Cara Setting Plugin All In One SEO Pack Lengkap

All in One SEO Pack adalah salah satu plugin wordpress SEO tertua. Plugin ini sudah ada sejak tahun 2007 dan sampai sekarang masih update. Pengguna plugin AIO SEO Pack juga banyak sekali.

Keunggulan plugin ini di banding plugin SEO lain? Settingnya mudah difahami dan digunakan oleh pemula. Meskipun simpel, tapi cukup powerfull.

Untuk anda yang baru belajar cara membuat website, saya menyarankan untuk menggunakan plugin ini saja untuk pengaturan SEO di website. Ntar kalau udah lebih faham, boleh coba plugin SEO lain yang lebih lengkat fiturnya. Misalnya saja Rank Math.

Nah, di artikel ini saya coba tuliskan cara setting All In One SEO Pack selengkap mungkin. Saya sertai dengan penjelasan dan rekomendasi setting yang biasa saya gunakan juga.

Daftar isi artikel ini:


Cara Install All In One SEO Pack

Cara installnya mudah saja. Sama seperti cara install plugin wordpress lain:

  1. Login ke dashboard website anda.
  2. Klik menu Plugins, lalu klik menu Add New.
  3. Di kolom pencarian (sebelah kanan atas), ketikan All In One SEO Pack.
  4. Setelah muncul, klik tombol Install Now. Tunggu sampai selesai.
  5. Kemudian klik tombol Activate.

Plugin sudah selesai terinstall, sekarang kita masuk ke cara settingnya saja.

Setelah selesai setting, saat pertama kali anda klik menu All in One SEO (di jajaran menu sebelah kiri), biasanya akan di bawa ke halaman website AIO Seo. Anda klik tombol back saja di browser untuk kembali ke halaman dashboard website.

Saat kembali ke menu AIO SEO, biasanya muncul halaman selamat datang. Klik lagi aja menu All in One SEO, ntar baru muncul menu yang sebenarnya.

Rada muter-muter sih emang saat awal install mah. Tapi cuma beberapa ceklik mouse aja kok.


1. Setting Feature Manager All in One SEO

Untuk langkah pertama, silahkan buka menu Feature Manager.

feature manager all in one seo pack

Nanti akan muncul pilihan modul yang bisa anda aktifkan di website.

modul di feature manager all in one seo pack (1)

Penjelasan dan rekomendasi saya untuk setiap modul di atas ada di bawah ini ya.

1. Modul XML Sitemaps

Fungsinya untuk membuat xml sitemap secara otomatis, dan menampilkan settingnya di website kita. Xml sitemaps adalah fitur penting di setiap website. Rekomendasi saya, aktifkan saja. Kecuali jika anda menggunakan plugin sitemap yang berbeda, matikan modul ini.

2. Modul Social Meta

Fungsinya untuk menambahkan meta data secara otomatis untuk keperluan sosmed. Rekomendasi saya, aktifkan saja modul ini.

3. Modul Robots.txt

Fungsi dari modul ini adalah untuk membuat robots txt file secara otomatis. File robots.txt dapat membantu mesin pencari untuk menentukan bagian apa saja yang di index atau tidak dalam website anda. Saran saya, aktifkan saja dan biarkan dulu secara default.

4. Modul File Editor

Modul file editor fungsinya untuk mengedit/mengubah file .htaccess website anda. Jika anda belum mengerti, biarkan saja modul ini. Tidak usah di aktifkan.

5. Modul Importer & Exporter

Modul ini bisa anda aktifkan jika ingin mengeksport setting dari satu website, ke website lain yang menggunakan plugin AIO SEO juga. Selain itu, di matikan saja.

6. Modul Bad Bot Blocker

Modul ini fungsinya untuk ngeblok berbagai bots yang umum, dan dikenal suka membuat website kita lemot. Saran saya, aktifkan saja.

7. Modul Performance

Fungsi modul ini untuk mengatur beberapa aspek yang berhubungan dengan performa plugin AIO di website. Anda bisa aktifkan dan biarkan default, atau di matikan saja.

Sisa modul lainnya baru bisa diaktifkan di versi pro (berbayar). Untuk versi gratis, udah cukup kok. Jadi ngga masalah ngga pakai modul pro juga.

Nah, setelah mengaktifkan modul yang diperlukan, sekarang baru masuk ke setting All In One SEO Pack.


General Settings All in One SEO

Menu General Settings berisi pengaturan SEO utama di plugin ini. Menu general settings sendiri terdiri dari beberapa bagian, tapi masih dalam satu halaman yang sama.

Saya buat penjelasan perbagian aja ya biar lebih mudah.

1. General Setting

Di bagian general setting ini, tidak ada yang perlu anda ubah. Biarkan secara default saja.

general settings AIO seo pack

Pastikan bagian Canonical URLs di ceklis. Sisanya biarkan default saja.

