Lihat Diskon Black Friday & Cyber Monday 2021 disini!

Cara Membuat Website Dari Nol Untuk Pemula

Ingin tahu cara membuat website dari nol? Ngga butuh skill khusus kok. Apalagi kalau sekedar bikin website seperti punya saya ini.

Saya tuliskan cara membuat website dengan cepat, sesuai pengalaman pribadi. Sebisa mungkin saya susun dalam langkah-langkah sederhana yang mudah di ikuti oleh pemula.

Paling tidak, nantinya rekan-rekan bisa bikin website atau blog seperti punya saya ini.

cara membuat website dari nol untuk pemula

Garis besar cara membuat website yang saya lakukan;

  1. Pilih nama domain yang sesuai.
  2. Pilih hosting sesuai keperluan.
  3. Beli domain dan hosting.
  4. Instal website dengan cepat (tanpa coding).
  5. Setting awal website.
  6. Setting desain dan tampilan.
  7. Isi konten dan artikel website.

Artikel ini saya bagi dalam topik di atas. Selain itu, ntar di setiap topik saya sertakan juga link ke artikel lain yang sifatnya konsep/pengetahuan.

Sebagai tambahan nanti, bisa cek juga materi seperti cara setting website agar lebih ramah di mata search engine, memilih topik, dll.

Topik Tutorial Cara Membuat Website buka

Cara Memilih Domain

Menurut pendapat saya, secara umum ada dua bagian dalam domain yang nantinya perlu kita pilih.

  • Nama dari domain itu sendiri.
  • Ekstensi domain yang digunakan.

Biar lebih mudah, contohnya seperti blog saya ini; irvantaufik.me.

irvantaufik adalah nama domain yang saya pilih dan gunakan. Sedangkan .me adalah ekstensi domain yang saya pilih.

Ada beberapa hal yang saya pikir perlu anda pertimbangkan saat memilih nama domain.

1. Pilih Ekstensi Domain

Hal pertama yang perlu anda pertimbangkan adalah ekstensi domain. Kira-kira ekstensi domain apa yang mau anda pilih?

Sebetulnya ini bebas aja sih. Anda bisa pilih .com, .net, .info, .org, .id, .me, dan lain sebagainya.

Biar ngga ribet, pilih saja ekstensi .com, paling populer digunakan.

Bagaimana dengan ekstensi domain yang murah?

Biasanya di website semacam Namecheap.com, Dynadot.com, atau Namesilo.com, sering dijual ekstensi ccTLD dengan harga yang murah sekali. Misalnya saja di Namecheap, ada banyak ccTLD yang dijual mulai dari $1.

Nah, yang perlu anda perhatikan adalah harga renewal di tahun selanjutnya. Banyak ekstensi domain yang dijual murah sekali di tahun pertama, tapi cukup mahal saat perpanjangannya nanti.

Contohnya seperti ekstensi domain di Namecheap.com berikut:

  • Harga domain .store di tahun pertama $2,88. Harga saat perpanjangan nanti $48,8.
  • Harga domain .site tahun pertama $1,8. Harga saat perpanjangan nanti $25,8.

Jika ragu, ada baiknya anda pilih ekstensi domain yang umum saja seperti .com, .net, .id. Ekstensi domain ini harganya cenderung sama saat perpanjangan nanti. Selain itu, lebih familiar dikalangan pengguna internet.

2. Domain tidak melanggar hak cipta

Sebisa mungkin, nama domain yang anda pilih tidak mengandung kata merk atau produk tertentu. Ini untuk menghindari terjadinya konflik dengan pemegang hak cipta dari merk tersebut.

Contoh nama domain yang nyerempet ke merk tertentu, misalnya saja: hpsamsungindo.com, Asusterkini.com, dan sejenisnya.

Jika kita beli domain yang nyerempet ke hak cipta tertentu, lalu muncul tuntutan dari pemegang hak cipta, terpaksa kita harus melepas domain tersebut. Beberapa contoh kasusnya bisa dilihat disini.

3. Gunakan nama Domain yang pendek

Sebisa mungkin anda pilih nama domain yang pendek saja. Ini agar nama domain anda lebih mudah dikenal dan diingat oleh visitor nantinya.

Contoh perbandingannya kira-kira seperti ini;

  • domain tempatwisatadankulinerdigarut.com
  • domain wisatagarut.com

Dari kedua domain itu kira-kira mana yang lebih mudah diingat, mudah diketikan, dan lebih enak dibaca? Saya pikir domain wisatagarut.com lebih baik kan ya?

4. Pilih suku kata yang mudah

Ada baiknya anda juga memilih nama domain dengan suku kata yang mudah dibaca, serta mudah ditulis.

