Strategi Membuat Blog Wallpaper

Saya asumsikan rekan-rekan udah bisa mulai membuat blog wallpaper dari materi-materi sebelumnya. Nah untuk materi ini, kita coba bahas strategi yang bisa kita gunakan saat membangun blog wallpaper.

Materi disini saya tulis berdasarkan pengalaman saya dan juga rekan-rekan lain setelah chatting. Jadi kemungkinan ngga ada yang aneh ya. Saya cuma menuliskan dan memperjelasnya aja sedikit.

[better-ads type=”banner” banner=”889″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”right” show-caption=”1″][/better-ads]

Secara garis besar ada dua strategi yang bisa kita lakukan saat membuat blog wallpaper:

  1. Strategi Quantity
  2. Strategi Quality

Penjelasannya kira-kira begini singkatnya mah;

1. Strategi Quantity

Di cara ini, kita bermain dengan kuantitas atau jumlah blog wallpaper yang kita bikin. Semakin banyak semakin bagus.

Asumsinya, semakin banyak blog wallpaper yang kita bikin, maka semakin besar juga kemungkinan adanya blog yang mendapatkan visitor. Pada akhirnya semakin besar juga kemungkinan earning yang bisa kita dapat.

Kemungkinan besar, kita perlu menggunakan plugin wallpaper untuk strategi ini. Kalau pakai cara manual sepertinya bakal butuh waktu lama banget.

Kelebihan strategi ini:

  • Set and forget. Bikin blog, setelah selesai dibiarkan aja, langsung bikin ke blog selanjutnya.
  • Ga perlu optimasi. Karena set and forget tadi. Kita berharap dengan probabilitas aja. Kasarnya mah; dari sekian banyak blog yang dibikin, mudah-mudahan ada yang naik.

Kekurangan strategi ini:

  • Butuh space hosting/vps besar. Karena banyaknya blog yang dibikin, otomatis butuh space hosting atau vps yang besar dan banyak pula.
  • Biaya pembelian hosting dan domain lumayan.
  • Butuh lisensi plugin jenis unlimited domain.

Bermain dengan strategi kuantitas ngga selalu hasilnya jadi web spam.. eh tetap spam sih, tapi bisa kita akalin dengan menggunakan variasi tampilan blog yang enak dilihat, menggunakan variasi spintax artikel yang beragam, dan pemilihan niche yang ok.

Boleh dicoba lihat lagi tutorial masing-masing plugin wallpaper yang rekan-rekan pakai. Coba oprek-oprek tampilan posting dari blog wallpaper kita biar lebih unik dan menarik. Bisa pakai variasi shortcode dari plugin khusus shortcode juga.

Berapa kira-kira hasil dari blog wallpaper dengan strategi ini?

Jujur aja bingung jawabnya. Tapi saya perkirakan sebagian besar pemain blog wallpaper menggunakan cara ini. Jadi kemungkinan mah ya cukup besar.

Saya pikir hasilnya ntar tergantung dari banyaknya blog yang dibikin, banyaknya blog yang mendapatkan visitor, banyaknya visitor setiap blog, niche yang dipilih, dll.

Tips jika menggunakan strategi ini?

Saya pikir mah ini aja sih; gunakan expired domain.

Dengan expired domain, setiap blog yang dibikin udah punya backlink bawaan. Kita tinggal berdoa aja mudah-mudahan backlinknya ok dan webnya cepat naik .. wkwkk

Tips lainnya; Setting onpage sebagus mungkin.

Bisa dari setting url, penambahan internal link pakai plugin lain, dll.

2. Strategi Quality

Di strategi yang satu ini, kita fokus membuat blog wallpaper dengan kualitas yang lebih bagus dibanding di strategi quantity. Yah minimalnya relatif lebih bagus lah..

Biasanya di strategi ini, blog yang dibikin cenderung manual..atau semi manual dengan bantuan plugin wallpaper.

Kelebihan strategi ini:

  • Jumlah blog yang dibikin ngga harus selalu banyak untuk dapat hasil lumayan. Meski demikian, lebih banyak akan lebih bagus tentunya.
  • Awet. Sejauh cukup jarang kena deindex
  • Biasanya hasil per website cukup lumayan meski visitor ga terlalu banyak
  • Ga butuh space hosting atau vps yang terlalu gede. Kadang di 1 vps juga udah cukup. Web jenis ini punya sy hanya pakai 1 vps M SSD di Contabo, masih lega banget space-nya.
  • Kualitas blog yang dibikin relatif lebih bagus.

Kekurangan strategi ini:

  • Butuh waktu lebih lama untuk membuat satu blog.
  • Harus dikerjakan manual/semi manual (dengan bantuan plugin).
  • Ada biaya tambahan untuk artikel (jika pakai artikel original/beli).

