Update Konten Lama; Cara Mudah Menaikan Ranking SERP Dan Traffic

Salah satu cara optimasi SEO onpage yang cukup mudah dilakukan adalah dengan melakukan update pada konten/artikel lama di blog kita.

Ini salah satu tips yang banyak disarankan oleh para suhu blogger. Alasannya? karena memang hasilnya lebih banyak positifnya sih.

Di artikel ini saya coba tulis best practise yang bisa kita lakuin saat update artikel lama. Tentunya dengan target si artikel tersebut merangking lebih tinggi di SERP, ataupun mendapatkan traffic lebih banyak.

Berapa Traffic Dan Rangking Setelah Update Artikel?

Jawabannya bisa beda-beda, tergantung update yang kita lakuin, niche, dan hal lainnya. Saya sendiri mah sering mendapatkan kenaikan ranking cukup lumayan.

Cukup sering setelah update konten, artikel yang ada di halaman 2 masuk ke halaman satu. Sering juga artikel yang mentok di ranking 5 ke bawah, loncat naik ke ranking 3 besar. Kenaikan traffik yang masuk ke artikel juga cukup lumayan.

update konten artikel utama
update konten artikel utama

Pic di atas traffic salah satu artikel utama saya setelah update konten. Artikelnya sendiri udah ranking 1 di google. Bisa nambah trafficnya setelah saya lakukan update konten dengan informasi terbaru.

update konten artikel pendukung
update konten artikel pendukung

Pic yang ini hasil di salah satu artikel pendukung. Rankingnya masuk ke page one setelah sekian lama mentok di halaman 2.

Lihat juga:

Semuanya hanya karena update konten artikel aja.

Salah satu case study yang dilakuin di blog ahrefs berhasil menaikan pageview sampai 468%. Silahkan ke tkp aja buat baca-baca juga ya.

Update Artikel vs Artikel Baru

Bagus mana antara update artikel lama vs membuat artikel baru?

Kalau bisa sih, dua-duanya dilakukan. Kalau ngga, minimal kita lakukan update artikel secara berkala dengan informasi yang lebih akurat, terbaru, dan bermanfaat.

Tujuan Update Konten Lama

Ada beberapa tujuan utama yang biasa sy jadikan target saat melakukan update isi artikel;

  • Ranking di SERP naik untuk keyword target.
  • Menambah traffic dengan menambah lingkup keyword yang di target dalam satu artikel.
  • Melakukan perubahan target keyword dari artikel yang udah dibikin

Saya sering mengalami artikel yang mentok di halaman 2, ataupun artikel yang mentok di peringkat 5 kebawah mengalami kenaikan signifikan setelah mengalami penambahan konten menjadi lebih baik.

Perubahan konten ini juga bisa kita perkuat efeknya dengan melakukan sedikit trik aja. Lebih jelas ntar dibahas dibawah ya.

baca juga:

Cara Melakukan Update Artikel/Konten Lama

Ini sekedar best practise yang saya lakuin saat melakukan update artikel. Tergantung dari tujuannya, langkah-langkah yang dilakukan bisa sedikit berbeda.

Langkah-langkah ini saya adopsi dari berbagai source di blog lain, dengan sedikit tambahan doangan. Jadi kemungkinan besar isinya bakal itu-itu aja sih, ga ada yang aneh qqq

Langkah-langkah yang saya lakuin antara lain;

1. Pilih Topik Evergreen

Langkah pertama yang saya lakukan adalah memilih artikel dengan topik yang evergreen, topik yang awet ngga bakal basi.

Jadi, artikel yang saya pilih untuk di update adalah jenis artikel evergreen, bukan topik yang musiman.

