Cara Membuat PBN; Blue Print Dan Panduan Lengkap

Bukan hal yg wajib, terbaik, atau apalah. Cuma sekedar cara saia membangun PBN aja. Jadi kalau ada perbedaan, kekurangan, dan sejenisnya mohon dimaklumi aja ya.

Pengertian PBN

PBN adalah singkatan dari Private Blog Network. Sejumlah website yang kita miliki, dengan fungsi utama buat memberikan backlink ke moneysite milik kita (atau client).

Umumnya, PBN dibuat menggunakan aged/expired domain yang sudah memiliki backlink yang bagus.

Ini cara yg umum digunakan ya, ada alternatif lain yg suka dilewat padahal sama efektifnya, sering kali lebih powerful juga. Di ulas dikit ntar di bagian akhir.

DISCLAIMER : menggunakan PBN termasuk link manipulation (katanya) dan dibenci google. Jadi, jika terendus google bisa deindex, bahkan bisa habis dengan moneysitenya juga. Use At Your Own Risk!

PERSIAPAN AWAL

Saat mulai bikin PBN, ada beberapa hal yang biasanya sy lihat dulu.

  • Membangun PBN butuh dana lumayan. Mulai dari beli domain, hosting, artikel (kalau beli). Total modal satu web PBN saya yang siap pakai antara $30 – $300 (tergantung expired/aged domain yg digunakan). Tinggal dikalikan dengan berapa web PBN yg mau dibikin.
  • Lihat ROI terlebih dulu. Kalau bikin PBN terus moneysite kita ranking 1 di search engine, kira-kira keuntungannya sepadan ngga? Seringkali di niche tertentu, optimasi gratisan atau beli jasa backlink aja sudah cukup..dan jauh lebih murah.

Jika setelah melihat dua hal di atas saya memutuskan bikin PBN, baru masuk langkah berikutnya:

Tutorial membuat PBN

LANGKAH MEMBANGUN PBN

Pada dasarnya, sy bikin PBN seperti blog moneysite biasa aja. Lebih gampang konsepnya dan lebih natural.

Sejauh ini aman dengan cara seperti ini.

1. MEMILIH DOMAIN

Silahkan cari dan domain yang akan digunakan untuk PBN. Bisa hunting/scrape sendiri, beli dari penjual, dari auction, dll..terserah masing-masing. Metrik/parameter domain yang dipilih beda-beda sih tiap orang yg ngebangun PBN.

Kebetulan, tools yg sy gunakan cuma Ahrefs, jadi untuk tools lain sy kurang tahu.

Parameter yang saya pribadi gunakan, dan sejauh ini berhasil:

  • Aged domain/expired domain ngga masalah.
  • Punya backlink dari minimal 50 reffering domain, dengan minimal 50% -nya punya ahrefs domain rank (DR) diatas 50. Kenapa 50? iseng, dipilih buat patokan doangan wkwkkk
  • Perbandingan jumlah backlink dengan reffering domain ngga jauh beda, biasanya sy ambil maksimal 3-4 kali lipatnya aja. Misal reffering domain 50, jumlah total backlink maksimal 150-200.
  • Backlink WAJIB dari dalam konten/artikel. Bisa di cek manual via Ahrefs. Kalau backlinknya dari comment, profile, forum dll mah bisa kita duplikasi sendiri.
  • Backlink WAJIB minimal 50% berupa DOFOLLOW link dari web dengan DR diatas 50. Bisa di cek via Ahrefs.
  • Backlink WAJIB masih ADA. Cek manual satu-satu, lihat url backlinknya masih ada atau ngga.
  • Backlink WAJIB asli, bukan hasil redirect 301 domain lain. Cek satu-satu via ahrefs.
  • Cek anchor text backlink (bisa via Ahrefs). Kebanyakan brand domain? homepage? exact match keyword? porno, gambling, viagra dan sejenisnya? Sy pilih yang terlihat normal/brand domain aja.
  • Cek domain calon PBN ke https://web.archive.org/ , sebelumnya dipakai apa aja? Akan lebih bagus kalau langsung tangan pertama, bukan bekas PBN orang lain, bukan bekas dibikin web lain, dan bukan bekas redirect 301.
  • Biasanya, bekas perusahaan, organisasi, blog pribadi, tempat usaha, yg gitu-gitu punya history yang bersih dan backlink bagus.
  • Web calon PBN ada backlink/anchor text bahasa cina atau bahasa asing lain? cek dulu dengan google translate. Seringkali backlinknya berasal dari authority web juga, tapi bahasa lain. Jadi tidak semua backlink dari bahasa asing itu jelek.
  • Ekstensi domain bebas. Sy ambil com, net, info, org, me, life, co, xyz, dan lain-lain. Yang penting masuk ke parameter diatas.
  • Akan lebih baik kalau domain PBN satu niche dengan moneysite kita. Tapi kalau punya backlink bagus mah, ngga satu niche juga ambil aja..

