Cara Riset Keyword dan Kata Kunci Potensial (TUTORIAL LENGKAP)

Salah satu hal pertama yang harus dilakukan saat membangun blog atau website adalah riset keyword / riset kata kunci.

Masalahnya? Riset kata kunci seringkali membuat bingung, terutama bagi rekan-rekan yang masih awam tentang SEO.

Nah disini saya coba tuliskan cara riset keyword selengkap mungkin. Saya coba susun dengan bahasa dan struktur yang mudah dipahami. Tentunya sesuai dengan kemampuan menulis saya aja ya.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Setelah membaca tutorial ini, harapan saya paling tidak anda menguasai cara riset kata kunci dasar, dan memanfaatkannya untuk kepentingan blog ataupun bisnis anda ntar.

OK, kita langsung aja ke Daftar Isi materi:

Sebagai tambahan, materi artikel ini merupakan bagian dari materi di Kursus Belajar SEO gratis yang saya buat. Anda bisa lihat kursus gratis ini di link dibawah :

Kursus SEO

Apa Itu Keyword?

Keyword atau kata kunci adalah istilah untuk kata-kata atau frase yang digunakan orang saat melakukan pencarian di search engine seperti Google, bing, dan sebagainya.

Misalnya anda mau liburan ke Bandung, lalu mengetikan tempat wisata di Bandung di Google. Nah, frase tempat wisata di Bandung inilah yang disebut dengan keyword/kata kunci.

Keyword pencarian ini direkam oleh search engine seperti Google, Bing dan lain sebagainya. Datanya bisa dilihat ntar; jumlah pencarian dengan menggunakan keyword tertentu, variasi penulisan keyword, dan lain sebagainya.

Tujuan Riset Keyword

Tujuan riset keyword yang paling utama adalah untuk mengetahui topik apa saja yang dicari orang di Google (mesin pencari) yang berhubungan dengan blog atau bisnis anda.

Dengan melakukan riset, anda bisa mengetahui;

  • keyword/kata kunci apa saja yang berhubungan dengan bisnis, atau tema dari blog anda.
  • keyword yang potensial untuk mendatangkan visitor ke blog, atau calon client ke website bisnis anda.
  • mengetahui perkiraan visitor yang mencari keyword tertentu
  • melihat persaingan yang ada di mesin pencari atas keyword tertentu.
  • menyusun prioritas; keyword mana yang dijadikan keyword utama dari blog/bisnis anda.

Manfaat/Keuntungan Riset Keyword

Keuntungan melakukan riset keyword yang paling utama menurut pendapat saya adalah sebagai berikut;

1. Ide Artikel

Banyak diantara pemula yang ngebut membuat blog pribadi, ataupun website bisnis, tapi mentok ditengah jalan. Rata-rata bingung websitenya nanti mau di isi konten/artikel tentang apa.

Dengan riset, anda bisa mengumpulkan berbagai topik yang nantinya bisa dibuat artikel. Ngga bakal ada lagi istilah bingung mau nulis apa di website ntar.

2. Pola Kerja Terstruktur

Saat melakukan riset, anda nanti akan menyusun skala prioritas keyword yang potensial. Digabungkan dengan riset kompetisis, anda bisa menyusun topik yang akan dibuat berdasarkan tingkat persaingan di mesin pencari ntar.

  • Bisa menentukan keyword mana yang mudah dan bisa dikerjakan di awal
  • Bisa menentukan keyword mana yang berat, dan bisa disimpan belakangan.
  • Menentukan topik yang akan dicakup dalam satu artikel.

3. Trend Setter

Website anda bisa menjadi website pertama yang mengulas hal tertentu secara lengkap. Dengan cara ini, otomatis lebih mudah merangking dan mendapatkan visitor.

Trik dan teknisnya bisa anda temukan di bawah nanti.

Prinsip Dasar Riset Kata Kunci

Prinsip dasar dari riset kata kunci menurut saya;

Menentukan keyword/topik yang sesuai dengan permintaan visitor

Dengan kata lain, kita nanti akan menyediakan konten/artikel/informasi sesuai dengan hal yang dicari orang di mesin pencari.

Kita akan mengisi demand yang udah ada.

Kenapa fokus pada hal ini?

Disini saya asumsikan anda akan mebuat blog atau website baru. Bagi website yang masih baru, saya pikir riset keyword merupakan hal yang penting banget. Website yang masih baru perlu menyusun strategi agar cepat mendapatkan visitor, salah satu caranya dengan riset kata kunci yang mudah untuk diranking ntar.

Beda dengan website atau blog yang sudah mapan/besar. Website jenis ini bisa membuat konten tentang apapun, mudah ngerangking, dan mudah mendapatkan visitor karena sudah memiliki basis visitor tetap yang besar.

tutorial cara riset keyword lengkap

Menentukan Niche Website

Hal pertama yang perlu anda tentukan di awal riset adalah menentukan niche dari website yang akan di buat nanti. Anda bisa memilih niche yang umum, ataupun micro niche/sub niche.

Apa itu niche?

Niche adalah topik umum yang akan di bahas oleh website anda nanti.

Memilih topik website sedari awal wajib dilakukan. Tujuannya agar kita bisa melakukan riset yang lebih terstruktur, ngga loncat-loncat, dan bisa menyusun rencana pembuatan website yang lebih matang.

Apa itu Micro Niche?

Sering disebut juga dengan istilah Sub Niche. Istilah ini merujuk pada topik website yang lebih sempit yang merupakan bagian dari topik yang lebih umum.

Misalnya niche Smartphone. Sub niche/micro niche dari topik ini antara lain;

  • smartphone android
  • iPhone
  • smartphone xiaomi
  • smartphone samsung
  • aksesoris smartphone
  • dan lain sebagainya.

Simak juga artikel: cara membuat web micro niche

Berapa Niche dalam satu website?

Bebas. Anda bisa membuat website yang membahas satu niche/topik secara khusus. Bisa juga membuat website yang membahas banyak niche.

Tapi agar lebih efektif, saya sarankan agar di masa awal tetap fokuskan konten website pada satu niche/micro niche terlebih dulu. Setelahnya, baru melangkah ke niche lain.