Contoh topik artikel evergreen:

  • Place to visit in Singapore. Sampai kapanpun topik ini kemungkinan besar bakal awet terus.
  • Belajar blog. Setiap saat selalu ada orang yang baru terjun blogging dan mencari info tentang ini.
  • Belajar trading saham. Selama trading saham masih ada, calon trader baru pasti terus bermunculan. Segmented targetnya, tapi potensial banget.
  • dan lain-lain
Lihat juga:

Langkah yang dilakukan saat memilih artikel yang mau di update;

  1. Pilih artikel dengan topik evergreen di web kita
  2. Pilih artikel dengan konten yang out of date, jadul, ngga update, kurang lengkap, dll. Intinya konten yang kira rasa kurang ok aja.
  3. Catat artikelnya dalam list yang mau kita update.

2. Cek Isi Artikel

Baca ulang artikel yang kita pilih. Lalu lihat dan lakukan perubahan untuk hal-hal ini.

  • Cek source lain di artikel kita. Jika ada link ke sumber di tempat lain, lihat apakah URL nya masih hidup? jika mati, cari link lain sebagai sumber pengganti. Lihat juga konten di sumber lain tersebut, apakah up to date atau jadul? ganti jika jadul dengan sumber lain yang lebih baik.
  • Cek struktur artikel. Apakah enak dibaca? banyak paragraf-paragraf panjang? banyak error penulisan? Lakukan perubahan seperlunya sampai kita merasa puas.
  • Cek internal link. Lihat apakah kita bisa menambahkan internal link ke artikel lain yang berhubungan? tambahkan kalau ada.
  • Cek title tag dan meta deskripsi. Jika terasa kurang ok, lakukan perubahan title tag artikel, bisa pakai bantuan plugin SEO. Meta deskripsi bisa diubah jadi lebih menarik juga.

3. Ubah atau Tambah Isi Artikel

Selanjutnya, kita tambahkan konten baru yang lebih lengkap dan up to date. Caranya bisa sebagai berikut;

  • Cari related keyword dari keyword target artikel yang kita ubah. Tambahkan ke artikel jika ada related keyword yang belum tercakup isinya dalam artikel. Related keyword bisa dilihat di bagian bawah halaman search google.
  • Tambahkan gambar, infographic, video youtube atau hal lainnya yang bisa memperkaya isi artikel kita.
  • Jika ada isi artikel yang udah ngga relevan, delete aja atau ganti dengan yang informasi terbaru.
  • Lihat artikel-artikel web kompetitor yang mentarget keyword yg sama dengan artikel kita. Catat hal-hal yang belum ada di artikel kita, tapi ada di artikel kompetitor. Tambahkan ke artikel yang akan kita ubah.

Quick Tips Kalau Malas Update:

Jika malas, keyword yang berupa pertanyaan bisa kita pakai sebagai cara cepat untuk update artikel. Ini sekaligus buat ngejar segmen "peopel also ask" di halaman pencarian google.

Cara cepatnya;

  1. Kumpulkan keyword yang berupa pertanyaan beserta jawabannya dari segmen "people also ask" di google jika ada. Bisa juga cari dari review di google map, forum-forum, quora, dll.
  2. Bikin segmen FAQ khusus di artikel yang mau kita ubah. Bisa kita bikin di bagian akhir artikel aja.
  3. Masukan bahan di langkah 1 diatas ke bagian FAQ ini. Tentunya dengan bahasa sendiri ya, bukan copas.
  4. Udah gitu aja.

4. Merubah URL Artikel

Jika perlu kita bisa ubah juga url artikel menjadi lebih pendek. Kadang kita suka ga sengaja bikin artikel dengan url yang panjang kyk kereta api. Ada baiknya diperbaiki, diubah menjadi url yang lebih pendek.

Rekomendasi; Url pendek berupa keyword target.

Tips: Pastikan catat dulu URL lamanya, lalu lakukan redirect 301 ke url baru.

Kesalahan saat melakukan redirect 301 bisa bikin artikel kita malah drop posisinya di SERP. Apalagi jika si artikel sudah mendapatkan banyak backlink.

Jika dilakuin dengan benar, ga ada drop traffic biasanya.

Use at your own risk ya...