Sy ngga pakai parameter DA-PA dari moz, atau TF-CF dari majestic seo. Jadi kalau tanya soal ini jawaban sy pasti ngga tahu.. wkwkk

2. MEMBELI DOMAIN

Setelah nemu domain yang lolos kriteria diatas, tinggal beli domainnya.

  • Beli dengan beda-beda data, dan beda email (gmail, yahoo, yandex, dll).
  • Jika beli dari auction, transferkan ke user yang berbeda data.
  • Di campur random aja. Ada yang di hide whois dan dibuka. Ngga semuanya di hide whois.
  • Kalau bikinnya banyak, usahakan ngga beli sekaligus semua dalam satu waktu. Di cicil aja.

3. MEMBELI HOSTING

Untuk hosting, yang sy gunakan kira-kira begini:

  • Beli shared hosting biasa, ambil paket termurah. Bisa lokal (dracoola, domainesia, dewaweb, dll), namecheap, hostgator, dll. Mahal? kembali ke langkah persiapan sebelumnya, sepadan ngga dengan hasilnya ntar?
  • Alternatifnya, bisa juga beberapa dibikin custom domain di blogger, terutama yang kebanyakan backlinknya menuju ke homepage domain PBN. Gunakan akun gmail yang beda-beda.
  • Beli hosting dengan data yang beda2 juga. Sesuaikan aja dengan data domain PBN yg dibeli sebelumnya.
  • Alternatif lainnya dengan menggunakan reseller hosting seperti yang dilakukan om Muhammad Khadafi disini. Kebetulan sy belum coba, jadi kurang tahu tips dan triknya gimana. Silahkan ke tkp aja ya..

Sy ngga pakai seo hosting/hosting 1 dolar. Udah dua kali kena gulung gara2 pakai jenis ini, setelah pakai shared hosting aman sampai skrg.

Simak juga: panduan cara membuat website untuk pemula

4. SETUP PBN

Udah beli domain dan hosting, tinggal install blognya. Sy sejauh ini cuma pakai wordpress dan custom domain blogger, untuk yang lainnya sy kurang tahu.

  • Sebelum install wordpress, cek dulu backlink PBN nya.. menuju ke www.DomainPbn.com, atau DomainPbn.com ? sesuaikan.
  • Cek juga backlinknya ke http atau https? sesuaikan juga. Jika https bisa manfaatin gratisan dari cloudflare.
  • Lihat juga setiap backlinknya, ada yang menuju ke link tertentu? jika ada kumpulkan url-nya untuk digunakan ntar. Terutama jika datang dari web dengan DR diatas 50. Langkah 1 sd 3 ini bisa pakai Ahrefs.
  • Install wordpress dan plugin pendukung. Plugin yang digunakan beda-beda kalau bisa di setiap domain. Misal pakai yoast, AIO seo, seo ultimate, platinum seo, dll.
  • Install theme yang bagus. Setting juga sidebar, menu, halaman tos, kontak, dll yang diperlukan. Sy biasanya install theme yang bisa menampilkan full artikel di homepage, ngga pakai readmore.
  • Isi setiap web PBN dengan minimal 4-5 artikel sekaligus. Konten artikel satu niche dengan moneysite yang akan di backlink. Artikel original, bukan hasil spin atau translate.
  • PBN bisa juga di isi dengan konten niche general. Misal moneysite kita tentang gadget, PBN di isi dengan artikel niche tekno. Tujuannya biar bisa dipakai juga ke moneysite lain yang satu niche.
  • Bisa setting block bot crawler ahrefs, majestic, moz, bisa juga ngga. Sy mah sekarang ngga diblok. Ini terserah masing-masing aja.
  • Pasang analytic kalau perlu. Bisa pakai clicky, histats, yandex metrica, jetpack, dll.