Misalnya saja anda berencana membuat blog yang membahas niche/topik ini;

  • smartphone
  • kesehatan
  • wisata
  • gaya hidup
  • edukasi
  • kuliner
  • dll

Di awal membangun web, fokus pada satu niche terlebih dulu. Misalnya saja difokuskan ke niche wisata. Isi artikel dengan topik wisata sampai lengkap dan mendapatkan visitor, baru membahas ke niche selanjutnya.

 Tips: Saat mulai membahas niche lain, pilih niche blog/topik yang berhubungan terlebih dulu. 

Misalnya; setelah niche wisata, anda bisa memilih niche/topik kuliner terlebih dulu. Setelahnya baru ke gaya hidup, kesehatan, dan seterusnya.

Dengan cara ini, anda bisa mempertahankan dan mengembangkan relevansi topik di website anda dengan baik.

Cara Memilih Niche Website

Ada banyak cara yang bisa anda lakukan. Hal pertama yang saya sarankan; memilih niche sesuai minat. Misalkan anda suka mancing, bisa bikin website dengan topik seputar memancing. Suka traveling? bisa fokus bikin blog tentang wisata.

Bagaimana dengan web bisnis/jualan?

Jika anda membuat website bisnis atau jualan barang/jasa, bisa fokus ke hal yang anda jual sebagai topik utama. Anda bisa skip langkah ini dan langsung menuju ke bagian mengumpulkan keyword.

Nah, jika masih bingung mau membahas tentang apa, bisa mencari ide dari beberapa hal di bawah ini.

Silahkan cek, dan pilih topik yang menarik.

1. Kategori di Marketplace

Buka kategori di marketplace seperti tokopedia, lazada, dan sejenisnya. Lihat dan pilih topik yang kira-kira menarik untuk anda. Kumpulkan dalam satu file excel/google sheet khusus.

* dilihat topiknya ya, bukan item yang dijual disana. Misalnya kategori di Tokopedia.

memilih niche di marketplace

2. Kategori di Website Besar

Lihat kategori yang ada di website-website besar. Anda bisa cek di website besar yang membahas segala hal seperti Detik.com, Kompas, Wikipedia, Khan Academy, Gsmarena, Wikihow, dan sejenisnya.

Jika anda udah punya minat ke topik tertentu, bisa juga cek kategori di website besar di topik tersebut.

sub topik untuk niche blog

3. Kategori di Website Kursus Online

Website kursus online semacam Udemy.com atau Lynda.com memiliki banyak kategori yang bisa anda jadikan ide. Selain itu ada keuntungan lainnya; jika anda melihat kategori dengan banyak item disana, bisa dipastikan banyak orang yang mencari topik tersebut.

ide niche website

Biasanya, dengan menggunakan cara-cara di atas anda sudah bisa mendapatkan gambaran niche/topik yang akan dibahas di website ntar. Silahkan catat dan simpan terlebih dulu semuanya dalam satu tempat khusus.

4. Tempat Jual Beli Website

Anda juga bisa mencari ide dari berbagai tempat jual beli website. Salah satu yang cukup terkenal adalah Flippa.com. Di sana anda bisa melihat website apa saja yang terjual dengan harga tinggi, lihat kontennya tentang apa, dan pertimbangkan apakah menarik untuk anda.

Tempat jual beli website di Indonesia, salah satunya bisa anda cek di sub forum trade, di forum ADS.ID.

Lihat juga: Cara riset website dari Flippa

Selanjutnya kita tentukan hal dibawah ini terlebih dulu.

Menentukan Cara Monetize Website

Maksudnya disini, anda rencanakan terlebih dulu nanti si website yang mau dibikin akan di monetize dengan apa. Dengan cara apa nanti akan mendapatkan uang dari website?

  • Apakah mengggunakan Adsense dan sejenisnya?
  • menggunakan affiliate?
  • jualan barang/jasa?
  • atau hal lainnya?

Buat saya pribadi mah berpengaruh ke pemilihan keyword utama ntar. Saya simpan cara monetize di langkah awal biar ntar targetnya jelas. Tujuannya? biar optimal saja traffic visitor yang datang ke website kita nanti.

Lihat: Berbagai cara mendapatkan uang dari blog.

Misalnya saja anda mau fokus ke adsense sebagai cara mendapatkan uang dari blog. Saat riset keyword nanti, anda bisa fokus ke keyword yang mempunyai volume pencarian besar. Prinsip dari website adsense; semakin banyak visitor, semakin besar juga pendapatan dari adsense.

Beda jika anda fokus ke jualan online. Keyword yang dipilih akan lebih fokus ke jenis keyword komersial. Website anda bisa saja cuma punya visitor sedikit, tapi semuanya tertarget pada visitor yang memang mau membeli barang/jasa yang anda tawarkan.

Sampai di langkah ini, saya asumsikan anda udah punya pilihan niche untuk website, dan punya gambaran awal dari cara monetize yang akan digunakan ntar.

Di langkah selanjutnya kita langsung masuk ke teknis riset kata kunci aja ya.

Cara Mencari Keyword

Selanjutnya, kita kumpulkan keyword sebanyak-banyaknya sesuai dengan niche yang anda pilih. Disini saya fokuskan ke cara riset keyword dengan tools gratisan saja ya. Tidak membahas tools premium atau berbayar.

Dari langkah ini saya akan gunakan dua topik sebagai contoh. Niche Smartphone untuk blog, dan niche/topik sedot wc untuk bisnis/jualan . Kita akan lakukan riset keyword berdasarkan topik ini sampai selesai.

Dalam proses mengumpulkan keyword, kita akan gunakan bantuan beberapa tools. Saya fokuskan ke tools gratis terlebih dulu, setelahnya baru ke tools berbayar.

Sedikit Saran:

  • Anda bisa gunakan semua cara riset di bawah ini, atau menggunakan salah satu/sebagian saja.
  • Jika masih pemula/baru belajar tentang SEO dan riset keyword, rekomendasi tools yang digunakan; Google keyword Planner dan/atau Ubersuggest.
  • Khusus untuk pemula, di pengenalan awal cara riset keyword ini, tools riset lainnya bisa anda gunakan sebagai tambahan, atau sekedar tahu saja. Seiring waktu nanti bisa anda gunakan sesuai kebutuhan.

