Cara Membuat FAQ Page Schema Markup & Manfaatnya

Artikel ini buat jawab utang janji ke beberapa rekan yang dulu sempat bertanya; bagaimana cara membuat Faq page schema markup?

Saya coba ulas disini, tentunya sesuai dengan yang saya tahu dan praktekin aja ya. Jika nanti rekan-rekan ada metode lain, boleh diposting di comment juga, nanti saya masukin ke sini.

Sebelum masuk ke teknis, saya ulas dulu dikit ya.

Apa itu Schema Markup?

Secara sederhana, Schema markup adalah sekumpulan kode/tags/data yang bisa ditambahkan ke satu website untuk menyajikan informasi yang lebih lengkap ke mesin pencari.

Dengan menambahkan schema markup, kita bisa bikin tampilan artikel kita di search engine lebih cantik dan informatif.

Di beberapa jenis schema markup, tampilannya cukup menarik dan menambah space artikel kita di search engine. Ini diharapkan bisa meningkatkan CTR atau klik ke website kita ntar.

Salah satu schema markup yang menarik untuk dipakai adalah Faq Page.

Apakah Schema Markup Bisa Menaikan Ranking?

Katanya sih tidak. Cuma yang pasti, schema markup bisa bikin tampilan artikel kita di Serp lebih menarik dan pop out dibanding dengan yang ngga pakai.

Apa itu FAQ Page Schema Markup?

FAQ Page schema adalah schema markup yang dikhususkan untuk menyajikan sekumpulan pertanyaan dan jawaban yang ada di artikel kita, langsung di halaman pencarian.

Contohnya seperti ini:

Cara Membuat FAQ Page Schema Markup
contoh FAQ Page Schema Markup

Seperti di screenshot di atas, tampilannya cukup menarik dan lumayan lega. Bikin artikel kita lebih pop out dibanding dengan yang lain.

Nah, pertanyaannya..

Perlukah Kita Pakai FAQ Page Schema Markup di Artikel?

Kalau saya pikir mah tergantung kebutuhan. Kalau dirasa perlu, silahkan bikin. Kalau ngga mah kyknya mending pakai schema markup yang lain.

Saya pikir ini bakal lebih cocok buat rekan-rekan yang punya web jualan atau jasa online. Dengan schema Faq Page, bisa bikin list pertanyaan dan jawaban langsung di halaman google, dan si calon client/pembeli bakal lebih mudah mendapatkan informasi yang dibutuhin.

Untuk website/blog biasa, kayaknya kurang cocok.

OK, lanjut aja ke teknisnya ya..

Cara Membuat FAQ Page Schema Markup

Saya disini cuma bahas penggunaan di wordpress aja. Platfrom lain saya belum coba. Di wordpress, kita bisa bikin secara otomatis dengan bantuan plugin, atau secara manual. Saya cuma tulis detail yang manual aja, karena kebetulan ngga pakai pluginnya.

Membuat Faq Page Dengan Plugin

Plugin Yoast udah ada Faq page builder bawaan. Cara aksesnya, anda harus pakai Editor block Gutenberg. Ntar ada blocknya disana.

Saya belum coba yang ini, karena kebetulan ngga pakai Yoast. Silahkan langsung ke halaman tutorial Yoast aja langsung. Cukup mudah di ikuti kok.

Membuat Faq Page Manual

Disini saya pakai JSON-LD untuk bikin Faq Page nya. Jangan tanya apa itu JSON-LD ya, saya ngga tahu..cuma ngikutin tutorial di web lain aja wkwk.

Caranya :

1. Buat Daftar Pertanyaan Dan Jawaban

Langkah pertama, silahkan bikin daftar pertanyaan dan jawabannya (FAQ). Rekan-rekan bisa bikin FAQ ini berdasarkan hal yang banyak ditanyakan visitor blog via comment, wa, email, dll. Bisa juga dengan melihat related search, google review, atau tempat-tempat lainnya.

Kumpulkan, lalu masukin ke dalam artikel.

Salah satu syarat dari penggunaan FAQ Page schema markup adalah, si FAQ nya sendiri harus beneran ada di dalam artikel kita. Formatnya terserah, mau dalam bentuk standar biasa, pakai acordeon/dropdown, atau apalah. Bagian FAQ ini bisa disimpan di bagian bawah artikel, atau tempat lainnya bebas.

Sebagai contoh untuk praktek, saya pakai artikel cara riset keyword. Kebetulan artikelnya ada di page one dan ngga ada faq page disana.

2. Buat FAQ Page schema markup

Selanjutnya, daftar pertanyaan dan jawaban di atas tinggal dibikin format schema markupnya aja. Bisa bikin manual, atau yang lebih mudah bisa pakai online generator.