Pada intinya, web PBN dibikin senatural mungkin dan semirip mungkin dengan web biasa. Itu aja sih.

5. MENGGUNAKAN PBN

Sy biasanya ngga langsung pakai backlink PBN nya. Terutama yang menggunakan expired domain. Biasanya setelah install dan isi artikel di biarkan dulu 1 bulanan.

Cara menggunakan PBN untuk backlink yang saya lakuin;

  • PBN di isi artikel seperti moneysite biasa, bukan artikel spin/transletan plek.
  • Ngga setiap artikel memberi backlink ke moneysite. Beri artikel tambahan juga. Bisa beli paketan artikel murah di ads.id. Artikel di schedule 1-2 artikel/minggu.
  • Artikel di PBN mentarget long tail keyword juga.
  • Backlink dari setiap PBN ke moneysite menggunakan anchor text berbeda-beda, tidak hanya menggunakan keyword target utama saja. Bisa menggunakan LSI keyword dari keyword yg mau dinaikin.
  • Backlink ke moneysite ngga massal, satu-satu aja sambil dilihat pergerakan ranking setelah di backlink. Kadang cuma butuh 1-5 backlink aja udah cukup buat masuk page one. Dari sini juga keliatan ntar web PBN mana yang powernya kuat, mana yang kurang.
  • Jika ada, bikin ulang URL yang kita kumpulkan di point 3 pada tahap setup PBN. Bisa kita bikin ulang URL nya lalu buat artikel backlink ke moneysite, di isi artikel lalu kasih internal link ke homepage, atau bisa juga kita redirect 301 URL nya ke artikel yg ada backlink ke moneysite. Sy mah ngga lagi redirect semua ke homepage sekarang mah.
  • Outbound link ngga cuma ke moneysite. di random aja ke website satu niche yang lain. Bisa ke web news gede, web authority gede, dll. Jangan-Cuma-Ke-Wikipedia.
  • Saat ngebacklink moneysite, gunakan artikel dengan konten relevan yang narget long tail. Misalkan mau backlink artikel tempat wisata di Yogya, di web PBN kita bikin artikel cara liburan naik bis dari bandung ke yogya. Hint ; jika artikel pbn masuk page one, powernya biasanya lebih kuat.
  • Backlink ke homepage moneysite/artikel pillar moneysite bisa disimpan di artikel dan di sticky. Optional aja sih.
  • Biasanya sih sy memberi backlink ke satu moneysite tidak lebih dari 10 backlink (dari 1 web pbn). Belum coba kalau lebih dari itu, jadi kurang tahu.
  • Sy mah cuma ngebacklink moneysite yang satu niche dengan PBN aja.
  • Biasanya, prioritas sy si PBN dipakai backlink homepage dulu. Setelah itu baru ke artikel pilar.
  • Kalau sy, artikel di pbn tetap menggunakan konsep silo struktur. Optional aja ini mah.

Kyknya segitu dulu, ditambahin ntar kalau ada yang inget lagi.

seputar pbn
Break dulu, biar ga sepet mata baca tulisan banyak :p

Baca juga: review hosting Indonesia terbaik

OPTIMASI PBN

Alasannya simpel aja. PBN yang punya traffic powernya lebih gede dibanding yg ngga ada traffic.

Caranya agar ada traffic? artikel di PBN nargetin long tail keyword. Idealnya kalau domain PBN-nya punya backlink bagus, ngerangking long tail keyword bakal mudah.

Kalau ngga, berarti ada yang kurang dengan domain PBN yang kita pilih.

Ntar traffic moneysite bisa datang dari search engine, dan juga refferal traffic dari artikel di PBN.

Cara lain agar cepat ada traffic; pilih domain pbn yang udah ada ranking keywordnya, lalu buat ulang artikelnya (bisa scrape via web archive). Melihat domain yg ada keyword yg di ranking bisa pakai semrush atau ahrefs.

Bikin PBN seperti web biasa, tampilan bagus, dll.

Monetize juga kalau perlu PBN nya dengan affiliate, atau yg lainnya. Target sy mah minimal ada buat perpanjangan domain dan hosting tahun berikutnya.

TIPS TAMBAHAN

Beberapa tambahan lain yg sy inget:

Tips Hemat Hosting

  • Bisa pakai custom domain blogger
  • Kalau bikin beberapa set PBN yang beda niche, bisa pakai sistem cluster. dua web PBN yang beda niche, yang dipakai backlink moneysite yang beda niche juga, bisa disimpan di satu hosting. Syaratnya jangan sampai ada link diantara PBN ini, dan juga diantara moneysite.