1. Brainstorming (wajib)

Langkah pertama, silahkan lakukan brainstorming terlebih dulu. Pikirkan hal yang kira-kira dicari orang seputar topik yang anda pilih. Posisikan anda sebagai calon visitor. Kira-kira keyword apa yang akan anda ketikan di google.

Catat semuanya dalam satu file excel khusus.

Misalnya untuk niche Smartphone. Hal yang pertama kali terpikirkan oleh saya;

  • android terbaik
  • hp xiaomi
  • hp lg
  • hp samsung
  • hp murah tapi bagus
  • hp dengan batre yang kuat
  • hp dengan kamera yang bagus
  • hp bagus dibawah 2 juta
  • android ram 4 giga
  • android anti air

Untuk topik sedot wc, beberapa hal yang langsung terpikirkan oleh saya;

  • sedot wc di bandung
  • harga sedot wc
  • proses sedot wc
  • berapa lama sedot wc dilakukan
  • mengatasi wc mampet
  • penyebab wc mampet

Kita catat semua keyword ini terlebih dulu. Pastikan anda melakukan brainstorming terlebih dahulu untuk mendapatkan ide awal.

Selanjutnya kita gunakan tools untuk bantuan riset.

Simak juga: review Hosting terbaik Indonesia

2. Cara Riset Keyword dengan Google Keyword Planner

Google Keyword Planner (GKP) adalah tools gratis yang disediakan oleh Google. Tools ini lebih ditujukan untuk advertiser/pengiklan yang menggunakan adwords. Meski demikian, di GKP terdapat tools keyword yang bisa kita manfaatkan untuk riset.

Catatan: Banyak blogger yang bilang kalau tools ini ngga berguna untuk blogger, menyesatkan, atau apalah. Itu tidak benar. Semuanya kembali pada cara kita menggunakan tools ini.

Jika ada yang bilang salah, kemungkinan karena cara memanfaatkannya yang tidak fleksibel aja.

Cara daftar Google Keyword Planner

Jika belum punya, anda bisa daftar Google Keyword Planner gratis. Cukup menggunakan akun gmail saja.

1. Silahkan buka halaman Google Keyword Planner disini.

2. Klik tombol login, dan gunakan akun gmail anda.

3. Anda akan dibawa ke halaman ini

cara daftar google keyword planner 1

Klik link Create an account without a campaign.

4. Pada langkah selanjutnya, biarkan default aja.

cara daftar google keyword planner 2

Klik tombol submit.

5. Anda sudah terdaftar, selanjutnya ikuti langkah di bawah untuk membuka menu google keyword planner.

cara daftar google keyword planner 3

6. Akan muncul pilihan riset keyword, atau cek volume. Keduanya akan kita pakai nanti. Untuk sekarang, kita buka riset keyword terlebih dulu.

cara daftar google keyword planner 4

Setelah anda punya akses ke Keyword Planner, kita langsung ke cara risetnya.

(1) Cari Ide Keyword.

Selanjutnya kita akan cari keyword sesuai dengan topik/niche yang sudah dipilih. Klik pada pilihan Find new keywords, lalu masukan keyword yang sudah dikumpulkan di langkah brainstorming sebelumnya

Contoh 1; Niche Smartphone

Saya masukan keyword pertama: rekomendasi android terbaik.

Hasilnya; keyword yang muncul adalah seputar game android terbaik. Ini tidak sesuai dengan hal yang saya cari, tapi bisa kita jadikan ide keyword untuk artikel kita nanti. Saya download aja untuk keperluan nanti.

Saya coba lakukan penyesuaian. Keyword yang dimasukan saya delete satu kata menjadi keyword android terbaik. Hasilnya lebih sesuai.

Hasil dari keyword planner ini kita download aja terlebih dulu.

cara riset keyword google keyword planner 1

Sekarang kita coba filter keywordnya. Hasilnya nanti akan digunakan untuk mencari keyword tambahan.

  • Buka file excel hasil download. Delete kolom yang kosong.
  • Delete juga kolom currency dan Avg. Monthly searches.
  • Bold kolom paling atas (keyword, min searches, dll)
  • Klik CTRL+A untuk memilih semua item di file, lalu klik kolom Sort & filter, terus klik kolom Filter.
  • Di Kolom Min Search Volume, klik menu dropdown, lalu klik Sort largest To Smallest untuk mengurutkan keyword dari pencarian terbanyak sampai terkecil.

Agar lebih mudah, silahkan download contoh hasil filenya disini: Contoh hasil keyword.

Selanjutnya, kita pilih keyword yang topiknya berbeda dari hasil keyword planner di atas..

Pastikan anda memilih keyword yang berbeda ya.

Banyak dari hasil keyword dari keyword planner yang pada intinya sama. Misalnya saja keyword hp android murah, bisa dikatakan sama dengan keyword hp murah, hp murah android, dll.

Contoh keyword yang berbeda dari file excel di atas antara lain;

  • hp android murah
  • game android terbaik
  • hp android terbaru
  • hp dengan kamera terbaik
  • urutan hp terbaik
  • aplikasi terbaik
  • hp paling canggih
  • aplikasi tato
  • hp android terbaik dibawah 2 juta
  • urutan samsung terbaik
  • os android terbaik
  • dll,

Kumpulkan semuanya dalam satu file excel khusus, lengkap dengan data min search, max search, competition, dll.

Contoh 2; Niche Sedot WC

Caranya sama seperti di atas. Anda tinggal masukan keyword hasil brainstorming, lalu download hasilnya. Selanjutnya pilih keyword dengan topik yang berbeda maknanya. Silahkan download juga file nya untuk contoh disini : File Keyword Sedot wc

Beberapa contoh keyword yang saya pilih antar lain;

  • harga sedot wc
  • nomor sedot wc
  • sedot wc xxx (xxxx ganti dengan lokasi kota anda)
  • cara mengatasi wc mampet
  • saluran air mampet
  • septic tank penuh
  • solusi wc mampet
  • membuat septic tank tanpa resapan
  • septic tank tanpa lubang udara
  • dll

Satu hal yang menarik, keyword yang muncul tidak hanya seputar sedot wc, tapi juga seputar wc atau saluran air mampet. Jika anda punya jasa sedot wc, ada baiknya mempertimbangkan juga jasa seputar wc atau saluran mampet.