  • Contoh domain yang mudah dibaca dan di tulis : mobilmurah.com
  • Contoh domain yang sulit dibaca dan ditulis : mblmrhskl.com

Intinya sih sebisa mungkin jangan persulit visitor untuk mengingat dan menuliskan nama domain anda nanti.

5. Gunakan nama Domain yang Brandable

Brandable domain adalah nama domain yang menggunakan kata tertentu yang enak dibaca, mudah di ingat, dan gampang ditulis, serta bisa menjadi identitas unik dari websita anda nanti.

Pilihan nama domain yang brandable bisa anda buat sekreatif mungkin.

Anda bisa buat dari gabungan kata-kata tertentu, sehingga menjadi satu kata yang unik. Contoh website dengan domain seperti ini misalnya saja Tokopedia.com, Carisinyal.com, Bukalapak.com.

Bisa juga anda ciptakan kata tertentu yang baru, unik, dan mudah di ingat, tanpa ada arti tertentu. Contoh domain seperti ini misalnya saja: Google.com, Yahoo.com, Twitter.com, Pinterest.com, Backlinko.com, tripcanvas.co, dan lain sebagainya.

Anda juga bisa gunakan merk ataupun barang/jasa yang anda jual sebagai nama domain. Misalnya saja domain btbatiktrusmi.com, keripikkaruhun.com, dan sebagainya.

6. Gunakan Keyword dalam Domain

Dalam cara ini, anda pilih kata kunci yang paling sesuai dengan isi website anda nanti, lalu gunakan sebagai nama domain anda. Nah dalam prakteknya, ada dua jenis nama domain yang bisa anda pilih dengan cara ini.

Exact Match Domain (EMD)

Di jenis EMD, kita menggunakan nama domain yang sama persis dengan kata kunci/keyword tertentu yang jadi target anda di website nanti.

Contoh domain jenis EMD misalnya saja: wisatabandung.com, traveljakarta.com, hotelmurah.com, paketwisata.com, laptopterbaik.com, dan lain sebagainya.

Partial Match Domain (PMD)

Di jenis PMD, kita menggunakan sebagian dari keyword atau topik yang jadi target website anda sebagai nama domain.

Misalnya saja topik website anda nanti tentang wisata. Anda bisa gunakan domain seperti tripwisata.com, folderwisata.com, wisatapedia.com, dan sejenisnya.

7. Hindari angka dan tanda hubung dalam Domain

Sebisa mungkin hindari penggunaan angka dalam nama domain anda. Penggunaan angka dalam nama domain terkesan tidak profesional dan kurang enak dilihat saja sih.

Misalnya saja seperti domain wisatabandung69.com, konstruksi777.com, dan sejenisnya. Sekilas terlihat kurang profesional saja.

Tapi, bukan berarti tidak boleh menggunakan angka dalam domain. Terutama jika angka tersebut memang jadi bagian dari brand yang anda bangun.

Misalnya saja seperti domain liputan6.com, 101red.com, bakpia25.com, dan sebagainya.

Dengan alasan yang sama, penggunaan tanda hubung dalam domain juga sebisa mungkin di hindari. Contoh domain yang menggunakan tanda hubung misalnya seperti powerbank-terbaik.com, spesifikasi-mobil.com, dan sejenisnya.

Kecuali kalau memang anda benar-benar menginginkan nama domain tersebut, ya silahkan aja sih.

8. Kombinasikan nama tempat dengan Objek atau Topik

Tips memilih nama domain lainnya adalah dengan menggunakan kombinasi nama tempat dengan objek atau topik tertentu. Misalnya saja tripbanten.com, garutflash.com, wartapadang.com, dan lain sebagainya.

Anda bisa gunakan topik atau isi website yang mau anda buat, digabungkan dengan nama tempat.

9. Gunakan nama anda sendiri

Blog saya (irvantaufik.me) adalah contoh blog yang nama domainnya menggunakan nama saya sendiri.

Nah dalam prakteknya, ada kemungkinan nama domain yang sesuai dengan nama anda sudah ada yang beli. Ini karena nama orang banyak yang sama.

Jika ternyata nama domain pilihan anda sudah ada yang beli, anda bisa lakukan hal berikut ini:

  • Pilih ekstensi domain yang berbeda. Misanya namaanda.com sudah ada yang beli, coba cari namaanda.net, namaanda,org, namaanda.id, dan lain sebagainya.
  • Gunakan inisial anda. Jika nama asli anda sudah ada yang beli domainnya, bisa gunakan nama inisial anda.
  • Gabungan nama dengan kata lain. Misalnya saja akuirvan.com, ceritairvan.com, dan sebagainya.

