Alternatif Mencari Keyword Dengan Google Analytics & Optimasi

Biasanya, sy ada semacam to do list bulanan untuk blog-blog yang udah berjalan. Tujuannya buat maintenance dan juga optimasi website aja, kasarnya mah semacam simple site audit doangan.

Salah satunya tentang keyword untuk update konten lama ataupun bikin konten baru. Tools favorit sy untuk hal ini google analytics dan search console (webmaster tool).

Sebelumnya udah diulas singkat ttg menggunakan google webmaster di notes berikut.

Nah untuk notes ini sy coba tulis aja yg saya lakuin buat mencari keyword/topik tambahan untuk artikel lama/artikel baru menggunakan google analytics. Garis besarnya mah sama aja sih, cuman sy tulis rada lengkapan dikit disini.

ide keyword google analytics

Tujuan dari melakukan hal ini:

  • Melihat ranking keyword blog kita secara umum. Jadi bisa diprioritaskan ntar mana yang perlu ditambah optimasinya.
  • Update konten lama dengan keyword/topik tambahan
  • Menambah konten baru dengan keyword yang berhubungan dekat dengan konten blog kita.
  • Nambah semangat. Melihat artikel yang ngerangking di 500 lebih variasi keyword itu lumayan bikin senyum-senyum biarpun konversi jeblok wkwkk *curcol* :v

** Biasanya, konten yang dibuat berdasarkan topik yg di dapat dengan cara ini cukup cepat ngerangking.

Langkah-langkahnya:

1.Login ke google analytics

2. Buka menu Acquisition > Search console

3. Pilih menu Queries, atau Landing pages

Bisa pilih menu queries kalau mau langsung lihat keyword yang masuk ke web kita. Bisa juga via menu landing pages untuk melihat keyword-keyword yang masuk ke setiap landing pages/artikel.

Sy ulas dikit dua-duanya aja.

4. Menggunakan menu Queries

Cara ini cocoknya buat mencari keyword secara umum. Yang sy lakuin;

  • Klik menu queries
  • Klik kolom impression untuk mengurutkan dari impresi terbesar ke terkecil

keyword query di google analytics

Pertama, sy mencari queries/keyword baru di kolom queries yang artikelnya belum sy bikin.

Kedua, sy lihat kolom average position, lihat keyword yang nilainya diatas 5. Keyword-keyword yang ini sy tambah optimasinya nanti.

Bisa dengan menambahkan internal link dari artikel lain, ataupun ditambah backlinknya kalau perlu.

Keterangan:

  • Queries = Keyword yang masuk ke web kita
  • Clicks = jumlah klik ke web kita dari google search
  • Impression = kasarnya seberapa banyak url web kita muncul di SERP dan terlihat oleh visitor
  • Average position = peringkat rata-rata dari keyword yang dirangking oleh satu artikel. Satu artikel bisa ngerangking banyak keyword, nah ini ranking rata-ratanya.

5. Menggunakan menu Landing pages

Nah ini favorit sy biasanya. Dari menu ini kita bisa lihat keyword yang dirangking oleh setiap artikel, jadi lebih enak ntar buat optimasinya.

Yang sy lakuin:

  • Klik menu landing pages.
  • Klik menu queries untuk mengurutkan dari terbesar ke terkecil.
  • Pilih url yang average position di atas 4 atau 5, lalu klik landing page nya.
  • Akan muncul keyword-keyword yang di ranking oleh artikel tersebut.
  • Pilih keyword yang unik, belum ada artikelnya di web, lalu dibikin artikelnya.
  • Beri internal link dari artikel yg ada di kolom landing pages, dan juga dari beberapa artikel yg masih satu topik lainnya (kalau pakai silo struktur, dari artikel yg masih satu silo).

keyword query di google analytics2

Keyword yang di dapat dari cara ini biasanya masih dalam satu lingkup topik yang sama. Enak buat dibikin tambahan konten dalam satu silo di web kita. Relevansi konten juga biasanya jadi lebih kuat dan luas.

Kadang setelah diberi internal link dan terindex, cukup cepat untuk masuk ke page one..kalaupun dikasih backlink biasanya ngga perlu banyak untuk ngerangking.

Lihat juga: cara promosi iklan di google

Memilih Keyword

Keyword gimana yang kita pilih untuk jadi konten/artikel baru? Nah untuk yang ini tergantung style masing-masing sih.

Kalau yang sy lakuin mah:

  • Tidak memilih keyword yang berupa variasi dari keyword utama dari landing pages/artikel. Ini mah udah terwakili sama artikel yang ada. Paling jenis kw yang ini sy pakai buat anchor text backlink, atau anchor text internal link aja.
  • Sy pilih keyword yang yang topik bahasannya beda. Misal ; artikel landing pages sy tentang wisata di Santorini, terus rata-rata keyword yang masuk variasi dari keyword place to visit in Santorini. Tapi misalkan ada satu keyword yang berbeda, misal Honeymoon in Santorini. Nah keyword ini yg sy jadikan konten baru.
  • Bisa di filter dulu kalau perlu, pilih yang search volumenya rada lumayan. Kalau sy biasanya di atas 500. Bisa pakai ekstensi chrome keyword everywhere, gratis dan bisa lihat search volume (global). Bisa cek volume banyak kw sekaligus juga.

Btw, baru saja sy bikin konten baru di salah satu blog dengan cara ini tadi pagi. Search volume keyword 1100 (global). Sekarang udah masuk di ranking 8. So, sejauh ini masih lumayan efektif.

Tambahan:

Beberapa hal lain yang bisa kita lihat dari data ini:

  • Membandingkan antara Average position dengan CTR. Average position kecil tapi CTR kecil, bisa jadi meta title dan meta deskripsi kurang menarik untuk visitor nge klik web kita di SERP.
  • Impressions gede, tapi average position masih gede. Ini bisa kita prioritaskan buat di tambah optimasinya (backlink, internal link,dll).
  • Satu artikel bisa ngerangking ratusan, bahkan sampai diatas 1k keyword. Hanya saja kebanyakan berupa variasi dari keyword utama. Tapi biasanya selalu tersempil-tersembul beberapa keyword unik dan potensial buat digarap jadi konten tersendiri.
  • List keyword yang diranking oleh satu artikel bisa dipilah-pilih dan digunakan sebagai tambahan anchor text saat ngebacklink artikel tersebut.
  • Bisa cek juga menu search console > devices. Lihat kebanyakan visitor menggunakan apa, mobile? desktop? atau tablet? Optimasi web kita berdasarkan apa yang digunakan mayoritas visitor.
  • Data keyword yang didapat bisa juga kita jadikan bahan buat web lain/duplikasi web.
  • dll

Udah weh... Kira-kira begitu aja garis besarnya mah.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.