CATATAN:

Di Google Keyword Planner terdapat kolom Competition. Data di kolom ini tidak menunjukan kompetisi/persaingan keyword di halaman pencarian google. Data Competition disini menunjukan tingkat kompetisi untuk pengiklan Adwords.

Kita tidak akan menggunakan data di kolom competition. Tapi nanti bisa kita manfaatkan untuk hal lain.

(2) Ulangi Langkah Di Atas

Selanjutnya, ulangi langkah-langkah di tahap di atas pada keyword baru yang telah anda pilih sebelumnya.

Sekali lagi, pastikan anda memilih keyword yang berbeda topiknya. Bukan keyword yang hanya merupakan variasi saja tapi memiliki makna yang sama.

Kumpulkan terlebih dulu semua hasilnya dalam file khusus. Selanjutnya kita lanjut dulu ke cara riset keyword berikutnya.

Baca juga: tutorial cara membuat website untuk pemula

3. Melihat Keyword Dari Website Lain

Cara riset keyword selanjutnya adalah dengan melihat keyword yang diranking oleh website lain. Cara yang satu ini cukup efektif karena kita bisa melihat dengan cepat berbagai keyword yang menurut Google terdapat di satu website atau artikel tertentu.

Banyak tools yang bisa digunakan untuk cara riset ini. Anda bisa gunakan tools berbayar seperti Ahrefs, Semrush, atau Moz. Tapi, disini kita masih akan gunakan tools gratis; Google Keyword Planner.

Kita langsung saja;

  1. Pilih keyword yang sudah anda kumpulkan di langkah sebelumnya.
  2. Googling dengan menggunakan keyword tersebut.
  3. Buka satu persatu website yang ada di halaman pertama google. Jika ada marketplace yang masuk di halaman pertama, jangan dibuka. Pilih hasil pencarian berupa website/blog saja. Sebisa mungkin, pilih blog/website yang tidak berisi banyak niche. 
  4. Copy-paste URL website tersebut
  5. Masukan ke kolom riset di Google Keyword Planner (Lihat gambar di bawah).

Misalnya saja saya pilih keyword hp dengan kamera terbaik. Urutan lima besar di isi oleh pricebook.co.id, Jalantikus.com, Carisinyal.com, daftarhargahp.co.id, dan yatekno.com.

Pricebook.co.id adalah marketplace, jadi saya lewatin aja. Saya buka link dari Jalantikus.com

riset keyword dari web lain 1

Jika anda pilih Seluruh situs, maka keyword yang ditampilkan berasal dari seluruh situs tersebut. Jika anda pilih halaman ini saja, maka keyword yang ditampilkan berasal dari url yang anda masukan saja.

Anda bisa gunakan keduanya.

Langkah selanjutnya, silahkan download hasil dari google keyword planner ini. Buka, lalu pilih keyword yang topiknya berbeda (sama seperti di langkah riset sebelumnya). 

Simpan juga semuanya dalam file khusus.

4. Riset Keyword Menggunakan Ubersuggest

Selanjutnya, kita lanjut ke cara riset keyword dengan Ubersuggest. UberSuggest adalah tools riset keyword yang cukup lengkap, dan GRATIS.

Sebelumnya tools ini berdiri sendiri. Tapi sekarang telah di akuisisi oleh Neil Patel, salah seorang blogger dan internet marketer terkenal di dunia.

Tools ini memiliki fungsi yang cukup lengkap. Banyak fitur yang di ubersuggest gratis untuk digunakan, sedangkan di tools lain harus bayar.

Saya pikir, saat ini ubersuggest merupakan salah satu tools gratis yang terbaik.

(1) Menemukan ide keyword di Ubersuggest

  • Buka ubersuggest.
  • Pilih keyword yang sudah anda kumpulkan di tahap sebelumnya.
  • Masukan ke Ubersuggest, pilih negara (indonesia), lalu klik tombol search

Sebagai contoh, saya masukan keyword hp dengan kamera terbaik.

cara riset keyword di ubersuggest

Klik pada menu Suggestion, lalu download hasilnya dengan klik tombol Export to csv. Keyword dari menu ini merupakan keyword yang berkaitan langsung dengan keyword yang kita masukan.

Selanjutnya klik pada menu Related, download juga hasilnya. Keyword dari menu ini adalah keyword yang secara umum masih satu topik dengan keyword yang kita masukan.

Kumpulkan semuanya, lalu pilih keyword dengan topik yang berbeda. Simpan pada file khusus.

(II) Mencari keyword dari website lain

Sama seperti di google keyword planner, kita juga bisa gunakan Ubersuggest untuk melihat keyword dari website lain. Kelebihannya, kita juga bisa lihat artikel apa saja di website lain yang mendatangkan visitor terbanyak.

Ini fitur keren dan sangat berguna untuk kita nanti.

Caranya;

  • Buka ubersuggest
  • Masukan domain yang akan kita intip keywordnya
  • Pilih Negara, lalu klik search.

Saya pakai contoh website Carisinyal.com. Saya masukan ke Ubersuggest, dan nanti akan muncul perkiraan data dari web Carisinyal.com

cara riset keyword di ubersuggest 2

Hal yang akan kita manfaatkan disini adalah di bagian berikut;

  1. Top SEO Pages. Perkiraan artikel apa saja yang mendatangkan visitor terbesar ke Carisinyal.com
  2. SEO Keyword. Perkiraan keyword apa saja yang diranking oleh Carisinyal.com.

SEO Keywords

Untuk keperluan riset keyword pada tahap awal ini, kita gunakan fitur SEO Keyword terlebih dulu. Pada kolom SEO Keyword, klik di tombol VIEW ALL SEO KEYWORDS THIS DOMAIN RANKS FOR.

Anda bisa download langsung pada halaman ini, tapi hasilnya akan sedikit (ratusan keyword saja). Bisa di akali dengan klik terlebih dulu pada tombol pagination di bagian bawah sampai mentok. Setelah itu baru di download.

cara riset keyword di ubersuggest 3

Dengan trik ini, anda bisa download sampai ribuan keyword sekaligus. Untuk contoh di atas, hasilnya bisa anda download dibawah ini:

seo keywords for carisinyal.com (2)

Selanjutnya seperti biasa, pilih dan kumpulkan keyword yang memiliki topik yang berbeda. 