10. Cari ide dengan Domain Name Generator

Salah satu cara mudah untuk mencari nama domain adalah dengan menggunakan layanan domain name generator. Silahkan anda googling aja dengan kata kunci domain name generator, maka akan muncul banyak website yang bisa anda gunakan dengan gratis.

Favorit saya adalah Namemesh.com.

Cara penggunaannya juga mudah sekali. Tinggal masukan kata tertentu dalam kolom pencarian. Secara otomatis nanti akan muncul ide nama domain yang masih bisa anda daftarkan.

Cara ini cocok banget jika anda ingin menggunakan nama domain yang brandable.

Misalnya saja saya masukan kata unik dalam kolom pencarian. Hasil yang muncul bisa dilihat di bawah ini.

Hasilnya memang terlihat random ya. Tapi anda bisa pilih, lalu modifikasi sehingga sesuai selera. Ini untuk mempermudah kita mendapatkan ide domain yang brandable aja.

11. Cek nama domain untuk menghindari bekas website spam

Tips terakhir ini saya pikir cukup penting. Seringkali nama domain yang kita pilih ternyata sudah pernah dipakai orang lain. Nama domainnya sudah dibeli, tapi tidak diperpanjang. Domain seperti ini dikalangan blogger dikenal dengan istilah expired domain.

Tidak masalah jika sebelumnya, nama domain yang anda pilih dipakai oleh website biasa. Tapi, jika ternyata pernah dipakai oleh website spam, website judi, atau porno, bisa berdampak negatif ntar. Website anda bisa sulit untuk ngeranking di Google.

Untuk menghindari hal di atas, silahkan cek dengan langkah berikut ini.

  • Buka website web.archive.org.
  • Masukan nama domain yang anda pilih ke kolom pencarian.
  • Jika pernah dipakai, nanti akan muncul data tahun dan tanggal arsip.
  • Arahkan kursor mouse ke atas bulatan warna, lalu klik snapshot yang muncul.
  • Nanti akan muncul snapshot arsip dari isi domain yang anda cek.
  • Jika bekas website spam, judi, porno, dll, jangan gunakan domain ini.
  • Ulangi dengan nama domain lain, sampai nemu yang bukan bekas website jelek.
cek domain bekas spam

Misalnya pada contoh di atas, saya ingin buat web wisata seputar Garut. Saya pilih domain tripgarut.com.

Saat di cek di web archive, ternyata sudah pernah dipakai. Tapi, karena sebelumnya dipakai untuk web wisata juga, sepertinya domain ini ngga masalah jika saya beli dan gunakan lagi.

Setelah anda temukan nama domain yang pas, selanjutnya kita pilih hosting yang sesuai.

Cara Memilih Hosting

Ada banyak jenis hosting website saat ini. Mulai dari shared hosting, cloud hosting, wordpress hosting, sampai VPS.

Untuk pemula biar ngga ribet, pilih shared hosting aja. Jika website anda sudah banyak visitornya, anda bisa upgrade ke paket yang lebih sesuai.

Tips memilih hosting

  1. Pilih hosting dengan reputasi bagus, resmi, berbadan hukum jelas.
  2. Pilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan.
  3. Memiliki fasilitas backup website otomatis, dan gratis SSL/HTTPS.
  4. Memiliki support yang bagus.
  5. Minimal space (ruang) penyimpanan minimal 1 GB.

Kayaknya itu saja sih.

Biasanya, hosting dengan reputasi bagus memiliki kualitas bagus juga. Yah minimalnya standar lah.

Saya lebih pilih hosting yang berbadan hukum jelas, bukan perorangan. Ini biar pengelolaannya lebih profesional aja sih. Tidak mendadak hilang ngga jelas.

Fasilitas backup otomatis wajib ada. Ini agar website anda bisa lebih aman, dan bisa di restore jika terjadi error.

Fasilitas HTTPS juga wajib ada dan anda gunakan. Anda tidak perlu bayar lagi untuk ini. Jika harus bayar, lebih baik cari hosting lain aja.

Space (ruang) penyimpanan di paket hosting yang anda pilih, minimalnya 1 GB. Ini agar nanti cukup untuk menampung file, image, dan hal lain yang diperlukan untuk menjalankan website anda.

Dalam tutorial ini, saya pilih Niagahoster untuk tempat beli domain dan hosting.

Sekarang, kita langsung masuk ke cara beli hosting dan domain.

Cara Beli Hosting dan Domain

Berikut cara beli hosting dan domain di Niagahoster.

1. Buka situs Niagahoster

Silahkan buka situs Niagahoster.co.id disini, lalu lihat paket hosting yang ditawarkan.