Membuat blog wallpaper dengan stategi ini cocok banget untuk rekan-rekan yang bikin blog secara manual. Hasil konten blog pastinya lebih bagus, onpage lebih optimal, dan ga sayang tenaga/biaya juga kalau ada blog yang potensial terus kita optimasi offpage.

Hasil grab image dari plugin yang disetting otomatis seringkali ngga sesuai, nah di strategi ini bisa di minimalisir.

Nah kalau menurut saya, menggunakan strategi ini bisa dibagi beberapa level.. ini cuma iseng2 pemikiran saya aja ya.

Level 1

Di level ini kita masih menggunakan plugin wallpaper, tapi memilih image secara manual. Saya kurang tahu dengan blog lain, tapi kalau di plugin gembloong ada menu manual post.

Dengan menggunakan plugin gembloong, hal yang saya lakukan;

  • pakai theme biasa, bukan theme khusus wallpaper.
  • tidak menggunakan attachment page. Semua image dalam satu post.
  • menggunakan banyak variasi theme post. Saya pakai antara 15-40 theme post. Sumber artikel spintax – nya masih ngambil dari artikel blog gede ( my bad), lalu di spin dengan spinner gratisan ataupun premium.
  • pasang internal link antar post, menggunakan plugin inline related post, shortcode internal link-nya disisipkan dalam theme post. Bisa juga disetting otomatis.
  • posting menggunakan menu manual post di gembloong, pilih image yang sesuai dengan keyword. Banyaknya image sesuai keinginan aja. Sy biasanya antara 8-15 image/post
  • banyaknya post di satu blog antara 700-1000 post.

Garis besarnya kira-kira begitu aja sih yg saya lakukan mah..

Berikut ini hasilnya, tapi jangan di tertawakan ya.. masih unyu, ga ada apa-apanya dibanding dgn blogger wallpaper lain.

strategi kualitas
yandex metrica

Hasil adsense dari 12 blog di atas (jgn ditertawakan ya, masih unyu dibanding blogger wallpaper lain mah..)

strategi kualitas 2

Niche blog beragam; tapi niche kecil semua bukan di niche CPC gede seperti home design, dll.

Level 2

Saya pikir, rekan-rekan yang membuat blog wallpaper dengan cara manual seperti di materi sebelumnya bisa dimasukan ke level 2 ini.

Kelebihan dari level 2 ini;

  • image berkualitas dengan dimensi sesuai yang disugestikan oleh google (square, wide, tall atau panoramic)
  • SEO onpage untuk image optimal. Keyword dan keyword turunan ada di nama file, url, img alt, caption, dan deskripsi.

Akan lebih bagus kalau menggunakan artikel original. Tapi minimalnya pakai artikel hasil spinner yang readable deh. Bisa juga menggunakan artikel translate dari bahasa lain, terus dirapikan.

Atau pakai artikel melalui web archive dari web yang udah expired. Khusus untuk yang ini ntar ditulis di materi tambahan.

Level 3

Saya lihat-lihat aja ini mah. Biasanya jenis ini didominasi oleh web semi wallpaper. Ada juga sih web full image, seperti web wallpaper PC, wallpaper Hp, dan sejenisnya.

Biasanya, jenis web ini udah seperti web biasa aja. Artikel original dan cukup bagus, disertai dengan image yang sesuai serta bagus.

Kita bisa memanfaatkan sumber image dengan lisensi free untuk image di blog. Misalnya saja image dari pixabay.com (tanpa harus menyantumkan sumber). Atau flick.com (dengan menyantumkan sumber).

Setiap image yang akan digunakan idealnya di resize, optimasi, di rename dengan menggunakan keyword/keyword turunan, baru digunakan didalam artikel.

Saya banyak lihat blog level ini di niche home design, infographic, dan di sub niche travel juga sering nongol.

Lebih baik pakai strategi mana?

Relatif, tergantung pilihan masing-masing.. wkkwkk

Saya pikir pada akhirnya akan lebih baik kita bikin blog wallpaper yang lebih berkualitas. Biar awet dan hasilnya juga bagus.

Bisa aja kita di awal bikin blog dengan strategi kuantitas. Bikin sebanyak mungkin sampai ada hasilnya bisa dinikmati. Tapi saya pikir kesananya lebih menyarankan untuk bikin juga blog wallpaper yang berkualitas lebih baik. Buat asset aja.

Kira-kira begitulah pemikiran saya untuk materi ini. Ntar akan ditambahkan jika ada yang kurang, rada ngebut nulisnya wkwkk

1 Comment
  1. alif santoz says

    Salam mas..
    oya,, dengan hasil segitu, dalam 1 website berapa banyak di pasang domainnya ?

Leave A Reply

Your email address will not be published.