TOP SEO Pages

Ini fitur yang keren di Ubersuggest. Anda bisa lihat artikel apa saja yang paling banyak mendatangkan visitor ke Carisinyal.com, beserta perkiraan visitor perbulannya. 

Klik pada tombol VIEW THE PAGES THAT DRIVE TRAFFIC TO THIS DOMAIN. Lalu ikuti trik seperti di atas, klik dulu pada menu pagination sampai mentok, baru download.

Keyword yang di target memang tidak terlihat langsung, tapi bisa anda perkirakan dengan melihat pada judul dan url artikelnya.

cara riset keyword di ubersuggest 4

Satu hal lagi yang keren di menu ini; kita bisa melihat keyword apa saja yang di ranking oleh satu artikel.

cara riset keyword di ubersuggest 5

Klik pada tombol View All. Anda juga bisa download semua keyword yang diranking oleh satu artikel dengan klik pada tombol Export to CSV.

Catatan:

Jika anda pemula, mungkin masih belum kebayang bagaimana memanfaatkan hal di atas. Tapi, silahkan dicatat aja ya. Silahkan bookmark bagian ini karena nanti akan berguna banget untuk anda.

5. Riset Keyword dengan Answerthepublic.com

Tools lainnya yang bisa kita gunakan adalah Answer the Public. Tools ini penggunaannya cukup mudah.

  • Buka Answerthepublic.com
  • Masukan kata kunci yang sudah anda pilih di tahap sebelumnya.
  • Klik tombol Get Questions

cara riset keyword di answerthepublic

Tools ini lebih berguna untuk riset keyword bahasa inggris. Database untuk bahasa indonesia masih sedikit. Tapi, anda masih bisa gunakan sebagai cara alternatif mendapatkan keyword.

Klik download CSV. Buka hasilnya, dan seperti biasa, pilih keyword yang berbeda topiknya lalu kumpulkan.

6. Cara Riset Keyword Dengan Google Trend

Google trend adalah fasilitas dari Google yang menyajikan data keyword, disertai dengan popularitasnya pada kurun waktu tertentu.

Dengan menggunakan google trend, kita bisa melihat hal berikut;

  • Melihat trend pencarian dari keyword tertentu, apakah naik atau turun.
  • Melihat keyword yang sedang populer saat ini.
  • Melihat data keyword yang populer pada waktu tertentu. Misal jelang bulan puasa, jelang liburan akhir tahun, dan lain sebagainya.
  • Memilih keyword yang pencariannya stabil sepanjang tahun, atau hanya pada saat tertentu saja.
  • dll.

Cara menggunakannya cukup mudah.

  • Buka Google trend, pilih negara Indonesia/negara lain yang jadi target anda.
  • Masukan kata kunci yang sebelumnya sudah anda kumpulkan.
  • Jika tidak muncul data, berarti data yang dikumpulkan oleh google akan keyword tersebut belum cukup. Ganti dengan keyword lain.
  • Pilih jangka waktu. Anda bisa cek setiap jangka waktu yang ada di menu, lalu lihat hasilnya dan kumpulkan.

Misalnya saja saya gunakan keyword Android terbaik. Di google trend anda bisa temukan daerah mana saja yang paling banyak search dengan kata kunci ini, keyword yang sedang trending, dan juga top keyword yang stabil sesuai dengan jangka waktu yang anda tentukan.

Saya masukan kata kunci Android terbaik, dan di pilih jangka waktu 90 hari terakhir.

Hal pertama yang akan terlihat adalah grafik.

cara riset keyword di google trends 2

Jika grafiknya cenderung naik, atau sebagian besar berada di atas garis 50, keyword ini bisa dianggap memiliki volume pencarian yang relatif stabil. Hindari keyword yang grafiknya menurun sampai ke bawah garis 25.

Selanjutnya bisa anda temukan juga Queries dan Topics.

cara riset keyword di google trends

Di Related Queries, terlihat jika dalam 90 hari terakhir ada dua keyword yang naik popularitasnya ; Aplikasi edit foto terbaik di android, dan keyword aplikasi edit video android terbaik. Silahkan anda klik juga pada menu Rising, lalu ganti ke menu Top. Nanti muncul Top keyword yang selama 3 bulan terakhir stabil banyak pencariannya.

Di menu Related topics, anda bisa temukan topik yang oleh Google dianggap berkaitan dengan keyword yang anda masukan. Di menu Rising, anda bisa temukan topik umum yang sedang naik daun 90 hari terakhir. Ganti ke menu Top, dan anda bisa lihat topik umum yang stabil pencariannya dalam 90 hari terakhir.

Anda bisa klik pada hasil di bagian queries untuk melihat related keyword (jika ada) dan trend pencariannya. 

Jika anda klik hasil di menu topics, keyword yang ditampilkan di menu Search queries juga akan berubah sesuai topik yang di klik.

Silahkan anda telusuri saja disini, catat keyword yang muncul, dan kumpulkan. Jika perlu, ganti juga jangka waktunya ke 12 bulan, atau lainnya.

Quick Tips

Anda bisa melihat keyword apa saja yang sedang trending dalam satu hari dengan klik di menu Trending Searches. Sayangnya, untuk negara Indonesia belum bisa lihat data realtime. Anda bisa gunakan data ini untuk membuat update artikel jika website sudah jadi nanti.

Anda juga bisa lihat keyword musiman. Misalnya saja keyword Ramadhan

  • masukan keyword ramadhan.
  • setting waktu ke 5 tahun terakhir.
  • Cek di menu queries, lihat di Rising dan Top.

Anda bisa menemukan keyword apa saja yang trending saat bulan Ramadhan. Ciri khas dari keyword musiman adalah adanya spike pada grafik yang muncul berulang-ulang di waktu tertentu.