2. Pilih Paket Hosting

Selanjutnya silahkan scroll, lalu lihat paket hosting yang ditawarkan oleh Niagahoster.

Pilih paket sesuai dengan kebutuhan aja. Jika anda benar-benar pemula, saya sarankan untuk membeli paket paling murah saja dulu. Seiring perkembangan website nanti, anda bisa upgrade ke paket yang lebih tinggi.

Klik pada tombol Pilih Sekarang di halaman Niagahoster.co.id

3. Pilih Paket Pembayaran Hosting

Di halaman selanjutnya, silahkan pilih paket pembayaran hosting. Tergantung dari jenis paket hosting, anda bisa pilih pembayaran untuk 6 bulan sampai dengan lebih dari 1 tahun sekaligus.

Khusus untuk paket paling murah di Niagahoster, pembayaran paling kecil adalah untuk 1 tahun sekaligus.

4. Beli Domain

Selanjutnya, silahkan masukan domain yang sudah anda pilih sebelumnya.

Silahkan masukan nama domain (tanpa ekstensi .com/.net, dll), lalu pilih ekstensi domainnya di kolom yang tersedia.

Klik tombol Cari Domain untuk melihat apakah domainya tersedia atau ngga.

Jika tidak tersedia, ini berarti nama domain yang anda pilih sudah dibeli orang lain. Masukan nama domain lainnya pilihan anda.

Jika tersedia, silahkan klik tombol Tambah ke Cart.

5. Rincian Pembelian

Selanjutnya anda akan dibawa ke halaman rincian pembelian hosting. Disini bisa dilihat total harga dari pembelian yang anda lakukan.

Jika sudah ok, klik tombol Selanjutnya.

6. Daftar Akun Niagahoster

Di langkah berikutnya, anda akan dibawa ke halaman login. Jika belum punya akun di Niagahoster, silahkan klik tombol Daftar Akun.

Silahkan isi data sesuai dengan kolom yang tersedia.

Selanjutnya tinggal klik tombol Pilihan Pembayaran.

7. Pilih Cara Pembayaran

Di Niagahoster tersedia berbagai cara pembayaran yang bisa anda gunakan. Silahkan pilih sesuai dengan yang anda inginkan saja.

Selanjutnya tinggal klik tombol Checkout Sekarang, nanti akan dibawa ke halaman terima kasih.

Silahkan klik pada tombol link yang muncul, nanti akan dibawa ke halaman tata cara pembayaran, sesuai dengan metode pembayaran yang anda pilih sebelumnya.

8. Lakukan Pembayaran

Selanjutnya, tinggal lakukan pembayaran sesuai instruksi di halaman ini saja ya. Disini saya menggunakan klikbca. Klik link Copy, selanjutnya tinggal paste nomor rekening dan juga berita ke Klikbca.

Pastikan anda memasukan Berita dan juga jumlah transfer pembayaran sama persis dengan yang diberikan oleh Niagahoster. Tujuannya agar bisa diproses secara otomatis.

Jangan lupa untuk screenshot atau foto data pembayaran yang anda lakukan di internet banking atau cara pembayaran lainnya. Ini dibutuhkan jika nanti kita perlu melakukan konfirmasi secara manual

9. Tunggu Email Konfirmasi dan Data Hosting

Selanjutnya tinggal tunggu email konfirmasi dan juga data hosting anda. Di dalam email tersebut akan terdapat data login ke cPanel, username, dan juga password. Pastikan anda Backup dan simpan data ini di tempat yang aman.

Jika 15 menit setelah melakukan pembayaran pembelian anda belum di proses, silahkan lakukan konfirmasi manual melalui link https://panel.niagahoster.co.id/pembayaran

Cara Instal Website tanpa Coding

Cara paling mudah instal website tanpa perlu keahlian coding, adalah dengan menggunakan CMS (content management system). Ada banyak CMS yang tersedia. Misalnya saja Drupal, Joomla, WordPress, dll.

Pilihan saya jatuh ke CMS WordPress. WordPress adalah CMS yang paling banyak penggunanya di dunia saat ini. Fiturnya lengkap, fleksibel, mudah digunakan, dan yang pasti gratis.

Semua blog/website yang saya kelola menggunakan cms wordpress juga.

Cara install CMS WordPress di hosting mudah sekali. Hampir semua penyedia hosting sudah menyediakan script CMS yang siap di install dengan beberapa klik mouse saja.

Berikut langkah-langkah install WordPress di website dengan cepat.

1. Buka cPanel

Saat anda beli hosting dan domain, nanti akan mendapatkan email berisi data untuk akses hosting anda. Silahkan akses cPanel dengan menggunakan data yang sebelumnya dikirimkan ke email anda saat membeli hosting dan domain.

install website 1

Biasanya alamat URL untuk akses cPanel ada di domainanda.com/cpanel. Jika bukan, silahkan cek saja di email data yang anda terima.

