Cara Mengetahui Semua Keyword Yang Di Ranking Website Kita

Kadang kita suka penasaran ingin melihat semua keyword yang masuk ke website kita. Entah untuk optimasi, riset, atau iseng doangan. Bisa aja sih pakai tools seperti Ahrefs, Semrush, atau sejenisnya. Tapi berbayar, dan datanya berupa estimasi aja.

Idealnya, kita lihat data aslinya biar lebih yakin ya?

Kalau websitenya di daftarin ke search console google, kita bisa intip keyword yang masuk langsung dari dalam search console. Tapi terbatas banget. Ngga semuanya ada.

Tapi, kita bisa akalin ini dengan menggunakan tools gratis dari Google; Google Data Studio. Dengan menggunakan Data Studio, kita bisa lihat dan eksport semua keyword/queries yang masuk ke website kita. Syaratnya, website dimasukin ke Search Console.

Disini saya coba tuliskan tutorialnya.

cara melihat semua keyword di website

Buka Google Data Studio, lalu login dengan akun yang dipakai untuk search console.

Selanjutnya, klik tanda + di sudut kanan bawah.

Tutorial Google data studio

Selanjutnya kita pilih sumber datanya. Scroll terlebih dulu ke bagian bawah, lalu klik Create New Data Source.

Tutorial Google data studio 2

Pilih sumber data yang akan digunakan. Disini saya pilih Search console. Bisa juga kita pilih Google analytics, kalau pakai itu buat tracking visitor di website.

Tutorial Google data studio 23

Lalu pilih salah satu, Site impression atau URL impression.

Tutorial Google data studio 4

Selanjutnya lihat dibagian sudut kanan atas, klik tombol connect. Biasanya di awal minta verifikasi, ikuti aja petunjuk yang muncul.

Tutorial Google data studio 4

Di halaman selanjutnya, biarin aja default. Klik tombol Add to report di bagian kanan atas.

Tutorial Google data studio 46

Nanti akan terbuka halaman canvas. Disini kita masukan table terlebih dulu. Klik pada menu Add Chart, lalu pilih table yang paling pertama.

Tutorial Google data studio 467

Tablenya masih kosong. Sekarang kita isi dengan parameter yang dibutuhkan oleh masing-masing. Lihat di kolom sebelah kanan, lalu klik tombol Add dimension, pilih beberapa parameter yang kita perlukan. Ulangi langkah yang sama di menu Add metric.

Tutorial Google data studio 4678

Selanjutnya scroll ke bawah ke menu Date Range, kita pilih juga jangka waktu yang diinginkan. Nanti data yang diambil akan menyesuaikan dengan jangka waktu/periode yang kita setting disini.

Tutorial Google data studio 46789

Ini contoh beberapa parameter yang saya munculkan datanya di table.

Tutorial Google data studio 4678910

Tujuan disini kan mau download semua data keyword/queries di website kita ya. Nah, langkah selanjutnya ini diperlukan biar ntar menu downloadnya muncul.

Di kolom kanan, klik pada menu theme.

Tutorial Google data studio 467891011

Lalu scroll ke menu chart header di bagian bawah. Ganti pilihannya dari none ke on hover atau always. Dengan cara ini ntar menu downloadnya bisa kita akses.

Tutorial Google data studio 46789101112

OK, selanjutnya tinggal lihat aja report datanya. Lihat pada menu di sudut kanan atas, lalu klik di menu View.

Tutorial Google data studio 4678910111213

Nanti akan terbuka halaman view dari report yang kita buat di Data Studio. Jika anda pilih Always di langkah sebelumnya, nanti bakal muncul menu di sudut kanan atas. Jika pilih on hover, silahkan simpan kursos di atas tabel, ntar bakal muncul datanya.

Tutorial Google data studio 467891011121314

Klik pada menu titik tiga di atas, lalu download ke format CSV. Selesai, daan.. tadaaaa

Tutorial Google data studio 46789101112131415

Sekian puluh/ratus ribu keyword atau queries yang masuk ke website anda udah bisa dilihat. Selanjutnya tinggal buka di excel, aktifkan filter, dan gunakan sesuai keinginan.

Data Yang Di Dapat Buat Apa?

Terserah masing-masing aja itu mah. Kita bisa gunakan data tersebut buat optimasi website, buat dijadiin bahan riset untuk website baru, di olah di software lain, atau sekedar penasaran aja, dan lain sebagainya.

Misalnya saja, saya pakai buat optimasi.

Dari sepintas data di atas terlihat ada satu keyword Top 10 di website saya yang CTR nya 9,33%, sedangkan yang lain rata-rata 10% ke atas. Ada kemungkinan karena title dan deskripsi ngga menarik, atau ada featured snippet, atau ada iklan google ads berjejer. Setelah saya cek dengan googling, ternyata si artikel ranking 1 tapi ada featured snippet yang muncul dan dikuasai web lain. Di analisa dikit, sepertinya si featured snippetnya ngga sengaja didapat oleh website tersebut.

Saya optimasi artikelnya buat ngejar featured snippet, lalu di fetch ke google, dan 15 menit kemudian featured snippetnya udah bisa diambil alih.

Bisa juga buat bahan topik artikel baru.

Kita bisa cari keyword yang topiknya belum ada di website, kita bikin artikelnya atau ditambahkan ke artikel lain yang nyambung, lalu dibikin internal link dari url di data ke target url yang baru. Biasanya cepat ngerangking ntar. Bisa oprek dikit dengan mengatur periode datanya ke beberapa hari terakhir juga buat trik yg ini, biar datanya lebih fresh.

Kalau misalnya masih bingung buat apaan, yah buat koleksi juga ngga apa-apa..kali aja ntar tiba-tiba butuh kan ya?

Semoga berguna tutorialnya.

 

  • 290
    Shares

5 thoughts on “Cara Mengetahui Semua Keyword Yang Di Ranking Website Kita

Leave a Comment

Your email address will not be published.

  1. Mantab bener tutornya mas… saya langsung praktek dan hasilnya luar biasa, kita dapat melihat semua keyword yang pernah masuk di website kita, terimakasih banyak sudah membuat tutorial ini.

    Oh ya mas untuk pemilihan KW yang bagus seperti apa ya…? saya sendiri masih bingung bagaimana caranya dan juga menggunakan apa saja, sebelumnya terimakasih banyak untuk balasannya.

  2. wahh bagus bgt ini blog, bedagengg sangat

    mau tny nih
    dari ahref dan datastudio, beda jauh gk bg klo scara ranking google ?