Anda bisa buat artikelnya dari sekarang, agar di saat Ramadhan nanti sudah merangking dan website anda mendapatkan traffic besar.

cara riset keyword di google trends 3

Silahkan klik pada setiap keyword untuk melihat keyword lainnya yang berkaitan. Kumpulkan keyword yang berbeda topiknya.

7. Riset Keyword Dengan Tools Lain

Selain tools di atas, anda juga bisa menggunakan berbagai tools lain. Caranya rata-rata mudah kok. Anda cukup masukan kata kunci yang sudah dikumpulkan, setting negara dan bahasa (jika ada) lalu download hasilnya.

Beberapa tools lain yang bisa anda gunakan.

Di Cara riset keyword ini, sengaja saya tidak bahas tool premium seperti Ahrefs, Semrush, Kwfinder, dan sejenisnya. Saya fokuskan ke tools gratisan. Untuk cara menggunakan tools premium akan saya bahas di artikel terpisah nanti.

Nah, sampai langkah ini saya asumsikan anda sudah mengumpulkan banyak keyword. Selanjutnya kita tinggal filter, lalu pilih keyword yang akan dijadikan artikel di website.

Tapi, sebelumnya kita bahas terlebih dulu jenis keyword. Tujuannya, agar ngga salah dalam memilih keyword nanti.

Jenis Keyword Berdasarkan Search Intent

Saat memilih keyword, ada baiknya kita pertimbangkan juga faktor search intent. Tujuannya agar artikel yang nanti kita buat bisa tepat sasaran, dan lebih jelas tujuannya.

Apa itu Search Intent?

User Search Intent bisa di artikan sebagai alasan seseorang melakukan pencarian di Google atau mesin pencarian lainnya.

Alasannya bisa karena mencari info akan sesuatu hal, mencari jawaban pertanyaan tertentu, mencari alamat website, ingin membeli barang atau jasa, dan lain sebagainya.

Mengetahui jenis keyword berdasarkan search intent saya pikir penting banget. Hal ini bisa mempermudah kita nanti dalam menentukan keyword yang cocok untuk dijadikan target.

Secara umum bisa kita kelompokan dalam 4 jenis;

1. Navigational Keyword

Navigational keyword adalah keyword yang digunakan saat googling untuk mengunjungi web tertentu. Jenis keyword ini lebih baik dihindari saja, karena niatan si pencari adalah untuk menuju website tujuannya saja.

Misalnya saja keyword berikut:

  • Kaskus horor. Orang yang googling dengan keyword ini mencari thread/sub forum horor di kaskus. Karena ingin cepat, si pencari langsung googling menggunakan kata kunci ini.
  • Klikbca. Orang yang googling dengan keyword ini bertujuan untuk mencari web klikbca.
  • Tribun Jabar. Orang yang googling dengan kata kunci ini bertujuan untuk masuk ke web tribun jabar.
  • dan sejenisnya

2. Informational Keyword

Jenis yang kedua adalah Informational keyword, yaitu keyword/kata kunci pencarian yg bertujuan buat mencari info tentang sesuatu hal. (cara, bagaimana, tips, dll). Misalnya saja:

  • Cara pasang dasi
  • Tutorial membuat layangan
  • Tempat wisata di Jogja
  • dll

3. Commercial Investigation Keyword

Jenis keyword yang satu ini biasanya digunakan oleh orang yang tertarik akan suatu hal, tapi belum berniat untuk membeli.

Kasarnya mah digunakan oleh orang yang masih mencari info akan suatu hal (produk, jasa, dll) sebelum memutuskan untuk membeli hal tersebut. Misalnya saja mencari info tentang harga, spesifikasi, tempat dll.

Contohnya :

  • powerbank terbaik untuk iPhone
  • laptop dibawah 5 juta
  • hotel di Bali dibawah 300 ribu
  • dan sejenisnya

4. Buying Keyword

Buying keyword atau commercial/transactional keyword. Keyword yg tujuan akhirnya berupa tindakan tertentu: beli barang atau jasa, download file, dll.

Ini adalah jenis keyword yang paling menguntungkan. Biasanya orang yang googling menggunakan keyword ini, sudah berniat untuk membeli, tinggal mencari tempatnya saja.

Salah satu cirinya, biasanya ada kata diskon, terbaik, harga, nama tempat/kota, dll. Contohnya;

  • Sewa studio musik di Bandung
  • Jual Pocophone second di Bandung
  • Jasa arsitek murah
  • diskon xiaomi redmi
  • dll.

Biasanya suka ada overlap antara investigational keyword dengan buying keyword. Ngga masalah, seiring waktu kita bisa lebih OK dalam membedakannya kok.

Selain dari jenis keyword di atas, ada satu tipe keyword yang bakal jadi fokus kita nanti; Long Tail Keyword.

Apa itu Long Tail Keyword?

Long tail keyword adalah jenis keyword yang secara membahas sesuatu hal secara spesifik. Karena membahas hal yang spesifik ini juga, biasanya long tail keyword ditandai dengan jumlah kata yang cukup banyak, di atas 3-4 kata atau lebih. Tanda lainnya; biasanya memiliki volume pencarian yang kecil.

Untuk sekedar catatan saja. Tidak semua kata kunci yang panjang termasuk dalam long tail keyword. Ada juga kata kunci yang pendek, tapi termasuk long tail keyword.

Kita akan bahas hal ini di artikel terpisah ntar. Untuk sekarang, kita anggap saja longtail keyword itu = keyword dengan jumlah kata di atas 3-4 kata, DAN membahas hal yang spesifik.

Contohnya;

Head keyword (keyword utama) : tempat wisata di Bandung (bersifat umum).

Longtail keyword dari kata kunci di atas ; tempat wisata di Bandung untuk anak-anak (spesifik)

Silahkan fahami hal ini terlebih dulu, nanti akan kita gunakan saat melakukan filter keyword untuk website.

Cara Memilih Keyword

Nah, sekarang kita masuk ke cara memilih keyword untuk artikel di website.

Hal yang akan anda lakukan disini;

  • Memilih keyword untuk artikel.
  • Mengelompokannya dalam kategori tertentu.

Saya asumsikan anda sudah mengumpulkan keyword melalui salah satu atau semua cara-cara riset di atas. Sekarang kumpulkan semuanya dalam satu file excel atau google sheet khusus.

