Cara Riset Keyword Dengan Google Keyword Planner

Google Keyword Planner (GKP) adalah tools gratis yang disediakan oleh Google. Tools ini lebih ditujukan untuk advertiser/pengiklan yang menggunakan adwords. Meski demikian, di GKP terdapat tools keyword yang bisa kita manfaatkan untuk riset.

Ada sebagian blogger yang berpendapat kalau tools ini ngga berguna untuk blogger, menyesatkan, atau apalah. Itu tidak benar. Semuanya kembali pada cara kita menggunakan tools ini.

Jika ada yang bilang salah, kemungkinan karena cara memanfaatkannya yang tidak fleksibel aja.

cara riset keyword dengan google keyword planner (1)

Cara Daftar Google Keyword Planner

Jika belum punya, anda bisa daftar Google Keyword Planner gratis. Cukup menggunakan akun gmail saja.

  1. Silahkan buka halaman Google Keyword Planner disini.
  2. Klik tombol login, dan gunakan akun gmail anda.
  3. Anda akan dibawa ke halaman ini cara daftar google keyword planner 1
  4. Di langkah di atas, Klik link Create an account without a campaign.
  5. Pada langkah selanjutnya, biarkan default aja. Klik tombol submit. cara daftar google keyword planner 2
  6. Anda sudah terdaftar, selanjutnya ikuti langkah di bawah untuk membuka menu google keyword planner. cara daftar google keyword planner 3
  7. Nanti akan muncul pilihan riset keyword, atau cek volume. Keduanya akan kita pakai nanti. Untuk sekarang, kita buka riset keyword terlebih dulu.

Anda udah daftar di Google Search Console. Setelah anda punya akses ke Keyword Planner, kita langsung ke cara risetnya.


Cara Riset Keyword Google Keyword Planner

1. Buka Menu Discover New Keyword

Langkah pertama, silahkan login ke google keyword planner, lalu klik menu Discover new keyword.

discover new keyword gkp

Pada halaman selanjutnya, akan muncul dua pilihan:

  • start with keyword
  • start with a website

menu discover new keyword di gkp

Keduanya akan kita pakai nanti. Untuk langkah awal, kita akan gunakan pilihan start with keyword terlebih dulu.

Jangan lupa setting bahasa dan target negaranya sesuai tujuan anda ya. Tinggal klik aja nama negara dan bahasa dibawah kolom isian di atas, lalu pilih.

2. Masukan Keyword Hasil Brainstorming

Selanjutnya kita akan cari keyword sesuai dengan topik/niche yang sudah dikumpulkan pada langkah brainstorming.

  • Silahkan pilih satu keyword hasil brainstorming.
  • Ikuti langkah dibawah ini.
  • Ulangi dengan keyword selanjutnya, hasil brainstorming.
  • Lakukan sampai selesai.

Klik pada pilihan Discover new keywords, lalu masukan keyword yang sudah dikumpulkan tadi.

Sebagai contoh, saya gunakan keyword yang ada di sub topik brainstorming keyword.

Untuk contoh 1, niche Smartphone, Saya masukan keyword pertama: rekomendasi android terbaik.

Hasilnya; keyword yang muncul adalah seputar game android terbaik. Ini tidak sesuai dengan hal yang saya cari, tapi bisa kita jadikan ide keyword untuk artikel kita nanti. Saya download aja untuk keperluan nanti.

Saya coba lakukan penyesuaian. Keyword yang dimasukan saya delete satu kata menjadi keyword android terbaik. Hasilnya lebih sesuai.

Hasil dari keyword planner ini kita download aja terlebih dulu.

cara riset keyword google keyword planner 1

 

Untuk contoh 2, niche Sedot WC, Caranya sama seperti di atas. Anda tinggal masukan keyword hasil brainstorming, lalu download hasilnya.

3. Filter Dan Delete Data Yang Tidak Di Perlukan

Selanjutnya, kita delete aja kolom data dari file keyword yang di download dari Google Keyword Planner.

Sekarang kita coba filter keywordnya.

  • Buka file excel hasil download. Delete kolom yang kosong.
  • Delete juga kolom currency dan Avg. Monthly searches.
  • Bold kolom paling atas (keyword, min searches, dll)
  • Klik CTRL+A untuk memilih semua item di file, lalu klik kolom Sort & filter, terus klik kolom Filter.
  • Di kolom Min Search Volume, klik menu dropdown, lalu klik Sort largest To Smallest untuk mengurutkan keyword dari pencarian terbanyak sampai terkecil.

Selanjutnya, kita pilih keyword yang topiknya berbeda dari hasil keyword planner di atas.

Pastikan anda memilih keyword yang berbeda ya.