2. Setting SSL/HTTPS

Selanjutnya, kita setting dulu SSL/TLS untuk mengaktifkan HTTPS di domain anda nanti. Dengan menggunakan Https, website anda akan lebih aman. Selain itu, bisa mencegah website kita disusupi iklan pihak lain saat dibuka oleh visitor.

Kalau anda membuka website yang belum memasang https menggunakan internet dari indihome, telkomsel, xl, atau provider lain, seringkali muncul iklan yang disisipkan oleh provider tersebut. Lumayan ngeselin.

Langkah memasang SSL/HTTPS ini bisa anda lewati. Tapi saya amat menyarankan untuk mengaktifkan https di website anda.

Cara mengaktifkannnya cukup mudah;

Lihat kolom security di cPanel anda, lalu cari menu SSL/TLS Status. Klik pada menu tersebut.

install website 2

Selanjutnya, anda akan dibawa ke halaman berikut;

install website 3

Disini kita bisa aktifkan SSL gratis dari let’s encrypt. Jika saat membuka halaman ini tidak terjadi proses otomatis, silahkan klik pada semua domain yang mau anda setting, lalu klik tombul Run AutoSSL. Tunggu sampai selesai.

3. Install WordPress

Selanjutnya kita proses install wordpress. Silahkan scroll dan cari menu wordpress di cPanel. Klik pada menu tersebut.

install website 4

Klik aja langsung tombol Install Now.

4. Setting Parameter Install

Di halaman selanjutnya, silahkan setting dulu ya.

install website 5
  • Pada kolom Choose Protocol, pilih https:// atau https://www. Ini agar website anda nanti menggunakan https yang lebih aman.
  • Kosongkan kolom in Directory.
  • Di kolom Site setting, silahkan isi sesuai isi website anda. Jangan khawatir, nanti bisa anda edit lagi kok.
  • Pada kolom Admin account, isi dengan username dan password yang aman.
  • Pada kolom Choose language, silahkan pilih sesuai keinginan. Saya pakai English karena terbiasa dengan tampilan menu bahasa inggris aja sih.
  • Di kolom Select Plugin, ceklis Limit login attempt.
  • Anda juga bisa pilih theme disini, atau tidak. Theme bisa dipilih belakangan kok.
  • Selanjutnya tinggal klik tombol Install.

5. Akses Website dan Admin Panel

Sekarang di situs web anda sudah terinstall wordpress. Silahkan buka domain, nanti akan muncul website anda tapi masih tampilan default wordpress.

install website 6

Secara default, anda bisa akses admin panel wordpress melalui alamat Domainanda.com/wp-admin, atau Domainanda.com/wp-login.php.

Jangan lupa catat dan simpan akses login wordpress anda. Nanti akan selalu digunakan saat anda mengatur website, dan juga saat posting artikel.

Sampai di tahap ini, website anda sudah terinstal dan bisa dipakai. Tapi tampilannya masih sederhana banget.

Pada langkah-langkah selanjutnya, kita akan setting hal mendasar, tampilan, dan hal lain yang diperlukan.

Cara setting WordPress saat install pertama kali

Saat pertama kali install wordpress di website, ada beberapa hal yang perlu anda atur terlebih dulu. Biar nanti, website anda lebih siap untuk digunakan.

Pertama, silahkan login terlebih dulu ke dashboard wordpress di website anda.

  • Masuk ke alamat namadomainanda.com/wp-admin
  • Login dengan password dan username yang anda buat sebelumnya.

Nanti, anda akan dibawa ke halaman dashboard utama.

setting website 1
  1. Bagian ini adalah menu utama di dashboard. Semua fungsi website nanti bisa anda temukan di area ini.
  2. Bagian ini adalah informasi umum dari website anda.

1. Delete post dan page bawaan

Saat pertama kali install wordpress, terdapat beberapa post dan page default. Silahkan delete post dan page default ini.

Cara delete post default :

  • Klik pada menu Posts.
  • Arahkan kursor mouse ke atas judul post Hello World!.
  • Klik Trash pada menu yang muncul.
setting website 2

Cara delete page default :

  • Klik pada menu Pages.
  • Arahkan kursor mouse ke atas judul page Sample Page.
  • klik Trash pada menu yang muncul.
setting website 3

2. Delete Plugin bawaan

Selanjutnya, kita delete juga plugin bawaan yang terinstall otomatis.