5. Menggabungkan 2 Artikel Atau Lebih

Kita juga bisa melakukan update dengan cara menggabungkan 2 artikel atau lebih menjadi satu artikel yang lengkap. Untuk yang satu ini, biasa saya lakukan kalau ada artikel dengan isi topik yang sama atau cuma beda dikit (kanibal target keywordnya).

Misalnya saja saya punya artikel ;

  • hotel murah di xxxx
  • penginapan murah di xxx
  • hotel dibawah 200 ribu di xxx

Saya gabungkan ketiganya menjadi satu artikel ; hotel murah di xxx dibawah 200 ribu.

Jika menggabungkan artikel, jangan lupa untuk melakukan redirect 301 dari artikel lama ke artikel baru.

Silahkan pertimbangkan apakah hal ini perlu dilakuin? kadang kasusnya bisa beda-beda. Kadang juga hal ini ngga perlu kita lakuin.

Use at your own risk ya...

Jika kita punya konten dengan topik yang kanibal/sama, tapi ngga mau didelete/digabungin, bisa setting rel canonical ke artikel yang dianggap paling utama. Untuk yg satu ini silahkan googling aj dulu ya, rada panjang tutorialnya kalau tulis disini qqq

6. Ubah Tanggal Publish Artikel

Ini opsional aja buat sy, ngga wajib. Tapi sering dilakuin wkwk..

Setelah konten di update, kita juga bisa ubah tanggal publishnya jadi lebih baru (tanggal disaat update konten). Caranya mudah, cukup klik menu edit publish, ntar muncul pilihan setting tanggal.

ganti tanggal publish artikel

Tips Tambahan

Misalkan artikel yang mau kita update mentarget keyword yang kompetitif. Kita bisa lakukan sedikit tips agar efek positifnya lebih kerasa.

Ini biasanya lho, ngga selalu 100% terasa signifikan efeknya.

Caranya simpel: Setelah melakukan update konten, langsung kita beri beberapa backlink tambahan yang berkualitas. Bisa dari PBN, guest post, thread di forum, ataupun dummy blog web 2.0 yang berkualitas bagus.

Saya melakukan hal ini pada dua artikel terakhir yang saya update (plus ubah URL juga). Hasilnya sekarang loncat ke 3 besar di SERP setelah lama mentok di halaman 2.

Sepertinya segini aja tentang cara update konten di website yang biasa saya lakukan. Semoga ada manfaatnya ya...

You might also like
8 Comments
  1. Ahmad Habibi says

    Untuk redirect 301 biasanya pake plugin atau langsung pake htaccsess om?

    1. irvan says

      sy biasanya htaccess om,, tapi kadang suka pakai plugin juga kalau redirectnya banyak dan perlu dikelompokan

  2. Rigi says

    Ane kalau update artikel rata-rata malah turun serp ya? Apa mungkin karena ada beberapa kata yang saya ganti dan tidak saya tambahin poin di baru dalam artikel ya hehe

    1. irvan says

      bisa jadi om.. biasanya sih mengganti kata ngga bermasalah, kecuali kalau setelah di update topik artikelnya jadi tidak fokus ke target sebelumnya.

      Dulu sy pernah turun di serp karena ngga sadar target keywordnya jadi kebanyakan di ulang2, jadi seolah2 keyword stuffing. Setelah di ganti dengan sinonim, dan sebagian di delete, balik lagi rankingnya

      1. Rigi says

        ok makasih masukannya om, jadi kalau kata sering diulang2 bisa berdampak ke ranking ya. Baru ngeh nih mas hehe. Berarti solusi terbaik ganti sinonim ya. Suwun masukannya mas.

        1. Satruk says

          Era google brain udh ga perlu.

  3. agung maulana pratama says

    Cara redirect 301 artikel gimana, om aju taunya cuma redirect domain utama

  4. Safitri says

    bisa diterapkan nih di blog saya. soalnya jumlah artikelnya ga sebanding dengan jumlah trafik yang didapatkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.