Banyak dari hasil keyword dari keyword planner, yang pada intinya memiliki maksud yang sama.

Misalnya saja keyword hp android murah. Bisa dikatakan maksud pencariannya sama dengan keyword hp murah, hp murah android, dll.

Contoh keyword yang berbeda makna, hasil dari keyword android terbaik antara lain;

  • hp android murah
  • game android terbaik
  • hp android terbaru
  • hp dengan kamera terbaik
  • urutan hp terbaik
  • aplikasi terbaik
  • hp paling canggih
  • aplikasi tato
  • hp android terbaik dibawah 2 juta
  • urutan samsung terbaik
  • os android terbaik
  • dll,

Contoh keyword yang berbeda makna, hasil dari keyword sedot wc antar lain;

  • harga sedot wc
  • nomor sedot wc
  • sedot wc xxx (xxxx ganti dengan lokasi kota anda)
  • cara mengatasi wc mampet
  • saluran air mampet
  • septic tank penuh
  • membuat septic tank tanpa resapan
  • septic tank tanpa lubang udara
  • dll

Kumpulkan semuanya dalam satu file excel khusus, lengkap dengan data min search, max search, competition, dll.

Link file contoh di atas:

CATATAN:

Di Google Keyword Planner terdapat kolom Competition. Data di kolom ini tidak menunjukan kompetisi/persaingan keyword di halaman pencarian google. Data Competition disini menunjukan tingkat kompetisi untuk pengiklan Adwords.

Kita tidak akan menggunakan data di kolom competition. Tapi nanti bisa kita manfaatkan untuk hal lain.

4. Lihat Keyword Dari Website Lain

Cara riset keyword dengan Google Keyword Planner selanjutnya adalah dengan melihat keyword yang diranking oleh website lain.

Cara yang satu ini cukup efektif karena kita bisa melihat dengan cepat berbagai keyword yang menurut Google terdapat di satu website atau artikel tertentu.

Banyak tools yang bisa digunakan untuk cara riset ini. Anda bisa gunakan tools berbayar seperti Ahrefs, Semrush, atau Moz. Tapi, disini kita masih akan gunakan tools gratis; Google Keyword Planner.

Langsung saja;

  • Pilih keyword yang sudah anda kumpulkan di langkah sebelumnya.
  • Googling dengan menggunakan keyword tersebut.
  • Buka satu persatu website yang ada di halaman pertama google. Jika ada marketplace yang masuk di halaman pertama, jangan dibuka. Pilih hasil pencarian berupa website/blog saja. Sebisa mungkin, pilih blog/website yang tidak berisi banyak niche.
  • Copy-paste url website tersebut di notepad. Kumpulkan.
  • Masuk ke Google Keyword Planner.
  • Buka menu discover new keyword, lalu pilih start with a website (lihat langkah 1)
  • Masukan satu url website yang telah dikumpulkan, lalu download hasilnya.
  • Ulangi dengan url lain.

Misalnya saja saya pilih keyword hp dengan kamera terbaik.

Urutan lima besar di isi oleh Tokopedia, id.priceprice.com, Carisinyal.com, pricebook.co.id, dan Jalantikus.com.

Tokopedia, Pricebook.co.id, dan id.priceprice.com adalah marketplace, jadi saya lewatin aja.

Saya buka link dari Jalantikus.com, lalu saya masukan ke keyword planner google.

melihat keyword web lain dengan google keyword planner

Ada dua pilihan:

  • Use entire site. Maka keyword yang ditampilkan berasal dari seluruh situs tersebut.
  • Use only this page. Jika anda pilih ini, maka keyword yang ditampilkan berasal dari url yang anda masukan saja.

Anda bisa gunakan keduanya. Saran saya sih download aja hasil dari kedua pilihan di atas.

Selanjutnya, lakukan filter dan delete keyword yang telah dikumpulkan ini. Caranya sama seperti di langkah 3.

5. Gabungkan Semua Keyword Dalam Satu File

Nah, sampai langkah ini idealnya anda udah mendapatkan banyak file excel berisi keyword. Kemungkinan besar, akan banyak keyword yang double.

Ada baiknya disatuin aja semua file excel ini ke satu file. Lalu anda delete duplikat keyword dengan menu excel sampai hanya tersisa keyword yang benar-benar berbeda.

Video Riset Keyword Dengan Google Keyword Planner

Silahkan lihat video cara riset kata kunci dengan google keyword planner di bawah ini.

Selanjutnya, anda bisa lanjut riset keyword dengan tools lain. Atau kalau dirasa cukup mah bisa juga langsung lanjut ke materi pengelompokan keyword.

Tinggalkan komentar