Caranya :

  • Klik pada menu plugin.
  • Ceklis Akismet dan Hello Dolly.
  • Klik pada menu Bulk action.
  • Pilih menu delete, lalu klik Apply.
setting website 4

3. Delete Theme bawaan

Pada saat pertama kali install wordpress, terdapat beberapa theme yang secara otomatis terinstall juga. Sebagian dari theme ini kita delete saja, biar lebih hemat space hosting.

Cara delete theme wordpress :

  • Klik pada menu Appearance. Lalu klik menu Themes.
  • Selanjutnya, klik pada gambar theme Twenty Nineteen. Nanti akan muncul jendela pop up.
  • Lihat di sudut kanan bawah, klik link Delete.
  • Ulangi pada themes Twenty Twenty.

Kita akan sisakan satu theme saja, theme yang sedang aktif digunakan (Twenty Twenty One).

setting website 5

4. Atur Site Title dan Tagline

Selanjutnya, silahkan atur Site Title dan Tagline website anda.

Site title bisa anda isi dengan nama domain, topik website secara umum, dll. Gunakan 1-3 kata saja.

Tagline di isi dengan keterangan singkat tentang website anda. Gunakan satu kalimat singkat-padat-jelas saja di sini. Atau, bisa juga anda kosongkan terlebih dulu.

Cara settingnya :

  • Klik pada menu Settings.
  • Kemudian klik menu General
  • Isi kolom Site Title dan Tagline, lalu scroll ke bagian bawah.
  • Klik tombol Save Changes.
setting website 6

5. Kontrol komentar yang masuk

Kolom komentar seringkali jadi target spam. Untuk mencegahnya, silahkan lakukan hal berikut ini :

  • Buka menu Settings, lalu klik menu Discussion.
  • Ikuti saja screenshot setting di bawah ini.
  • Scroll pada bagian bawah halaman setting, lalu klik tombol Save Changes
setting website 7

6. Atur URL Permalink

Default alamat URL post bawaan dari wordpress kurang pas dari segi SEO. Selain itu, terlalu panjang. Ada baiknya kita ubah terlebih dulu.

Caranya :

  • Klik menu Settings, lalu klik menu Permalinks.
  • Pilih/ceklis pada pilihan Post name.
  • Klik tombol Save Changes.
setting website 8

7. Ubah nama profile

Secara default, username login anda menjadi nama penulis di blog. Terkadang jadi terlihat rancu, apalagi kalau anda menggunakan username yang unik/aneh.

Silahkan ubah terlebih dahulu menjadi nama anda sendiri. Caranya :

  • Buka menu Users, lalu klik pada menu Profile.
  • Isi kolom First Name, Last Name, dan Nickname sesuai keinginan anda.
  • Scroll ke bawah, lalu klik tombol Update Profile.
  • Kembali lihat ke atas, klik pada menu Display name publicly as.
  • Pilih nama yang ingin anda tampilkan.
  • Scroll ke bawah, lalu klik tombol Update Profile.
setting website 9

Setting dasar selesai. Selanjutnya kita atur tampilan websitenya.

Cara install dan ganti Theme

Setelah install wordpress di website, sekarang saatnya kita memikirkan tampilan website agar lebih enak di lihat.

Urusan tampilan di wordpress tidak ribet kok. Kita tinggal pilih berbagai theme yang bisa gunakan, baik free ataupun berbayar (premium). Dalam tutorial ini, saya gunakan theme gratisan saja.

WordPress secara default menyediakan berbagai theme gratis. Meskipun gratis, banyak dari theme ini yang kualitasnya tidak kalah dengan theme wordpress premium.

Cara install theme langsung dari dalam dashboard wordpress :

  • Buka Dashboard website anda.
  • Klik menu Appearance, kemudian klik menu Themes.
  • Selanjutnya klik tombol Add New.
  • Silahkan cari dan klik theme wordpress yang ingin anda gunakan.
  • Klik tombol Install, tunggu sampai selesai.
  • Selanjutnya klik menu Activate.

Rekomendasi Theme WordPress Gratis

Berikut ini beberapa theme wordpress gratis yang saya rekomendasikan. Rekomendasi disini tentunya terbatas banget oleh pengalaman saya aja. Anda bisa memilih theme gratis lainnya sesuai dengan keinginan.

Cara instal Theme WordPress

Anda bisa ketikan nama theme yang di inginkan pada kolom Search themes, lalu klik install.

Sebagai contoh, disini akan saya install theme Neve.

install theme 1

Setelah theme Neve di aktifkan, kita bisa setting manual. Alternatifnya, kita bisa gunakan juga layout website siap pakai. Di contoh ini, saya gunakan layout siap pakai dari Neve saja.

install theme 2

Klik pada tombol Try one of our ready to use Starter Sites. Nanti akan muncul halaman ini.

install theme 3

Klik tombol Install and Activate. Setelah selesai, akan muncul halaman pilihan layout yang bisa anda pilih. Anda bisa pilih page builder Gutenberg, Elementor, Brizy, dll.

install theme 4

Di sini saya pilih Gutenberg saja. Gutenberg merupakan default editor dari WordPress saat ini. Saya pikir sudah cukup bagus dan ringan juga.