Hal yang perlu anda copy paste pada file khusus ini;

  • Keyword
  • Volume pencarian
  • Kompetisi

Kita membutuhkan hal di atas agar bisa memilih keyword, sekaligus melakukan filter kompetisi di tahap awal.

Itu sebabnya, untuk pemula saya menyarankan untuk menggunakan tools keyword planner dan Ubersuggest saja. Karena pada kedua tools di atas (terutama ubersuggest), anda bisa mendapatkan data-data tersebut secara gratis.

Jika mau, anda bisa gunakan contoh file keyword yang saya ambil dari Ubersuggest di bawah ini:

Contoh file Keyword

File ini bisa kita gabungkan jadi satu secara manual, atau menggunakan layanan online semacam http://merge-csv.com/.

Langkah-langkah Filter Keyword

OK, setelah dikumpulkan dalam satu file excel, lakukan hal berikut ini.

  1. Delete keyword yang duplicate. Ctrl+A di excel, lalu klik menu Data. Klik remove duplicate. Di menu pop up, ceklis di bagian keyword saja, lalu klik OK.
  2. Selanjutnya kita buat kolom baru untuk menghitung jumlah kata. Buat header baru (jumlah kata), klik kolom dibawahnya, lalu gunakan rumus excel berikut =LEN(A2)-LEN(SUBSTITUTE(A2;” “;””))+1 . Copy-paste pada kolom Fx, lalu di kolom hasilnya ke semua keyword. Bingung? sama saya juga bingung nulisnya.. gogling aja yak wkwk memilih keyword
  3. Kita Pilih keyword utama terlebih dulu. Filter keyword yang memiliki search volume di atas 5000. Caranya klik pada menu drop down di kolom Search Volume, klik menu numbers filter, klik menu greater than or equal to, isi dengan 5000.
  4. Selanjutnya, kita cari dulu longtail keyword. Filter berdasarkan jumlah kata di atas 4 atau sama dengan 4 kata. Caranya klik di menu dropdown Jumlah kata, klik menu number filters, klik di menu greater than or equal to, isi dengan 4, lalu klik ok.cara memilih keyword
  5. Filter keyword berdasarkan Search Difficulty dibawah 20. Klik di menu dropdown di kolom Search Difficulty, Klik number filters, lalu klik Less than or equal to. Isi dengan 20 lalu klik OK.
  6. Selanjutnya, urutkan berdasarkan Search Difficulty, dari terkecil ke terbesar. Klik pada menu dropdown di kolom Search Difficulty, lalu klik Sort smallest to largest
  7. Selesai

Hasil akhirnya seperti dibawah ini:

cara memilih keyword 2

Anda tinggal pilih keyword dengan bahasan yang berbeda-beda, tapi masih sesuai dengan topik/niche website yang anda buat saja.

Catatan:

  • Anda bisa kumpulkan keyword yang memiliki arti yang sama dalam satu kelompok. Keyword dengan search volume terbesar jadi keyword utama, dan sisanya jadi bahan tambahan materi artikel nanti.
  • Buat kategori, dan kumpulkan keyword pilihan yang sesuai dalam kategori yang sama. Misal kategori Asus, Xiaomi, Tips dan Trik, dan sejenisnya.
  • Silahkan ubah dan tentukan parameter filter sesuai keinginan juga. Misal search difficulty diganti ke 10, jumlah kata minimal 5 ke atas, di urutkan berdasarkan CPC terbesar ke terkecil, search volume jadi 10.000, dsb. Feel free to explore!
  • Keyword yang dikumpulkan disini dijadikan basis awal dari artikel yang akan di buat. Seiring waktu, anda bisa mentargetkan keyword dengan parameter yang lebih besar (misal search difficulty 20  ke atas)

Tambahan catatan untuk pemula:

Saat ini saya menggunakan parameter lain sebagai tambahan (backlink). Tapi untuk pemula, bisa gunakan cara di atas saja. Parameter backlink bisa digunakan jika anda sudah faham dan menguasai cara-cara di atas, dan sudah mengerti konsep backlink.

Kelompokan Berdasarkan Search Intent

Sekarang saatnya kita pilah-pilih lagi keyword yang sudah terkumpul dengan melihat search intent dari keyword tersebut. (penjelasan tentang search intent ada di atas).

Kelompokan keyword berdasarkan jenisnya;

  • Keyword Navigational
  • Keyword Informational
  • Keyword Commercial Investigation
  • Keyword Transactional/Buying Keyword

Keyword yang termasuk jenis navigational tidak perlu kita pakai di website. Kita fokuskan pada 3 jenis keyword lainnya saja.

Jika anda membangun website dengan cara monetize menggunakan adsense dan sejenisnya; Pilih keyword informational, setelahnya baru ke keyword investigational dan transactional. Disini anda mengejar jumlah visitor yang besar.

Jika anda membangun website jualan/bisnis, web affiliate, dll; Fokuskan pada keyword commercial investigation dan keyword transactional (buying keyword). Setelahnya baru garap keyword informational. Disini anda lebih mengejar ke visitor yang tertarget. Sedikit juga tidak masalah yang penting konversi ke jualan anda tinggi.

Ok, selanjutnya kita lakukan langkah selanjutnya yaitu;

Validasi Keyword Pilihan

Setelah mendapatkan pilihan keyword untuk artikel melalui langkah di atas, selanjutnya kita lakukan validasi. Tujuannya untuk melihat secara langsung apakah keyword pilihan kita di atas layak untuk di garap atau ngga.

Caranya?

Dengan melihat langsung hasil pencarian dari keyword tersebut di Google.

  1. Copy keyword yang anda pilih
  2. Paste dan search di google
  3. Lihat hasil yang muncul di halaman pencarian berupa apa saja

Hasil yang muncul akan menggambarkan apa sebenarnya yang di cari oleh visitor saat googling menggunakan keyword tersebut.

Jika yang muncul berupa marketplace, kemungkinan besar visitor memang akan membeli barang/jasa. Jika yang muncul di dominasi oleh video youtube, kemungkinan yang di cari visitor adalah video tutorial.

Idealnya, kita pilih keyword yang hasil pencariannya berupa blog atau website biasa. Hindari keyword yang hasil pencariannya berupa marketplace.