2. Home Page Settings

Bagian home page settings digunakan untuk mengatur meta title dan meta deskripsi halaman depan website kita.

home page settings

  • Untuk Home Title, gunakan maksimal 57 karakter (bukan kata)
  • Untuk Home Description, gunakan maksimal 160 karakter.
  • Jika menggunakan halaman khusus sebagai halaman depan website anda, silahkan ceklis Enabled di pilihan Use Static Frnt Page Instead. Jika tidak menggunakan halaman tertentu untuk homepage, biarkan default saja (disabled).

Apabila anda menggunakan halaman khusus tertentu untuk homepage, setting title dan description bisa dilakukan langsung di menu All in One SEO di halaman tersebut.

Setting yang dilakukan disini nanti akan muncul saat halaman homepage website anda ada di halaman pencarian google atau search engine lain. Contohnya, jika anda tulis title dan deskripsi seperti di gambar atas, akan muncul seperti ini di Google nanti.

contoh tampilan home page setting
contoh tampilan home page setting

3. Title Settings

Fungsi dari bagian title settings ini adalah mengatur title yang muncul di search engine (google, bing, dll) untuk setiap halaman artikel, page, kategori, tag, dll.

Bukan title yang muncul di website kita ya, tapi yang muncul nanti di search engine.

title settings

Kita bisa biarkan default saja bagian ini mah.

Btw, di kolom di atas ada bagian %site_title%. Nah bagian ini nanti akan memunculkan secara otomatis apa yang anda isi di menu Settings > General > kolom site title.

Jika misalnya kita isi dengan irvantaufik.me, maka nanti kata irvantaufik.me akan muncul di setiap akhir title artikel kita di Google.

Anda juga bisa ganti simbol pemisah | dengan tanda lain. Misalnya saja dengan – atau > atau lain sebagainya.

Ini adalah setting default saja. Nanti anda bisa ubah setiap artikel sesuai dengan keinginan.

4. Content Type Settings

Menu ini untuk mengatur ALL in One SEO akan berfungsi di bagian konten apa saja di website. Secara default post dan page akan di ceklis. Sisanya bisa kita biarkan default saja.

content tcontent type settingsype settings

Catatan tambahan:

Untuk pemain web wallpaper yang menggunakan halaman attachment, bisa aktifkan/ceklis juga Media / Attachments. Anda bisa setting sesuai keinginan, atau dibiarkan default.

5. Display Settings

Menu ini digunakan untuk memilih bagian apa saja yang nanti akan muncul menu pengaturan All in One SEO. Secara otomatis post dan page akan di ceklis. Sisanya anda bisa biarkan saja (default).

display settings

Catatan:

Jika anda pemain web wallpaper yang menggunakan attachment page, dan ingin bisa mengatur setting SEO untuk setiap halaman attachment, bisa celiks pilihan media / attachments.

6. Webmaster Verification

Nah bagian ini khusus digunakan untuk memasukan kode verifikasi webmaster search engine dan Pinterest. Tidak harus semuanya di isi. Cukup isi jika anda memang menggunakan tools nya.

Kemungkinan besar anda akan mendaftarkan website ke Google Search Console. Nanti kode verifikasinya bisa dimasukan ke kolom Google Search Console.

webmaster verification

7. Google Analytics

DI bagian ini, anda bisa masukan kode google analytics ID. Google analytics adalah tools gratis dari google yang digunakan untuk melihat data visitor (jumlah, halaman yang dikunjungi, asal wilayah, gadget yang digunakan, dll).

Silahkan masukan ID saja, bukan kode lengkapnya.

Google Analytics

8. Schema Settings

Menu schema settings digunakan untuk mengatur structured data yang ingin anda tampilkan juga di Google nanti. Masih bingung? bisa di skip saja bagian ini mah. Atau bisa di isi seperti di bawah ini saja.

schema settings

Bagian social profile isi dengan link sosmed anda. Jika website yang dibuat berupa web biasa, bisa pilih Person saja. Di bagian person’s username bisa pilih username anda di website, atau pilih Manually Enter.

Jika memilih Manually enter, silahkan isi person’s name sesuai keinginan. Upload juga image/fotonya.

9. Noindex Settings

Menu Noindex Settings digunakan untuk mengatur bagian apa saja dalam website yang tidak mau anda masukan ke index google. Jadi setiap bagian yang di ceklis di sini tidak akan di index oleh google atau mesin pencari lainnya.

noindex settings

Setting yang biasa saya gunakan bisa dilihat di gambar di atas.

Biasanya saya tidak index Categories, Date Archives, Author Archives, Tag Archives, Search page, 404 page, dan paginated pages/posts.

catatan: Jika anda menggunakan category dan tag sebagai hub pages, jangan di ceklis.

10. RSS Content Settings

Untuk bagian ini saya biarkan default saja. Jika anda mau, bisa menambahkan kalimat tertentu di kolom before dan after. Nanti ini akan muncul di artikel yang di akses melalui RSS.