Silahkan klik pada layout yang diinginkan. Lihat previewnya, jika cocok, klik Import.

Pada pilihan yang muncul, saya biasanya pilih Import entire site saja. Tujuannya biar contoh desain web yang digunakan terlihat semua dan sesuai dengan contohnya.

Setelah selesai, klik pada tombol View Website untuk melihat tampilan layout ini di website kita. Kalau ternyata berubah pikiran, anda bisa ganti lagi layoutnya dengan yang lain. Caranya tinggal klik pada menu Appearance, lalu klik pada menu Starter Sites. Silahkan pilih kembali layout yang lain.

Websitenya sudah terlihat lebih profesional dan cantik sekarang.

install theme 5

Hanya saja, isi web masih menggunakan sampel atau contoh dari bawaan layout yang digunakan. Sekarang kita tinggal edit, sesuaikan, dan tambahkan konten/artikel saja.

Untuk menambah dan membuat konten/artikel di wordpress, bisa menggunakan post atau pages.

Simak aja di bawah ini caranya.

Cara membuat Post dan Pages di WordPress

Ada dua cara utama untuk menambahkan konten atau artikel di wordpress;

  • Menggunakan Post. Ini untuk membuat artikel rutin di website kita. Post bisa dikelompokan nantinya berdasarkan kategori ataupun tag.
  • Menggunakan Page. Page digunakan untuk jenis halaman yang sifatnya statis, ngga banyak berubah. Misalnya saja halaman kontak, disclaimer, halaman depan (home), About Us, dan sejenisnya.

Secara umum, menulis artikel di post atau page tidak jauh berbeda dengan cara menulis di media lain. Misalnya di Microsoft Words, Google Doc, dan sejenisnya.

Hanya saja, anda harus membiasakan terlebih dulu dengan cara menggunakan menu yang tersedia.

Cara membuat Post dan Pages

Cara membuat Post :

  • Login ke Dashboard website anda.
  • Klik menu Posts.
  • Klik menu Add New.
  • Mulai menulis artikel atau membuat konten.
  • Klik menu Save draft jika ingin save artikel (biar ngga hilang kalau mendadak offline).
  • Jika sudah siap, klik menu Publish.
cara buat post

Cara membuat Pages :

  • Login ke Dashboard website anda.
  • Klik menu Pages.
  • Klik menu Add New.
  • Mulai menulis isi halaman.
  • Klik menu Save draft jika ingin save artikel (biar ngga hilang kalau mendadak offline).
  • Jika sudah siap, klik menu Publish.
cara buat page

Cara menulis di Post dan Pages

Cara menulis di post dan pages wordpress sama aja sih. Tidak ada perbedaan.

Dulu, wordpress menggunakan Classic Editor yang tampilannya mirip seperti Microsoft Words. Tapi sekarang sudah berganti menggunakan Block Editor.

Saat menulis menggunakan block editor, anda harus membiasakan terlebih dulu dengan penggunaan menu atau block. Dalam block editor, setiap bagian dari artikel menjadi bagian tersendiri yang disebut dengan block. Paragraf, judul topik, image, list, dll di dalam artikel menjadi block tersendiri yang bisa kita atur.

Biar ada gambaran, simak aja di bawah ini.

cara menulis artikel
  1. Judul Artikel. Tulis judul untuk artikel/konten anda disini.
  2. Area penulisan utama. Secara default, setiap anda menekan enter akan membuat block paragraf baru (seperti mengetik biasa).
  3. Block menu. Saat anda menekan enter/paragraf baru, akan muncul tanda +. Jika di klik, nanti muncul menu pilihan block yang bisa anda gunakan. Cari, atau klik Browse all untuk melihat semua block yang tersedia.
  4. Permalink. Merupakan kata-kata yang menjadi alamat url artikel anda nanti. Bisa anda edit dan sesuaikan dengan keinginan.
  5. Categories dan tag. Ini digunakan untuk mengelompokan artikel dalam kategori dan tag tertentu. Misal wisata, kuliner, tips, dll. Kategori wajib anda tentukan, tapi tag tidak wajib.
  6. Featured image. Ini adalah gambar yang muncul di halaman depan website, halaman kategori, dan arsip. Terkadang muncul juga di bagian atas artikel (tergantung theme dan setting yang digunakan).
  7. Menu Save draft, Preview, dan Publish. Digunakan untuk menyimpan sementara artikel, melihat preview, dan menerbitkan artikel.
  8. Menu Publish di bagian bawah, disini anda bisa setting tanggal waktu terbit artikel. Bisa saat itu juga (immediately), atau dijadwalkan ke depan.

