Apa Itu Domain, Jenis, Dan Fungsinya?

Satu hal penting yang perlu anda siapkan saat membuat website sendiri adalah Domain. Di modul ini, saya coba jelaskan semua hal seputar domain yang perlu anda ketahui.

Nantinya, anda bisa menggunakan informasi di modul ini untuk memilih nama domain yang sesuai dengan keperluan anda.

Btw, artikel ini sebagai bahan informasi aja, sekedar anda tahu. Biar lebih jelas aja tentang konsep domain dalam website.

Apa Itu Domain?

Domain adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi alamat server website (ip address) agar lebih mudah di akses oleh pengunjung website di internet.

Secara umum bisa dikatakan kalau domain adalah alamat dari website anda.

Fungsi Domain

Fungsi domain adalah untuk mempermudah pengguna internet untuk mengakses alamat website dan mempermudah user internet mengingat alamat website, tanpa harus menggunakan alamat IP Adress yang sulit untuk di ingat dan di ketikan.

Jika kita tidak menggunakan nama domain, maka untuk mengakses website harus mengetikan IP Address. Alih-alih mengetikan namadomainxyz.com, kita malah harus mengetikan 100.91.81.71 di browser (contoh aja ini mah ya).

Tentunya ini jadi ribet kan ya? Sulit diketikan dan sulit di ingat.

Nah, menggunakan nama domain bisa mempermudah user internet untuk akses website tentunya. Ibaratnya, jadi semacam shortcut untuk mengakses website.

Jenis Domain

Secara umum ada beberapa jenis domain yang ada di internet.

1. TLD (TOP LEVEL DOMAINS)

Domain jenis ini merupakan level tertinggi (top level) dalam sistem nama domain di internet. Jenisnya juga banyak sekali.

Beberapa TLD yang umum digunakan orang, antara lain;

  • ekstensi domain .com
  • ekstensi domain .net
  • ekstensi domain .org
  • ekstensi domain . edu
  • dan lain sebagainya

Nah, TLD bisa dibagi jadi beberapa tipe juga:

ccTLD (County Code Top Level Domains)

ccTLD (County Code Top Level Domains) adalah top level domain yang didasarkan pada kode negara (country code) tertentu.

ccTLD terdiri dari dua huruf saja. Penamaan ccTLD biasanya mengikuti kode negara internasional juga.

Contoh ccTLD misalnya saja:

  • ekstensi domain .id, untuk negara Indonesia.
  • ekstensi domain .us, untuk negara Amerika Serikat.
  • ekstensi domain .me (termasuk blog saya ini, irvantaufik.me), untuk negara Montenegro.
  • ekstensi domain .ca, untuk negara Kanada.
  • ekstensi domain .sg, untuk negara Singapore.
  • dan lain sebagainya.

gTLD (Generic Top Level Domain)

gTLD adalah jenis TLD yang tidak menggunakan kode negara. Secara umum bisa kita artikan seperti itu saja.

Contoh dari gTLD misalnya saja ekstensi .com, .edu, .gov, .net, dan sejenisnya.

2. SECOND LEVEL DOMAINS

Secara singkat, second level domains adalah kata yang ada sebelum ekstensi domain utama. Misalnya saja blog ini, irvantaufik.me. TLD nya adalah .me, dan second level domainnya adalah irvantaufik.

Selain second level domain, ada juga istilah second level hierachy dalam TLD tertentu. Biasanya, second level hierarchy dalam domain diperuntukan untuk golongan tertentu aja.

Kayaknya ini lebih mudah dengan contoh sih ya. Misalnya aja:

  • Ekstensi .ac.id, diperuntukan untuk lembaga edukasi di Indonesia. TLD nya .id, dan second level hierarchy-nya .ac.
  • Ekstensi .go.id, untul lembaga pemerintahan.
  • dan sejenisnya.

3. SUB DOMAIN

Sub domain adalah bagian tambahan dari nama domain anda, yang bisa dibuat sendiri tanpa harus membeli. Sub domain biasanya digunakan untuk membuat bagian dari website anda yang spesifik untuk hal tertentu.

Misalnya saja, saya mau bikin jasa pembuatan artikel di blog ini. Agar lebih teratur, maka saya buat sub domain jasaartikel.irvantaufik.me.

Nah, untuk sub domain ini bisa anda bikin sendiri secara langsung sesuai keperluan. Kita juga bisa bikin banyak sub domain sesuai keinginan.


Ok, saya pikir sudah cukup jelas tentang domain ini ya. Kita cukup sekedar tahu saja, karena dalam prakteknya kemungkinan besar kita akan beli domain TLD aja kok.

Selanjutnya silahkan simak modul di bawah ini ;