, ini materinya bermanfaat bgt, mungkin masalah utama saya ada di riset keyword ?, jdinya sy tau cara riset keyword potensial.

    Mudah”an mas irvan & keluarga diberi kesehatan, umur panjang, rezeki jga lancar. Biar bisa terus sharing materi yg bgini ?

  3. Terima kasih banyak mas Irvan sudah berbagi, sngat berguna buat saya yang nubie banget,,,semoga mas irvan sehat dan sejahtera selau bersama semua keluarga