Pengertian PHP

PHP merupakan bahasa pemrograman yang sering digunakan dalam pengembangan aplikasi web. Singkatan dari Hypertext Preprocessor, PHP digunakan untuk menghasilkan konten dinamis pada situs web. Dalam penggunaannya, PHP umumnya digabungkan dengan HTML untuk membentuk halaman web yang dapat berinteraksi dengan database dan menyajikan informasi yang diinginkan oleh pengguna.

1. Kelebihan PHP

Ada beberapa kelebihan yang membuat PHP menjadi pilihan yang populer dalam pengembangan web:

  • Open source: PHP adalah bahasa pemrograman open source, artinya Anda dapat menggunakannya secara gratis.
  • Mudah dipelajari: PHP memiliki sintaks yang mudah dipahami, bahkan untuk pemula.
  • Kompatibilitas: PHP dapat berjalan di berbagai platform, termasuk Windows, Linux, macOS, dan sebagainya.
  • Integrasi dengan database: PHP mendukung berbagai jenis database, seperti MySQL, PostgreSQL, dan Oracle.
  • Skalabilitas: PHP dapat memproses sejumlah besar permintaan sehingga dapat digunakan untuk membuat situs web yang skala besar.

2. Cara Kerja PHP

Pada dasarnya, PHP bekerja dengan cara berikut:

  1. Server menerima permintaan dari pengguna untuk mengakses halaman web yang berisi kode PHP.
  2. Server menerjemahkan kode PHP ke dalam bahasa mesin yang dapat dimengerti dan menjalankan sejumlah tindakan berdasarkan instruksi yang diberikan.
  3. Jika diperlukan, PHP juga dapat berinteraksi dengan database dan memproses data yang diminta oleh pengguna.
  4. Setelah semua instruksi selesai dieksekusi, halaman web yang terdiri dari kode PHP tersebut akan dikirimkan ke pengguna dalam bentuk HTML yang dapat dibaca.

3. Variabel dan Tipe Data dalam PHP

Sebagai bahasa pemrograman, PHP juga memiliki variabel dan tipe datanya sendiri. Berikut adalah beberapa jenis variabel dan tipe data yang umum digunakan dalam PHP:

Jenis VariabelTipe DataContoh
StringTeks$nama = “John Doe”;
IntegerBilangan bulat$umur = 25;
FloatBilangan desimal$harga = 3.99;
BooleanNilai benar atau salah$status = true;
ArrayKumpulan data$bulan = array(“Januari”, “Februari”, “Maret”);

4. Struktur Kontrol dalam PHP

PHP menyediakan struktur kontrol untuk mengatur alur eksekusi program. Berikut adalah beberapa struktur kontrol umum dalam PHP:

  • Statement if: digunakan untuk memeriksa kondisi dan menjalankan blok kode tertentu jika kondisi terpenuhi.
  • Statement switch: digunakan untuk membandingkan ekspresi dengan beberapa nilai yang mungkin dan mengeksekusi blok kode yang sesuai.
  • Pernyataan for: digunakan untuk mengulangi blok kode sejumlah kali yang telah ditentukan.
  • Pernyataan while: digunakan untuk mengulangi blok kode selama kondisi tertentu terpenuhi.
  • Pernyataan foreach: digunakan untuk mengulangi blok kode untuk setiap elemen dalam array atau objek.

5. Function dalam PHP

Function adalah blok kode yang dapat dipanggil dan digunakan kembali dalam program PHP. Berikut adalah contoh penggunaan function dalam PHP:

  
  function jumlah($a, $b) {
    $hasil = $a + $b;
    return $hasil;
  }

  echo jumlah(5, 3); // Output: 8
  

6. Penggunaan Database dalam PHP

PHP memungkinkan penggunaan database dalam pembangunan aplikasi web. Dengan menggunakan fungsi database yang disediakan oleh PHP, Anda dapat melakukan berbagai tindakan seperti mengakses data, menyisipkan data baru, memperbarui data, dan lain-lain. Contoh penggunaan database dalam PHP adalah sebagai berikut:

  
  $server = "localhost";
  $username = "root";
  $password = "";
  $database = "nama_database";

  // Koneksi ke database
  $conn = mysqli_connect($server, $username, $password, $database);

  // Mengecek koneksi
  if (!$conn) {
    die("Koneksi gagal: " . mysqli_connect_error());
  }

  // Mengambil data dari tabel
  $sql = "SELECT * FROM tabel";
  $result = mysqli_query($conn, $sql);

  if (mysqli_num_rows($result) > 0) {
    while ($row = mysqli_fetch_assoc($result)) {
      echo "Nama: " . $row["nama"];
      echo "Usia: " . $row["usia"];
    }
  } else {
    echo "Tidak ada data.";
  }

  // Menutup koneksi
  mysqli_close($conn);
  

7. Framework PHP

Framework PHP adalah kerangka kerja yang menyediakan struktur dan sekumpulan alat untuk membantu pengembangan aplikasi web dengan lebih efisien. Beberapa contoh framework PHP yang populer adalah:

  • Laravel: framework PHP yang ringan dan mudah digunakan.
  • CodeIgniter: framework PHP dengan performa tinggi.
  • Symfony: framework PHP yang kuat dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.
  • Yii: framework PHP yang cepat dan aman.