Simpel Silo Struktur & Cara Merangking Keyword Cepat Dengan Internal Link

Di artikel ini saya bahas cara melakukan internal link dalam website yg dilakuin, konsep penggunaan, dan cara memanfaatkannya untuk ngerangking artikel baru sedikit lebih cepat.

Hal yang dibahas disini ; Cara simpel menggunakan silo struktur dalam internal linking, dan cara merangking artikel dengan cepat menggunakan internal link.

Ini cuma best practise yg saia lakuin, dan buat sy sendiri mah hasilnya lumayan membantu. Minimal rada hemat backlink buat ngerangking artikel di page one. Barangkali aja cocok/ bisa dimodifikasi lagi oleh rekan-rekan.

Beberapa keyword yg sy target dan dibikin artikelnya sebulanan kemarin, udah mulai ada hasilnya (kw lokal). Tanpa backlink, dari internal linking  antar artikel aja..

tutorial internal link website
Data dari ahrefs

Simple Silo Struktur / Internal Linking

Silo struktur website. Secara sederhana bisa dikatakan sebagai cara melakukan internal link antar artikel dalam satu website, dengan berdasarkan pada topik bahasan yang sama.

Biasanya yg menggunakan ini punya cara/sistem sendiri. Garis besarnya mungkin sama, tapi ada variasi tersendiri. Jadi saia pikir mah ngga perlu bingung kalau ada perbedaan. Tinggal cobain, modifikasi kalau perlu. Kalau terlihat hasilnya, maka itu yg cocok..

Kalau yg saia lakuin saat riset keyword, hal pertama yg di cari adalah keyword utama, antara 1 – 5 keyword untuk awalnya.

Untuk setiap keyword utama, sy siapin juga beberapa keyword pendukung yang masih dalam satu topik.

Contoh gampangnya misalkan;

Keyword utama : bisnis online.
Contoh keyword pendukung : peluang bisnis online, bisnis sampingan, sukses bisnis online, cara memulai bisnis online, contoh bisnis online, bisnis online tanpa modal.

Semua keyword pendukung itu dijadikan topik artikel tersendiri.

Intinya yang saya lakukan ;

  • Siapkan artikel Keyword utama (1 sd 5 keyword untuk awal)
  • Siapkan artikel keyword pendukung untuk setiap keyword utama (minimal 4-6 keyword)
  • Satu keyword utama + keyword pendukungnya kita anggap sebagai 1 kelompok
  • Lakukan internal link antara setiap artikel keyword pendukung dalam 1 kelompok.
  • Setiap artikel keyword pendukung memberikan link ke artikel keyword utamanya, dengan anchor text berupa campuran exact match kw utama, keyword LSI, atau sinonim.
  • internal link dilakukan didalam artikel
  • Setiap artikel Kw utama bisa memberikan internal link ke artikel kw utama lainnya.
  • optional : artikel kw utama bisa juga memberikan internal link ke artikel kw pendukung yang relevan.
Lihat juga:  Blue Print Membangun Blog Dalam 3 Bulan

Gitu doangan sih intinya mah

contoh internal link dengan silo struktur
contoh internal link dengan silo struktur

Contoh lainnya:

Keyword utama : VGA terbaik
Keyword pendukung : Merk VGA paling terkenal, teknologi VGA terbaru, fungsi utama VGA, apa saja jenis VGA.

Setiap artikel pendukung saling memberikan internal link, dan setiap artikel pendukung memberikan internal link ke artikel keyword utama (VGA terbaik).

Manfaat Silo Struktur Dalam Internal Link

Yang sy rasakan dengan model seperti ini;

  • Link juice lebih kerasa. Saat diberi backlink (homepage, artikel kw utama, atau artikel kw pendukung) artikel yg lainnya juga ikut naik, meskipun berbeda-beda.
  • Rata-rata artikel baru lebih cepat keindex nantinya
  • Hemat backlink.

Kok bisa hemat backlink? Nah ini berkaitan dengan cara memanfaatkan internal link untuk merangking artikel baru dibawah ini..

Ngerangking Artikel Baru Lebih Cepat

Tepatnya sih sedikit lebih cepat. Intinya adalah dengan memberikan internal link dari artikel web kita yang sudah ngerangking di page one kepada artikel baru.

Sy biasanya menggunakan Ahrefs untuk melihat artikel yang sudah masuk halaman pertama. Tapi kita bisa juga menggunakan google analytics atau google webmaster tool.

Menggunakan Ahrefs:

  • masukan web kita ke Ahrefs
  • klik menu Top Pages
  • Pilih url artikel yang satu topik dengan artikel yg baru dibikin untuk internal linking

Menggunakan Google analytics:

  • Klik menu acquisition > search console >landing pages >
  • Di kolom Clicks, urutkan dari yg terbesar
  • Pilih url artikel yang satu topik dengan artikel yg baru dibikin untuk internal linking

Menggunakan Google webmaster:

  • Klik menu search analytics > ceklis pilihan position > pilih menu pages
  • Di kolom Clicks,urutkan dari terbesar atau bisa juga dari kolom position
  • Pilih url artikel yang satu topik dengan artikel yg baru dibikin untuk internal linking
Lihat juga:  Trik Cepat Mencari Sumber Internal Link Yang Bagus di Web Kita

Catatan: cepat ngga nya masuk page one tergantung dari backlink profile web kita. Semakin bagus semakin cepat.

Tips:

  • Anchor text internal linking di campur2, ngga terlalu banyak exact keyword.
  • Jika peringkatnya mentok di peringkat tertentu, bisa mulai diberi backlink. Bertahap saja jangan lgsg banyak. Kadang hanya butuh beberapa backlink berkualitas aja udah masuk page one/ top 3 di Serp.

Kira-kira begitu aja.. maaf kalau pabaliut atau ribet ya

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.