PBN Naik Pangkat Jadi Moneysite

Terkadang si web PBN ada yang traffiknya naik terus sampai gede. Kalau nemu yang gini, ada baiknya diurus sekalian jadi traffic & money generating PBN.

Si PBN nya di update lebih rutin, konten lebih bagus, kalau perlu ditambahin backlink juga.

Jadinya seperti moneysite. Tapi PBN. Tapi di monetize hasilnya lumayan. Tapi tetep aja sambil jadi PBN. Pokoknya mah gitu lah.

Simak juga: Tips memilih Jasa SEO

FAQ

Ada Yang Lebih Baik Dari PBN Buat Backlink?

Banyak. Pakai pbn bukan satu-satunya cara buat naikin website. Banyak cara lain yang sama efektifnya, bahkan bisa lebih powerful.

Misal seperti guest post, metode broken link, link bait content, dll.

Banyak yg pakai pbn (termasuk sy) karena faktor mudah, simpel, terkontrol. Sebanding lah sama resikonya.

PBN vs guest post, pilih mana?

Jujur aja kalau ada budgetnya mah, sy pribadi lebih pilih guest post.

Alasan pribadi doangan sih, tapi kalau target guest post nya bener, powernya bisa lebih kuat dari PBN.

Web kompetitor sy pakai PBN, sy belum ada budget buat bikin sendiri.. bisa ngejar ngga?

Bisa! Djangan takut duluan. Coba cari tempat backlink sendiri pakai ahrefs dengan ngintip web-web lain. Coba dulu optimasi. Pilih tempat backlink yang bisa nyimpen kontekstual/artikel.

Cek kompetitor pakai ahrefs, lihat web PBN yg dia gunain. PBN patungan/odong-odong? atau PBN pribadi? Kalau pbn patungan, biasanya kualitasnya semakin lama semakin turun. Dan cepat deindex karena dipakai massal. Sering kali juga kualitasnya biasa-biasa aja.

Kalau pbn pribadi, cek backlink profile pbn nya. Bagus atau biasa aja? kalau biasa aja mah bisa dikejar dengan gratisan / web 2.0 bertrafik dan berkualitas. Kalau perlu bisa pakai jasa backlink PBN juga.

Baca juga: info kursus SEO gratis

ALTERNATIF CARA MEMBUAT PBN

Simpel aja sih; beli web yang satu niche dan udah jadi .. wkwkk.. ini works banget, terutama di lokal karena harganya lebih murah.

Misalnya saja di forum ads.id. Dengan budget yang ngga beda jauh dengan membangun satu web pbn, kita bisa dapet satu web yang udah jadi, udah punya traffic ratusan-ribuan/day, sering juga udah punya backlink yang lumayan, konten cukup berkualitas, monetize udah jalan meskipun baru $ 0,x -$1 /day.

Sy pikir mah, jenis yg gini bisa disebut pbn yg 99% perfect.

Cara Menggunakan PBN

Untuk hal ini sudah saya bahas di artikel dibawah, rasanya udah cukup jelas sih.

Ngerangking Website Menggunakan PBN; Skema sederhana

Kira-kira segini dulu, ditambahin ntar kalau ada yang inget lagi. Di revisi juga kalau ntar ada yang salah.

Semoga berguna, meskipun pabaliut tulisannya ya…


41 thoughts on “Cara Membuat PBN; Blue Print Dan Panduan Lengkap”

  1. Hai Om Irvan, saya agak bingung apakah sebaiknya bot crawler ahrefs, majestic, moz, dll di block atau tidak, karena ada yang bilang bisa ketahuan Google jika bot tersebut di block dan nantinya PBN bisa kena deindex dan ada juga bilang dibikin natural saja tanpa memblock tersebut. Tapi, jika tanpa di block, bisa ketahuan lawan PBN-PBN yang digunakan untuk meranking money site.

    Dan apakah benar jika bot crawler-crawler tersebut di block nantinya PBN kita mudah dideteksi Mbah Google dan kemudian mendeindex PBNnya. Saat ini saya masih memblokir bot-bot crawler tsb dan sebagai info juga umur blog-blog PBN saya sekitar 1 bulanan, apakah sebaiknya saya block atau tidak? mohon wejangannya om sesuai pengalaman yang pernah om alami. Terima kasih banyak om 🙂

    Reply
    • Tergantung masing-masing sih, cuman kalau sy pribadi mah di block..biar ga mudah di intip kompetitor. Sejauh ini ga ada masalah.