11. Advanced Settings

Bagian ini bisa digunakan untuk setting tambahan. Hal yang saya setting biasanya seperti dibawah ini.

advanced settings

Saya ceklis autogenerate descriptions, biar nanti kalau lagi males mengisi meta deskripsi artikel, akan secara otomatis menggunakan excerp.

Redirect Attachments to Post Parent juga saya ceklis agar nanti setiap halaman attachment akan secara otomatis di redirect ke artikelnya.

Setiap kali kita upload image atau file lain ke wordpress, secara otomatis akan muncul halaman khusus untuk image file tersebut. Halaman ini tanpa isi apa-apa, sehingga kalau keindex oleh Google beresiko kena penalty thin content.

Dengan ceklis pilihan redirect ini, bisa meminimalisir resiko tersebut.

Catatan: jika anda pemain web wallpaper dan menggunakan halaman attachment, jangan cekliks pilihan redirect ini.

12. Keyword Settings

Untuk bagian ini bisa anda biarkan saja. Kecuali jika website anda utamanya mentarget visitor dari search engine selain google (Bing, Yandex, Yahoo, Duckduckgo,dll) bisa anda aktifkan saja (enabled).


3. Setting XML Sitemap All in One SEO

Sekarang kita masuk ke cara setting xml sitemap di plugin AIO Seo pack. Plugin ini memiliki modul sitemap yang bisa kita aktifkan. Jadi nanti ngga perlu install plugin lain untuk keperluan sitemap website anda.

XML sitemap ini nanti kita masukan ke Google search console, bing webmaster, atau tools lainnya. Tujuannya biar artikel di website lebih cepat terindex. Alamat sitemap yang dihasilkan oleh plugin ini bisa di buka di url https://websiteanda.com/sitemap.xml

Sebetulnya, setting xml sitemap di All in One SEO bisa dibiarkan saja sih. Bisa kita biarkan default. Tapi jika mau, bisa kita setting juga.

Disini  saya tuliskan setting yang biasa saya lakukan beserta penjelasannya.

xml sitemap setting

Biasanya saya hanya ceklis post dan page saja. Sisa lainnya tidak saya ceklis. Apabila konten website tidak menggunakan page, maka Page tidak di ceklis, jadi hanya post saja.

Bagian additional sitemap saya biarkan saja. Jika mau, anda bisa ceklis pilihan Create RSS sitemap.

Di bagian Additional Page, anda bisa masukan url halaman custom yang anda buat sendiri. Misalnya saja halaman custom polling, landing page bikin sendiri pakai html, dan lain sebagainya.

additional page sitemap
contoh additional page
  • Url yang dimasukan harus lengkap.
  • semua pilihan harus di isi, baru bisa klik Add URL.

Anda bisa tambahkan page disini sesuai keinginan.

Pro Tips: 

Jika digabungkan dengan plugin redirect, anda bisa masukan url sosmed, atau url lain diluar web dan ingin anda index ke dalam sitemap.

Selanjutnya pada bagian Excluded Items, bisa kita masukan post, page, kategori, ataupun tag yang tidak ingin kita masukan ke dalam sitemap.

  • Excluded Terms. Pilih disini kategori atau tag yang tidak ingin anda masukan ke sitemap.
  • Excluded Pages. Masukan kode id page atau artikel yang tidak ingin anda masukan ke sitemap. Cara menemukan post id bisa anda lihat disini.

Bagian Priorities dan Frequencies bisa anda biarkan saja.


4. Setting Social Meta All in One SEO

Untuk Setting menu Social Meta, saya pikit tidak banyak yang harus di setting sih. Biasanya yang saya setting cuma ini saja:

  • Di bagian Home Page Settings, ceklis Use AIOSEO Title and Description.
  • Di bagian Image Settings > Select OG:Image Source, pilih Featured Image pada menu dropdown yang ada.
  • Bagian lainnya saya biarkan default aja.

5. Setting Robots.txt All in One SEO

Untuk bagian ini, tidak ada yang saya ubah. Semuanya saya biarkan default saja.

Jika anda inginkan, bisa masukan setting lain ke dalam robots.txt melalui menu yang tersedia disini.


6. Setting Bad Bot Blocker

Menu ini kita gunakan untuk memblok bot-bot tertentu agar tidak terus merayapi website kita. Terkadang suka ada bot tertentu yang merayapi website kita secara terus-menerus. Misalnya saja bot scraper. Ini kalau terlalu banyak bisa lumayan menyedot bandwith dan resource website kita.

Hal ini bisa kita minimalisir dengan Bad Bot Blocker.

bad bot blocker

Ceklis dua pilihan teratas. Jika mau, anda juga bisa ceklis pilihan custom blocklist.


Kira-kira seperti itu cara setting plugin All in One SEO yang biasa saya gunakan. Dalam penggunaannya, silahkan saja anda sesuaikan dengan kebutuhan website masing-masing.

Semoga artikel ini berguna untuk anda.