Hindari juga keyword yang hasil pencariannya berupa Instant Answer box Google. Misalnya saja keyword 1 dollar berapa rupiah. Jika anda googling dengan keyword ini, maka hasil yang muncul adalah answer box seperti di bawah;

contoh answer box google

Google Answer Box adalah fitur yang memberikan jawaban langsung untuk suatu pertanyaan yang di cari di google, dalam bentuk box yang mencolok di bagian atas halaman pencarian.

Hindari jenis keyword yang menampilkan answer box berupa jawaban langsung seperti di atas. Tidak masalah jika Answer Box yang ditampilkan berupa seperti di bawah ini:

contoh answer box google 2

Sampai dengan tahap ini, anda idealnya sudah dapat mengumpulkan keyword potensial untuk website anda nanti.

Mengumpulkan Keyword Tambahan Untuk Isi Artikel

Langkah yang satu ini bisa anda lakukan di awal, atau dilakukan nanti setiap akan membuat artikel.

Tujuan dari riset di langkah ini adalah mengumpulkan topik tambahan untuk artikel nanti. Dengan melakukan langkah riset keyword tambahan ini, artikel yang akan dibuat nanti bakal lebih kaya informasi, lebih lengkap, dan bisa memenuhi kebutuhan visitor secara penuh.

Caranya adalah dengan mengumpulkan Related Search dan Search Suggestion dari keyword yang mau anda buat keyword di Google.

Google Search Suggestion adalah search query yang muncul saat kita mengetikan kata kunci ke dalam kolom pencarian di Google.

Google Related Search adalah search query yang muncul di bagian bawah halaman hasil pencarian google. Search queri ini merupakan hal yang berkaitan dengan keyword yang diketikan di Google.

Misalnya saja, dari daftar artikel yang sudah anda kumpulkan sebelumnya, anda mau buat artikel dengan keyword android terbaik 2019.

Cara untuk melihat google search suggestion dari keyword Android terbaik 2019:

  1. buka google.com
  2. ketikan keyword (contoh disini ; android terbaik 2019) di Google, tekan tombol spasi satu kali.
  3. Akan muncul deretan search suggestion

contoh search suggestion

Cara untuk melihat Google Related Search dari keyword Android terbaik 2019:

  1. Buka google.com
  2. ketikan kata kunci yang di inginkan, lalu klik enter
  3. Lihat di bagian bawah halaman hasil pencarian, akan terdapat sejumlah search queri.

contoh related search

Perhatikan kata-kata yang di bold/tebal pada hasil related search dan search suggestion. Ini menunjukan point-point yang di anggap oleh Google berkaitan erat dengan keyword yang kita gunakan tadi.

Cara menggunakan hasil dari related search dan search suggestion google:

  • Kumpulkan keyword related search dan search suggestion, dari keyword yang anda input.
  • Pilih keyword yang satu topik dengan keyword yang di input sebelumnya.
  • Gunakan sebagai sub topik dalam artikel anda.

Alternatif lain untuk mencari keyword tambahan, bisa menggunakan tools dibawah ini:

Selesai. Sampai pada tahap ini, garis besar materi cara riset keyword sudah selesai saya tulis. Silahkan anda coba, dan jika ada hal yang ditanyakan, silahkan tulis di kolom komentar.

Penutup

Cara riset keyword sepintas memang terlihat ribet dan panjang. Tapi, terlihat seperti itu karena dalam bentuk tulisan saja kok. Anda bisa memanfaatkan cara-cara di atas secara fleksibel, sesuai dengan kebutuhan saja.

Cara riset keyword yang saya tulis di artikel ini sebagai pengenalan awal saja. Bukan berarti harus semuanya dilakukan. Seiring waktu nanti, anda bisa membuat alur riset kata kunci yang lebih pas dengan gaya dan karakter masing-masing.

Kembali ke materi Kursus SEO Gratis
  • 332
    Shares

18 thoughts on “Cara Riset Keyword dan Kata Kunci Potensial (TUTORIAL LENGKAP)”

  1. Kang ada yg kurang di mengerti pas poin yg menjelaskan plugin STT2, yg di jelaskan itu untuk stingan plugin atau gimana kang ? soalnya saya aga bingung sama setingan plugin ini, terimakasih sebelumnya kang.

    • itu footprint buat mencari blog yang menggunakan STT2 dan menampilkan widgetnya, biar bisa kita intip juga keyword yang masuk ke blog tersebut

  2. Kalau saya mah simple aja
    1. Masukan kata kunci yang di Target
    2. Lihat dari LSI keyword
    3. Buat judul artikel dan modifikasi sehingga mendapatkan judul yang unik namun seo friendly
    4. Cek Allinurl
    5. Cek Allintitle
    6. Buat H2 menggunakan LSI keyword
    7. Buat gambar sendir atau edit di PS minimal 3 dan beri alt tag
    8. Submit artikel ke webmaster tools
    9. Share artikel di FB, IG, WA
    10. Selesai dan tinggal tunggu hasilnya di SE

  3. Mantap sekali bang irvan… Sayang bnget saya lagi nemukan artikel ini tahun 2019..,

    Penjelesannya sangat lengkap dan sangat membatu saya yang baru terjun di dunia blog.

    Makasih banget bang irvan..

  4. asli cakep banget cara ngulasnya om, dibuat runut gitu jadi memahaminya lebih mudah. pun bagi yang dah paham riset kata kunci, dengan adanya semacam daftar isi, bisa pilih bagian mana yang mau dibaca. btw banyak dah saya liat blog2 pada pakai plugin daftar isi gitu, untuk seo ngefek banget ya om?

    • secara langsung ke seo kyknya sih ngga, cuma kalau ada daftar isi, jadi lebih mudah dapet jump link di serp. Kalau artikel kita ada jump link di serp, jadi terlihat beda dengan yg lain dan jadi menarik untuk di klik oleh visitor

  5. Saya dulu pakai ubersuggest. Tapi sekarang lebih ke Google Suggest. Soalnya lebih mudah dan lebih simple. Thanks gan. Ternyata domain me juga bisa bersaing di search engine jika di tangan Master SEO. 🙂 Jadi, …

Leave a Comment