      Pakai pbn = Cukup beresiko. Di report ke google biasanya cepet ditindak. Buat ngakalinnya, pbn bisa di setting seperti blog biasa, link keluar juga ngga semua ke moneysite, bisa ke web lain.

      Reply
  2. pbn saya banyak sekali terkena deindex. konsep nya sama, artikel beli dari write****. kira2 plugin ngaruh ga ya mas? saya juga pake plugin spider blocker buat block robot ahrefs dll biar ga bisa di intip kompetitor.
    domain pbn juga di dapat dari lelang godaddy, tapi kenapa baru 1 postingan sudah kena manual actions ya, di Google console info nya pure spam. mohon pencerahan

    Reply
    • Pbn kena deindex sebabnya bisa banyak kyknya. Kalau sepengalaman sy mah biasanya karena format webnya terlihat banget dijadiin PBN. Misal kyk link keluar hanya ke moneysite, tampilan kurang bagus, dan konten artikel ngga readable. Bisa juga karena disimpan di satu hosting yg sama. Bisa di akalin dgn PBN nya dibikin seperti web biasa aja.. sejauh ini punya sy awet, ada visitor, dan bisa di monetize juga pbn nya.. pbn sy juga pasang block spired om.

      kalau baru posting udah kena manual action, biasanya karena memang sebelumnya si domain udah kena. Coba isi beberapa konten, terus about us dll juga di bikin, lalu ajuin reconsideration request ke google.

      Reply
  3. Nanya lagi nih om Irvan, saya kan punya beberapa blog yang niche-nya sama persis, katakanlah saya punya 3 blog tentang iPhone X, jika ketiga blog tersebut saya kasih PBN yang sama dengan anchor yang hampir-hampir sama atau bahkan sama, bagaimana efeknya? Apakah bisa berbahaya? Mohon wejangannya om. Terima kasih banyak 🙂

    Reply
    • idealnya sih dari PBN yang beda om, tapi dari PBN yang sama juga ngga masalah sih..
      mungkin bisa diakalin dengan optimasi artikel yang berbeda aja.. naikin satu artikel sampai page one,lalu artikel tersebut dipakai buat sumber internal link ke artikel lain yang mau dinaikin di web target kita

      Reply
  4. Kalau guest post gimana sih caranya buat menentukan cukup berkualitas atau nggak? Soalnya kadang kalau dari Power Domain PBN rata-rata lebih bagus..

    Terus kalau saya Guest Post 2 kali di satu situs yang sama, apakah powernya masih oke kang?

    Misal keyword ‘cara menghilangkan jerawat’ > example.com > ke situs saya

    keyword ‘cara menghilangkan komedo’ > example.com > ke situs saya

    Reply
    • sy biasanya nyari guestpost dari blog yang aktif dengan visitor yang lumayan banyak.
      Idealnya sih dari blog yang beda, tapi ngga masalah kalau guestpost beberapa kali dari web yg sama juga.

      Reply
  5. Mau tanya gan, misalnya Kalo buat 20 PBN tapi registernya disitus yang sama tapi beda akun, beda data dan beda ip hosting, itu aman nggak gan?

    Reply
  6. Mas, buatkan tentang cara riset kompetitor kalau bisa.. Supaya nggak rugi nanti kalau udah bikin PBN / beli jasa PBN eh malah stuck hehe

    Terus ada cara tertentu buat ngelihat keuntungan yang sepadan dari PBN?

    Reply
  7. om saya beli 3 expired domain yang lagi promo di satu hosting A , kalau untuk pbn berarti domain nya harus pindah hosting lain ya om atau beli 3 paket shared hosting di satu hosting A itu om ..

    Reply
  8. Halo om Irvan, sebelumnya terima kasih sudah rela menulis panjang untuk menjelaskan tentang teknik mengelola PBN ini.

    Ada yang mau saya tanya,

    Apa perlu ketika ingin melakukan posting artikel atau setup PBN kita pakai IP Address yang berbeda-beda juga? Misal selalu restart modem setelah habis mengelola 1 PBN dan ingin ganti ke PBN lain.