Beberapa block utama yang bakal sering anda gunakan saat menulis :

  • Paragraf block. Ini secara otomatis terpilih saat anda tekan enter sewaktu menulis artikel.
  • Heading block. Ini digunakan untuk judul topik atau sub topik dalam artikel anda.
  • Image block. Blok ini digunakan jika ingin memasukan gambar ke dalam artikel.
  • List block. Blok ini digunakan jika ingin membuat list bullet atau numbering dalam artikel.

Sisanya, bisa anda gunakan sesuai keperluan.

Setiap block memiliki setting tersendiri. Jadi bisa disesuaikan dengan keinginan. Misalnya beda warna di paragraf 1 dengan 2, beda besarnya font, dll.

Klik pada block yang diinginkan, nanti di sebelah kanan akan muncul menunya.

Nah sekarang, setelah tahu cara membuat artikel atau konten, kita bisa edit tampilan web yang udah di setting sebelumnya.

Login ke dashboard, buka halaman utama website, lalu klik pada menu Edit page. Silahkan edit dan sesuaikan.

Cara Install Plugin WordPress

Plugin wordpress adalah aplikasi yang bisa menambahkan fungsi dan fitur baru ke dalam website, tanpa harus membuat code sendiri.

Mirip dengan aplikasi di smartphone kita sederhananya mah. Kita bisa install apps baru di android agar smartphone bisa melakukan hal tertentu yang sebelumnya ngga bisa. Ini juga sama. Cukup dengan download dan install plugin ke dalam wordpress aja untuk menambahkan fungsi baru di dalam web.

Jika anda membuat website dengan wordpress, plugin adalah hal yang pasti akan anda gunakan.

Cara install plugin dari dalam Dashboard website

Di wordpress terdapat puluhan ribu plugin yang bisa anda gunakan gratis. Cara installnya sebagai berikut :

  1. Login ke dashboard website anda.
  2. Masuk ke menu Plugins, lalu klik menu Add New.
  3. Selanjutnya di kolom Search, silahkan masukan nama plugin yang ingin anda install. Alternatifnya, gunakan kata/frase dari fungsi yang ingin anda tambahkan di wordpress. Misalnya disini saya masukan kata SEO, lalu tekan enter.
  4. Pilih plugin yang anda inginkan, selanjutnya tinggal klil tombol Install Now.
  5. Setelah selesai terinstall, selanjutnya tinggal tekan tombol Activate.
  6. Lakukan setting yang diperlukan untuk plugin yang anda install.
  7. Selesai.
cara install plugin 1

Cara install plugin manual

Selain cara di atas, anda juga bisa upload dan install manual. Ini bisa anda lakukan jika sumber pluginnya berasal dari tempat lain. Misalnya saja plugin premium beli dari Codecanyon, plugin gratis dari Github, dan lain sebagainya.

Cara install plugin manual :

  1. Login ke dashboard website anda.
  2. Masuk ke menu Plugins, lalu klik menu Add New.
  3. Klik pada menu Upload.
  4. Di halaman selanjutnya tinggal anda klik tombol Choose file, lalu pilih file .zip dari plugin yang ingin anda install.
  5. Tunggu sampai proses upload selesai, lalu klik Activate.
  6. Selesai.
cara install plugin 2

Informasi tentang apa itu wordpress plugin, jenis plugin yang diperlukan, dll, bisa anda lihat di artikel berikut ini

xxxxx

Informasi Tambahan

Pada dasarnya, tutorial cara membuat website dari nol tanpa coding ini udah selesai. Sampai dengan langkah ini, website anda udah siap untuk digunakan.

Sekarang apa yang harus dilakukan? Saya pikir mah tinggal isi konten aja sih. Tergantung dari jenis web yang anda bikin juga. Apakah bikin blog pribadi, website jualan, company profile, website organisasi, website berita, dll, tinggal sesuaikan aja kontennya.

Nah, jika bingung artikel apa yang harus ditulis, mungkin bisa pelajari juga tutorial saya yang lain.

Silahkan cek disini untuk tutorial cara riset keyword.

Penutup

Demikian tutorial cara membuat website dari nol ini. Saya pikir, bisa jadi dasar atau awal mengenal cara bikin web untuk pemula, tanpa harus coding sendiri. Paling tidak, anda bisa bikin website seperti blog ini.

Semoga berguna!

Tinggalkan komentar