Salah satunya bisa gunakan online generator di link ini.

Tinggal masukin pertanyaan dan jawabannya  ke kolom yang tersedia, tambahkan sampai semua yang ada di langkah 1 masuk. Setelah itu tinggal copy kode yang digenerate ntar.

3. Masukan Ke Artikel

Setelah dapat kode di langkah 2 di atas, selanjutnya tinggal kita  masukin aja ke artikel yang mau di pasang Faq Page schema markup. Disini kita gunakan Custom Field.

Caranya:

  • Buka artikel yang mau di pasang, lalu pastikan kolom custom field aktif. Caranya tinggal buka menu Screen Options di sudut kanan atas, lalu ceklis Custom Field. memunculkan custom field
  • Scroll down ke bagian bawah artikel, temukan menu custom fields. Lalu klik.
  • Selanjutnya, scroll ke bagian bawah menu custom field, lalu klik Enter New untuk bikin custom field baru.
  • Beri nama schemamarkup biar gampang dicari ntar. Selanjutnya copy paste kode dari langkah 2 di atas ke kolom Value. mengisi custom field
  • Selanjutnya tinggal klik tombol Add Custom field.
  • Sekarang silahkan update artikel anda. Clear cache juga jika pakai plugin cache.

4. Pasang Kode Pemanggil

Silahkan copy paste kode berikut, lalu pasang di header.php website anda. Pasang sebelum closing </head>.


<?php $schemamarkup = get_post_meta(get_the_ID(), 'schemamarkup', true); if(!empty($schemamarkup)) { echo $schemamarkup; } ?>

Ini bisa dipasang manual, pakai plugin semacam Insert Header & Footer, atau pakai menu bawaan theme yang dipakai.

5. Tes Kode

Selanjutnya kita tes dulu schema markup yang udah dibikin, apakah ada error atau ngga?

  • Silahkan buka link structured data test dari google.
  • Masukan url artikel yang dipasang faq page scema, lalu klik tombol Run Test.
  • Lihat hasilnya di bagian FAQPage, jika ada error silahkan perbaiki.

Ini hasil dari artikel cara riset keyword yang saya edit, dan di tes ke sana.

testing di structured data google

Untung ngga ada error, kalau ada ribet lagi ntar nyarinya secara sy ngga ngerti banget yang ginian wwkk :p

6. Index Ulang Artikel

Selanjutnya, kita tinggal index ulang artikel yang dipasang FAQ Page ini. Silahkan masuk ke Google search console masing-masing, lalu masukin url artikel ke kolom URL Inspection. Silahkan request indexing aja disana.

Bisa aja sih dibiarin manual sampai di crawl ulang sama Google. Tapi kalau saya mah suka di request index ulang aja biar langsung kelihatan.

Selesai. Selanjutnya tinggal ditunggu aja.

Contoh Hasil Praktek Penggunaan

Nah ini cuma sekedar screenshot aja dari artikel yang saya jadiin praktek disini.

Ini tampilan sebelum pasang FAQPage schema markup.

sebelum pasang faq page schema

Dan ini hasilnya setelah pakai Schema markup FAQ Page.

sesudah pasang faq page schema

Silahkan googling aja dengan kata kunci cara riset keyword. Lumayan rada menonjol dikit tampilan di serp nya wkkwk

Catatan Tambahan

Ini sebagai tambahan aja. Gunakan Faq page schema sesuai kebutuhan aja. Jangan nyepam semua artikel dipasangin ginian.

Saya pikir ini bakal berguna banget buat penyedia jasa/jualan online, agar si calon clien atau pembeli bisa lihat langsung hal yang sering ditanyakan. Ada baiknya Faq yang dibikin rada dicampur dengan call to action, biar lebih ok hasilnya.

Kalau untuk blog informasi biasa? kyknya ngga begitu perlu. Akan lebih baik kalau si calon visitor di giring langsung masuk ke artikel, ngga tertahan di Faq page.

Aaataaauuu, bikin faq yang mengundang :p .. olah sendiri aja, tapi ngga menjamin bebas penalti ya wkwkk

Kira-kira begitulah. Mudah-mudahan berguna artikelnya.

  • 103
    Shares

5 thoughts on “Cara Membuat FAQ Page Schema Markup & Manfaatnya

Leave a Comment

Your email address will not be published.

  1. Oya mas, di saya kok ga ada menu custom fields ya? apa karena pakai plugin editor classic atau bawaan themanya yg ga support. Gimana cara memunculkan screen option custom field ya mas?,