    Reply
  9. kak irvan..
    kan itu di postingan kk bilang Link yang di blog PBN di arahkan ke artikel yang mau didongkrak rankingnya..

    jadi pola nya gimana ya, misal blog utama saya blog A dan blog PBN blog B, C, D dst.

    nah itu cuma untuk 1 artikel ya? jadi misal mau naikin banyak artikel pasti kita butuh puluhan PBN dong??

    saya sendiri masih kurang paham sama backlink,.

    Reply
    • polanya bisa link dari pbn diarahkan ke artikel-artikel yg mau dinaikin di serp, cuma ini suka lebih mudah ke deteksi spam sama gsc/google. Yang relatif lebih aman, link di arahin ke satu atau bbrp artikel yang mau dinaikin aja, dari sana ngasih internal link ke artike2 lain yang mau dinaikin juga.

      Reply
  10. setelah memakai pbn , kw saya yang di page 1 pada hilang , kw yang di target mulai ada di serp tapi ga di page one sama aja boong.
    ada solusi ga gan ?

    Reply
    • PBN pribadi atau gabungan/rame-rame? kemungkinannya bisa karena kualitas pbnnya yang kurang bagus, udah deindex, atau cara pakainya yg kedeteksi. Kalau sampai mental jauh semuanya gitu biasanya kena penalty.

      Reply
  11. Trim’s infonya mas, saya percaya nih tipsnya, soalnya pas cari salah satu keywords masuknya ke artikel mas.

    Oya ada pertanyaan mas, kenapa lebih memilih pake theme Generatepress ketimbang Gensis untuk blog ini? Karena tampilan aja atau ada faktor SEO nya?

    Reply
    • ngga ada alasan khusus sih, karena harganya ckp murah buat unlimited website aja om wkwkk..dan punyanya generatepress, ngga punya license genesis

      Reply
      • Ini gara si mas nih, saya ganti Genesis jadi Generatepress. Hahahaha
        Setelah dicoba ternyata emang beda speednya, Generatepress sedikit lebih cepat.

        Btw soal PBN, saya mau tanya, ada ga batasan jumlah minimal domain yang harus kita punya? Lalu gimana cara membangun link buildingnya, maksudnya misal domain A kasih link ke B, lalu B ink ke C, atau dibuat secara acak?

        Reply
        • Saya ngga pakai genesis karena ngga punya aja sih wkwkk

          Maksudnya jumlah minimal domain PBN? ngga ada batasan minimal sih kalau itu mah. Untuk link building PBN saya ngga pakai skema link wheel semacam itu sih om, langsung ke moneysite aja..dan dibuat secara acak. Btw, kalau bisa PBN dipakai belakangan aja, bikin semacam social profile dan onpage seo dibagusin dulu, sedikit backlink lain, baru kasih PBN.

          Reply
  12. bos, saya mau tanya… saya sangat awam masalah PBN dll.

    misalnya saya uda buat PBN, terus saya beli domain expaired dan saya redirect 301 ke Domain utama blog PBN , kira2 backlinknya bisa pindah ga ya?

    Reply
    • Redirect 301 itu emang khusus untuk redirect satu website ke website lainnya, termasuk backlink dll. Cuma biasanya ngga full semua powernya
      Catatan; efek backlinknya bisa kerasa lebih bagus kalau redirect url backlinknya ngga mentok ke halaman error 404

      Reply
    • Bisa coba di share ke sosmed semacam fb, pinterest. Sy kebetulan pbn dimasukin ke search console (beda-beda), jadi bisa submit lgsg.

      Btw, domain pbn yang bagus idealnya bisa keindex natural cepat juga

      Reply
  13. Halo om saya mau tanya
    Jika domain pbn nya english dan sudah pakai wayback machine dan sudah saya post,
    Apakah saya juga harus isi konten selanjutnya bahasa inggris?

    Reply
    • Idealnya website menggunakan satu bahasa..kecuali kalau memang menargetkan banyak bahasa, dan ini harus disetting hreflang juga. Kalau untuk pbn bhs indo, dari awal bisa langsung isi artikel bhs indo aja

      Reply
  14. thanks banget atas info nya saya lagi dapat project buat setup pbn ini bener2 membantu untuk gambaran awal, semakin saya baca semakin ngerti seluk beluk tentang SEO thanks gan untuk semua info tentang seo di sini. ijin share ke sosmed. thanks.

    Reply

Leave a Comment